Copa Libertadores Femenina Memanas: Santa Fe Lolos, Cali Selangkah Lagi, Olimpia Menebar Ancaman
Kalimantan Update – 20 Oktober 2026 | Persaingan di ajang copa libertadores femenina semakin memanas setelah rangkaian pertandingan fase grup di Quito, Ekuador, menghasilkan sejumlah hasil penting. Tim-tim Kolombia menunjukkan dominasi dengan performa impresif, sementara wakil Paraguay memperlihatkan bahwa mereka belum bisa diremehkan dalam perburuan tiket ke babak gugur turnamen bergengsi ini.
Santa Fe menjadi tim pertama yang memastikan diri lolos ke perempat final copa libertadores setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Colo Colo dari Chile. Sempat tertinggal lebih dulu melalui gol sundulan Anaís Cifuentes pada menit ke-52, Santa Fe bangkit berkat dwigol Mariana Zamorano yang dicetak pada menit ke-65 dan ke-90. Kemenangan ini membawa tim berjuluk Las Cardenales itu mengoleksi enam poin, sama dengan perolehan Corinthians, sang juara bertahan.
Duel Klasik Grup A Menanti
Dengan poin yang sama, pertemuan antara Santa Fe dan Corinthians pada Rabu pukul 15.00 waktu Kolombia dipastikan menjadi laga penentu status juara Grup A. Kedua tim datang dengan status tak terkalahkan, sehingga duel ini diprediksi berlangsung sengit. Bagi Santa Fe, laga ini sekaligus menjadi ajang balas dendam setelah mereka kalah 0-2 dari Corinthians di final edisi 2024. Kemenangan atas wakil Brasil itu akan menjadi pembuktian bahwa tim Kolombia kali ini tampil dengan kekuatan berbeda.
Di sisi lain, Deportivo Cali juga berada di ambang kelolosan. Tim berjuluk Las Azucareras itu memuncaki Grup D dengan torehan poin yang sama dengan Libertad setelah mengalahkan Nacional de Uruguay dengan skor 2-0. Gol kemenangan Cali dicetak oleh Ingrid Guerra pada menit ke-38 dan Daniela Castellanos pada menit ke-78. Cali menurunkan formasi dengan Andrea Vera di bawah mistar, didukung lini belakang yang dihuni Katherine Osorio, Jessica Bermeo, Stefani Perlaza, dan Angie Salazar.
Pada laga berikutnya, Deportivo Cali akan menghadapi Universidad de Chile pada Kamis pukul 15.00. Hasil imbang sudah cukup bagi pasukan asuhan Jhon Albert Ortiz untuk memastikan tempat di babak perempat final copa libertadores. Catatan menarik, Cali datang ke turnamen ini dengan status runner-up edisi 2025 setelah kalah lewat adu penalti 3-5 dari Corinthians usai bermain tanpa gol di waktu normal. Motivasi untuk melangkah lebih jauh tentu membara di kubu Cali.
Olimpia dan Liga de Quito
Sementara itu, wakil Paraguay, Olimpia, menebar ancaman setelah menaklukkan Guerreras Albas Liga de Quito dengan skor tipis 0-1. Gol kemenangan tercipta secara dramatis pada menit ke-90 melalui Micaela Valdez, pemain yang masuk dari bangku cadangan di babak kedua. Valdez memanfaatkan umpan Griselda Garay dan melepaskan tembakan rendah yang bersarang di sudut kanan gawang kiper Liceth Suárez. Dengan tambahan tiga poin ini, Olimpia mengoleksi empat poin dan berada selangkah lagi menuju babak delapan besar.
Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Liga de Quito yang menelan dua kekalahan beruntun. Situasi semakin sulit setelah Marcela Quiñónez mendapat kartu merah pada menit ke-71 akibat menerima kartu kuning kedua. Bermain dengan sepuluh pemain tentu menyulitkan tuan rumah untuk membalas ketertinggalan, terlebih gol Olimpia datang di penghujung laga.
Peta Persaingan Menuju Final
Gelaran copa libertadores femenina edisi kali ini memang menyajikan persaingan yang ketat. Berbagai tim unggulan harus bekerja keras untuk mengamankan tiket ke fase gugur. Dominasi tim Kolombia melalui Santa Fe dan Deportivo Cali menjadi sinyal bahwa kekuatan sepak bola wanita Amerika Selatan kian merata, tidak lagi hanya didominasi wakil Brasil.
Perlu dicatat pula bahwa kompetisi ini berjalan beriringan dengan gelaran copa libertadores putra yang tengah memasuki babak semifinal. Pada jadwal yang beredar, Palmeiras akan menjamu Fluminense pada Rabu pukul 21.30 di Allianz Parque setelah menang 2-1 di leg pertama, sementara Flamengo akan menjamu Estudiantes de La Plata pada Kamis pukul 21.30 di Maracaná. Nama-nama besar seperti Boca Juniors juga masih berjuang di Copa Sudamericana, menambah semarak panggung sepak bola kontinental.
Bagi para penggemar sepak bola Tanah Air, pertandingan-pertandingan copa libertadores ini dapat disaksikan melalui platform penyiaran resmi yang memegang hak siar. Antusiasme terhadap kompetisi kasta tertinggi klub Amerika Selatan ini terus meningkat seiring hadirnya laga-laga penentu yang menyajikan drama hingga menit akhir.
Kesimpulan
Fase grup copa libertadores femenina telah melahirkan sejumlah cerita menarik. Santa Fe memastikan tiket ke perempat final dengan semangat kebangkitan, Deportivo Cali tinggal selangkah lagi menyusul, sementara Olimpia menunjukkan taringnya sebagai kuda hitam. Duel Santa Fe melawan Corinthians akan menjadi laga paling dinanti karena menentukan siapa yang berhak menyandang status juara grup sekaligus menjadi ajang pembalasan bagi wakil Kolombia. Dengan performa yang ditunjukkan sejauh ini, persaingan menuju partai puncak dipastikan akan semakin sengit dan penuh kejutan.
