Kalimantan Update – 26 Oktober 2026 | Pertandingan sparta rotterdam vs ajax dalam lanjutan pekan ke-10 Eredivisie 2026/2027 berlangsung dramatis di Het Kasteel, Rotterdam, Minggu (25/10/2026) malam WIB. Ajax yang tampil dominan di awal pertandingan harus berjuang keras mengamankan kemenangan tipis 1-2 dari Sparta Rotterdam. Kemenangan ini membawa Ajax naik ke posisi kedua klasemen dengan 21 poin, tertinggal tiga poin dari pemuncak klasemen Feyenoord, sekaligus menyalip PSV yang baru bermain imbang 1-1 melawan Feyenoord dalam laga bertajuk topper tersebut.
Laga sparta rotterdam vs ajax sebenarnya berjalan sesuai skenario tim tamu sejak menit awal. Pelatih Ajax, Míchel Sánchez, menurunkan formasi yang cukup mengejutkan dengan memasukkan Thilo Kehrer, Viktor Tsygankov, serta memberi kepercayaan kepada pemain muda Abdellah Ouazane dan Tolu Arokodare sejak menit pertama. Daley Blind untuk pertama kalinya sejak 13 Agustus masuk ke bangku cadangan. Ajax langsung mengambil inisiatif serangan dan menciptakan beberapa peluang melalui Ouazane, Lucas Rosa, dan Youri Baas.
Gol pembuka Ajax lahir pada menit ke-22 melalui aksi individu apik Abdellah Ouazane. Berawal dari kerja sama satu-dua dengan Julian Brandt di sisi kiri, pemain berusia 17 tahun itu melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper Sparta, Brouwer. Bagi Ouazane, ini adalah gol keduanya dalam dua pertandingan setelah sebelumnya juga mencetak gol saat Ajax mengalahkan Atalanta Bergamo 2-0 di ajang Liga Europa pada Kamis (22/10/2026).
Namun, keunggulan Ajax ternyata tidak bertahan lama. Sparta Rotterdam yang diasuh Rogier Meijer mulai bangkit dan menyamakan kedudukan pada menit ke-43. Momen spesial terjadi bagi kapten sekaligus gelandang veteran Jens Toornstra yang sedang merayakan penampilan ke-500 di ajang Eredivisie. Umpan silang akurat dari sisi kiri berhasil disundul Toornstra melewati pengawalan Thilo Kehrer dan mengecoh kiper Marc ter Stegen. Skor berubah 1-1 dan menjadi pukulan bagi Ajax.
Meski demikian, Ajax berhasil bangkit sebelum turun minum. Pada menit kedua injury time babak pertama, serangan balik cepat berbuah manis. Julian Brandt yang berlari dari lini tengah melepaskan umpan terobosan kepada Tolu Arokodare, dan striker asal Nigeria itu dengan tenang menempatkan bola ke sudut jauh gawang Sparta. Skor 1-2 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, pertandingan sparta rotterdam vs ajax berubah drastis. Míchel Sánchez menarik keluar Viktor Tsygankov yang tampil kurang meyakinkan dan memasukkan Davy Klaassen. Arokodare nyaris mencetak gol ketiga pada menit ke-50, tetapi tembakannya membentur tiang gawang. Setelah itu, Sparta Rotterdam benar-benar menguasai jalannya pertandingan. Blunder Julian Brandt pada menit ke-57 hampir berbuah gol ketika umpan baliknya ke Ter Stegen justru jatuh ke kaki Mitchell van Bergen, namun kiper asal Jerman itu sigap menepis peluang emas tersebut.
Marc ter Stegen benar-benar menjadi pahlawan Ajax pada laga sparta rotterdam vs ajax ini. Pada menit ke-72, ia melakukan penyelamatan refleks luar biasa atas sundulan Milan Zonneveld yang hampir masuk ke gawang. Lima menit kemudian, kiper berusia 34 tahun itu kembali menggagalkan peluang Sparta. Pelatih Sparta, Rogier Meijer, mengakui kehebatan Ter Stegen sebagai faktor utama kegagalan timnya meraih poin. “Saya pikir kami tidak mendapatkan poin karena mereka memiliki kiper kelas dunia. Peluang Zonneveld itu sudah saya hitung hampir pasti gol,” ujarnya usai laga.
