Wabup Kapuas Terima Kunjungan Kerja Anggota DPD RI di Posko Induk Karhutla, Bahas Sumur Bor hingga Efisiensi Anggaran

Foto: Istimewa

Wabup Kapuas Terima Kunjungan Kerja Anggota DPD RI di Posko Induk Karhutla, Bahas Sumur Bor hingga Efisiensi Anggaran

Kalimantan Update – 24 Oktober 2026 | Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menerima kunjungan kerja Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, di Posko Induk Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Kapuas, Senin (19/10/2026) siang. Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menangani bencana karhutla yang kerap melanda wilayah tersebut. Dalam pertemuan itu, Wabup Kapuas Terima Kunjungan Kerja Anggota DPD RI di Posko Induk Karhutla membahas berbagai upaya penanganan, termasuk rencana pengadaan sumur bor sebagai sumber air untuk mendukung pemadaman kebakaran di wilayah rawan.

Wabup Kapuas, Dodo, menyampaikan apresiasi atas arahan dan masukan yang diberikan, terutama terkait pentingnya efisiensi anggaran serta ketepatan lokasi pembangunan sumur bor agar dapat berfungsi secara optimal. Menurutnya, arahan tersebut sangat bermanfaat untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan dampak signifikan dalam penanggulangan karhutla. “Dengan arahan yang sangat bermanfaat, khususnya terkait rencana pengadaan beberapa titik sumber air melalui sumur bor, beliau selalu mengingatkan pentingnya efisiensi anggaran dan fungsi dari sarana tersebut. Kita berharap titik-titik yang dibangun benar-benar melalui kajian dan telaah yang rinci serta mendalam, sehingga dapat berfungsi secara optimal dan anggaran yang terbatas bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya,” ujar Wabup Dodo.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Usis I Sangkai, menjelaskan bahwa kebutuhan sumur bor diperkirakan mencapai 347 titik. Namun, pelaksanaannya perlu disesuaikan dengan ketersediaan anggaran, kondisi geografis, kedalaman sumber air, dan tenaga pelaksana. “Kita harus menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada di kabupaten. Kebutuhan sumur bor cukup banyak, tetapi biaya pembangunan juga besar dan kondisi setiap lokasi berbeda. Karena itu, diperlukan perencanaan yang tepat agar sarana yang dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi penanganan karhutla,” jelasnya. Sekda juga berharap adanya dukungan pemerintah pusat, khususnya untuk penanganan karhutla di wilayah rawan seperti Kecamatan Mantangai, Timpah, dan Pasak Talawang.

Agustin Teras Narang dalam kunjungannya mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam merencanakan pembangunan sumur bor. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh jumlah titik yang dibangun, tetapi juga ketepatan lokasi dan manfaatnya bagi pemadaman kebakaran, terutama di kawasan gambut. “Yang kita kejar bukan sekadar jumlah titiknya, tetapi apakah titik tersebut benar-benar berada di wilayah yang membutuhkan sumber air untuk penanganan kebakaran. Karena itu, pemetaan dan penentuan lokasi harus menjadi perhatian agar sarana yang dibangun tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan secara optimal,” ungkapnya. Kunjungan kerja anggota DPD RI Dapil Kalteng ini juga menjadi ajang bagi Wabup Kapuas Terima Kunjungan Kerja Anggota DPD RI di Posko Induk Karhutla untuk menegaskan komitmen bersama dalam melindungi masyarakat dan lingkungan.

Wabup Dodo juga mengapresiasi upaya BPBD, Dinas PUPR, Manggala Agni, TNI, Polri, dan seluruh pihak yang telah bekerja maksimal dalam penanganan karhutla. Ia berharap hujan segera turun sehingga kondisi dapat membaik serta ancaman kebakaran dapat berakhir. Selain itu, ia turut berharap dukungan pemerintah pusat terhadap penanganan karhutla di Kabupaten Kapuas terus diperkuat, mengingat wilayah ini memiliki tantangan geografis yang cukup berat, terutama lahan gambut yang rentan terbakar dan sulit dipadamkan.

Setelah dari Posko Induk Karhutla, kunjungan kerja anggota DPD RI Dapil Kalteng dilanjutkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kapuas untuk membahas pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa kunjungan kerja tidak hanya fokus pada penanganan bencana, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan dasar bagi warga. Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi pemerintah daerah dan pemerintah pusat semakin kuat dalam mempercepat penanganan karhutla, meningkatkan kesiapsiagaan, serta melindungi masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Kapuas.

Sebagai penutup, pertemuan di Posko Induk Karhutla ini mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam menghadapi tantangan kebakaran hutan dan lahan. Wabup Kapuas Terima Kunjungan Kerja Anggota DPD RI di Posko Induk Karhutla menjadi bukti nyata bahwa koordinasi antara eksekutif dan legislatif, baik di daerah maupun pusat, terus diperkuat. Dengan perencanaan yang matang, efisiensi anggaran, serta dukungan semua pihak, upaya penanggulangan karhutla di Kabupaten Kapuas diharapkan semakin efektif dan berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat hidup lebih aman dan lingkungan tetap terjaga.

Penulis: Rudi Hamdani
Editor: Sukardi
Sumber Berita: Kanal Kalimantan