Misteri Shayne Pattynama: Juara Bersama Timnas Indonesia, Tapi Tak Pernah Dimainkan Persija

Foto: Istimewa

Misteri Shayne Pattynama: Juara Bersama Timnas Indonesia, Tapi Tak Pernah Dimainkan Persija

Kalimantan Update – 23 Oktober 2026 | Nama Shayne Pattynama kembali menjadi sorotan publik sepak bola nasional. Bek kiri naturalisasi yang baru saja ikut mengantar Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 itu justru belum sekalipun mengecap menit bermain bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2026/2027. Situasi ini memunculkan tanda tanya besar: ada apa sebenarnya antara Shayne Pattynama dan pelatih Shin Tae-yong?

Sorotan memuncak ketika Persija tampil impresif dengan melumat Arema FC 5-1 dalam laga lanjutan Super League di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10/2026) malam WIB. Dalam kemenangan telak tersebut, Shayne Pattynama hanya menyaksikan pertandingan dari tribune VVIP. Ia bahkan tidak tercantum dalam daftar susunan pemain, termasuk di bangku cadangan.

Kondisi ini bukan kali pertama terjadi. Sejak kompetisi musim ini bergulir sekitar satu setengah bulan, bek berusia 27 tahun itu belum pernah masuk dalam daftar susunan pemain Persija. Padahal, ia sempat tampil sebagai pemain pengganti pada babak final FIFA ASEAN Cup 2026 dan menjadi salah satu eksekutor sukses dalam adu penalti melawan Thailand. Indonesia menang 6-4 setelah bermain imbang 2-2 selama 120 menit.

Alasan Taktik yang Dikemukakan Shin Tae-yong

Pelatih asal Korea Selatan itu akhirnya angkat bicara. Shin Tae-yong menegaskan bahwa keputusan tidak memainkan Shayne Pattynama murni didasarkan pada pertimbangan taktik dan kebutuhan tim.

“Mengenai Shayne, keputusan itu disesuaikan dengan taktik yang saya terapkan sebagai pelatih,” ujar Shin Tae-yong seusai pertandingan.

Ia menambahkan bahwa saat ini banyak pemain lain di dalam tim yang sedang menunjukkan performa apik. Menurutnya, kondisi semacam ini memang tidak bisa dihindari dalam sebuah skuad yang kompetitif.

Berbeda dengan Shayne, dua pemain lain yang juga absen saat melawan Arema FC, yakni Rizky Ridho dan Kyohei Yoshino, disebut hanya diistirahatkan untuk menjaga kebugaran. Keduanya sebelumnya sempat tampil 45 menit saat Persija menghadapi Persita Tangerang dan hanya mengalami cedera ringan. Shin berharap keduanya bisa kembali memperkuat Persija pada pertandingan berikutnya.

Persaingan Ketat di Sektor Bek Kiri

Salah satu tantangan terbesar bagi Shayne Pattynama adalah persaingan ketat di sektor bek kiri. Sejumlah nama seperti Dony Tri Pamungkas, Pratama Arhan, Rio Fahmi, hingga Kerim Memija turut bersaing memperebutkan posisi tersebut. Status sebagai pemain Timnas Indonesia pun ternyata tidak menjamin tempat di skuad utama Macan Kemayoran.

  • Dony Tri Pamungkas
  • Pratama Arhan
  • Rio Fahmi
  • Kerim Memija

Selain itu, Shayne disebut memulai musim dengan masalah cedera, termasuk keluhan pada bagian punggung bawah. Meski kondisinya kini dilaporkan sudah pulih, ia tetap belum mendapatkan kesempatan untuk kembali ke dalam skuad pertandingan racikan Shin Tae-yong. Sebelumnya, sang pelatih juga sempat mengindikasikan bahwa Shayne belum sepenuhnya memahami taktik tim.

Kualitas di Bawah Standar?

Muncul spekulasi apakah kualitas Shayne Pattynama berada di bawah standar yang diinginkan pelatih. Namun, hingga kini tidak ada pernyataan resmi yang menyebutkan bahwa performa pemain yang pernah memperkuat Buriram United itu menurun. Shin Tae-yong secara konsisten menegaskan bahwa seleksi pemain didasarkan pada kebutuhan taktik dan kedalaman skuad yang dimiliki Persija.

Bagi Shayne Pattynama, situasi ini tentu menjadi ujian tersendiri. Setelah menorehkan prestasi gemilang bersama Timnas Indonesia, ia harus berjuang keras untuk merebut kembali tempat di tim utama Persija. Konsistensi di sesi latihan dan kesempatan yang mungkin datang di laga-laga berikutnya akan menjadi kunci.

Hingga berita ini diturunkan, Persija belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait masa depan Shayne Pattynama di klub. Yang jelas, publik sepak bola Indonesia menantikan kapan bek andalan Timnas itu kembali merumput di kompetisi domestik dan membuktikan kualitasnya di hadapan Shin Tae-yong.

Keputusan pelatih memang merupakan hak prerogatif, namun performa apik Shayne Pattynama bersama Timnas Indonesia menjadi pengingat bahwa kualitasnya tak perlu diragukan. Kini bola berada di kaki sang pemain untuk meyakinkan Shin Tae-yong bahwa ia layak mendapat tempat di skuad utama Macan Kemayoran.