Bek Sparta, Bruno Martins Indi, juga mengakui kecewa dengan hasil ini. “Kami bermain melawan tim papan atas dan Anda bisa melihat kami membuat mereka sangat kesulitan. Di babak kedua kami mendominasi dengan semua peluang yang kami ciptakan,” tuturnya. Meski kalah, Sparta mendapat banyak pelajaran berharga untuk memperbaiki performa di laga-laga berikutnya.
Di menit ke-87, Ajax kembali selamat dari kebobolan ketika sundulan pemain Sparta menyambar gawang, namun bek muda Dies Janse dengan heroik menghalau bola lewat sliding penyelamatan. Míchel Sánchez kemudian memasukkan Owen Wijndal untuk menggantikan Youri Baas, dan Daley Blind masuk menggantikan Brandt pada menit ke-89 guna menambah ketenangan di lini belakang. Hingga peluit panjang dibunyikan, kedudukan 1-2 untuk kemenangan Ajax tidak berubah.
Kemenangan ini memang terasa pahit bagi Ajax meski berhasil membawa pulang tiga poin. Ajax tercatat tidak pernah kalah di Het Kasteel sejak 3 Mei 2009, dan tren positif itu berhasil dipertahankan. Namun, penampilan di babak kedua menjadi catatan serius bagi Míchel Sánchez. Ajax terlihat kehilangan kendali permainan dan terlalu banyak membuang bola. Kemenangan ini juga mengantarkan Ajax menyalip PSV di klasemen sementara Eredivisie dengan koleksi 21 poin dari 10 laga, hasil 6 kemenangan, 3 imbang, dan 1 kekalahan.
Sementara itu, Sparta Rotterdam masih tertahan di peringkat ke-14 dengan 9 poin dari 10 pertandingan. Meski demikian, penampilan melawan Ajax menunjukkan bahwa tim asuhan Rogier Meijer memiliki potensi untuk bangkit. Sparta tercatat menciptakan banyak peluang di babak kedua, terutama melalui sisi sayap yang menjadi andalan Mitchell van Bergen.
Dalam laga sparta rotterdam vs ajax ini, selain Ter Stegen, pemain muda Abdellah Ouazane juga menjadi sorotan. Ia terpilih sebagai Man of the Match versi pembaca dengan rating 8,4, mengalahkan Ter Stegen yang mendapat nilai 8,3. Analis sepak bola Belanda pun memuji kualitas teknik Ouazane yang disebut sebagai pemain yang harus selalu masuk daftar starting eleven. “Ini adalah pemain yang harus Anda tulis pertama kali di formulir susunan pemain,” kata seorang analis.
Dengan hasil ini, Ajax berhasil memanfaatkan momentum setelah kemenangan atas Atalanta di Liga Europa. Namun, Míchel Sánchez menyadari timnya masih perlu berbenah. “Kami harus segera menemukan energi dan konsistensi. Babak kedua melawan Sparta adalah peringatan bagi kami,” ujarnya. Ajax akan menghadapi AZ Alkmaar pada pekan berikutnya, sementara Sparta Rotterdam akan berusaha bangkit saat menghadapi PEC Zwolle.
Secara keseluruhan, pertandingan sparta rotterdam vs ajax menyajikan drama dan tensi tinggi yang khas sepak bola Belanda. Kemenangan Ajax memang pantas diraih, tetapi kehebatan Marc ter Stegen di bawah mistar gawang menjadi pembeda utama. Sparta Rotterdam boleh berbangga meski harus menelan kekalahan, karena mereka mampu membuat tim raksasa Amsterdam itu kesulitan hingga menit akhir.
Kesimpulannya, Ajax berhasil meraih tiga poin penting di markas Sparta Rotterdam, namun performa inkonsisten di babak kedua menjadi pekerjaan rumah besar bagi Míchel Sánchez. Di sisi lain, Sparta Rotterdam membuktikan bahwa mereka bukan tim sembarangan dan layak diperhitungkan di sisa musim Eredivisie 2026/2027. Kiper Marc ter Stegen menjadi sosok kunci yang menyelamatkan Ajax dari kekalahan, sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu kiper terbaik di liga.

