Foto: Istimewa

Quentin Grimes Kehilangan Posisi Starter di Lakers, Sinyal Peringatan di Balik Kemenangan Perdana

Kalimantan Update – 23 Oktober 2026 | Nama Quentin Grimes menjadi salah satu sorotan tak terduga ketika Los Angeles Lakers membuka musim baru NBA tanpa LeBron James. Pemain sayap yang didatangkan sebagai bagian dari perombakan besar-besaran skuad itu ternyata gagal mengamankan tempat di starting lineup, meski sempat tampil sebagai starter pada empat dari lima laga pramusim. Keputusan pelatih JJ Redick menurunkan Ziaire Williams mendampingi Luka Dončić, Austin Reaves, Matisse Thybulle, dan Walker Kessler menjadi kejutan tersendiri pada laga pembuka melawan Golden State Warriors di Crypto.com Arena.

Keputusan tersebut terbilang mengejutkan karena Quentin Grimes tampil cukup konsisten selama persiapan musim. Williams, yang akhirnya dipercaya sejak menit pertama, menyumbang sembilan poin, tiga rebound, empat asis, dan satu steal dalam 24 menit saat Lakers menang 127-105. Meski begitu, posisi Williams dinilai masih rapuh, dan bukan tidak mungkin Quentin Grimes kembali masuk ke starting five dalam waktu dekat jika performanya meyakinkan dari bangku cadangan.

Laga itu sendiri menjadi momen bersejarah bagi Lakers. Untuk pertama kalinya dalam delapan tahun, mereka mengarungi musim tanpa LeBron James, yang kini berseragam Philadelphia 76ers. Pelatih Golden State Warriors, Steve Kerr, bahkan menyebut suasana pertandingan terasa aneh dan janggal tanpa kehadiran sang megabintang. “Ini terasa berbeda,” ujar Redick singkat ketika ditanya soal absennya James, memilih tidak menilai apakah perubahan itu lebih baik atau lebih buruk.

Di tengah transisi besar itu, Luka Dončić tampil sebagai pemimpin tunggal. Bintang asal Slovenia tersebut mencetak 28 poin dengan tembakan 7 dari 18 dari lapangan dan 5 dari 12 dari luar garis tiga angka, memanfaatkan siapa pun yang dijaga lawan. Pujian datang dari berbagai pihak, tetapi juga kritik pedas. Rookie Warriors, Yaxel Lendeborg, mengaku kehilangan rasa hormat kepada Dončić setelah berhadapan langsung, menuding pemain berusia 27 tahun itu terus mengeluh kepada wasit sepanjang pertandingan. Lendeborg bahkan mengaku sempat terlibat adu mulut dengan Dončić.

Perombakan skuad Lakers memang masif. Sebanyak sembilan pemain baru bergabung, dan tiga wajah baru langsung masuk starting lineup. Selain Quentin Grimes, klub mendatangkan Collin Sexton, Sandro Mamukelashvili, Kevon Looney, Matisse Thybulle, Ziaire Williams, Jaden Hardy, serta center Walker Kessler yang tampil sempurna dalam debutnya. Di sisi lain, sejumlah nama lama seperti Deandre Ayton, Rui Hachimura, Jaxson Hayes, Marcus Smart, dan Maxi Kleber hengkang. Hanya empat dari sebelas pemain rotasi utama yang bertahan dari musim lalu.

Analis NBA Jonathan Von Tobel menilai chemistry menjadi taruhan terbesar Lakers musim ini. Ia menyoroti duet Dončić-Reaves yang sangat produktif dengan rata-rata 120,3 poin per 100 possession dan selisih plus 9,1, tetapi melemah drastis menjadi minus 1,5 ketika Reaves bermain tanpa Dončić. Ia juga mempertanyakan siapa yang akan mengambil tugas bertahan melawan pemain terbaik lawan, mengingat Dončić dan Reaves sama-sama di bawah rata-rata dalam bertahan.

Pertanyaan tentang pertahanan itu kini mengarah pada peran Quentin Grimes dan Jake LaRavia. Keduanya diproyeksikan menjadi opsi untuk menutup kelemahan di sisi defensif. Jika Quentin Grimes mampu tampil solid sebagai pengganti, bukan mustahil posisinya kembali naik dan memberi Lakers fleksibilitas yang lebih besar di sepanjang musim.

Musim lalu Lakers finis dengan 53 kemenangan dan 29 kekalahan sebelum tersingkir di putaran kedua playoff. Dengan skuad yang kini dibangun sepenuhnya mengelilingi kemampuan Dončić, target mereka jelas: melangkah lebih jauh. Namun kualitas pertahanan akan menjadi penentu seberapa jauh langkah tim ini. Bagi Quentin Grimes, laga pembuka ini menjadi pengingat bahwa persaingan di roster baru Lakers sangat ketat, dan setiap menit di lapangan harus dimanfaatkan untuk membuktikan diri.