ADO Den Haag Kehilangan Poin di Kandang Sendiri: Kekalahan Dramatis 2-3 dari Heerenveen Meski Nigel Thomas Bersinar

Foto: Istimewa

ADO Den Haag Kehilangan Poin di Kandang Sendiri: Kekalahan Dramatis 2-3 dari Heerenveen Meski Nigel Thomas Bersinar

Kalimantan Update – 25 Oktober 2026 | ADO Den Haag gagal melanjutkan momentum kemenangan mengejutkan atas PSV Eindhoven setelah menyerah 2-3 dari SC Heerenveen dalam laga pekan ke-10 Liga Belanda 2026/2027 di WerkTalent Stadion, Den Haag, Sabtu malam (24/10/2026). Meski tampil penuh semangat dan menciptakan banyak peluang, ADO Den Haag harus mengakui keunggulan tim tamu yang lebih efektif dalam memanfaatkan kesempatan.

Pertandingan berlangsung dalam kondisi cuaca kurang bersahabat dengan angin kencang dan hujan yang terus mengguyur sepanjang laga. Meski demikian, stadion yang penuh sesak tetap menyaksikan duel menarik sejak menit pertama. Pelatih ADO Den Haag, Robin Peter, melakukan dua perubahan pada starting eleven dengan menurunkan Jalen Hawkins dan Matej Šin untuk menggantikan pemain yang sebelumnya tampil. Formasi empat bek dengan dua striker tengah, Yannick Eduardo dan Jesse Bal, menjadi pilihan utama.

Sejak awal pertandingan, ADO Den Haag tampil agresif. Peluang emas didapat pada menit ke-19 melalui kombinasi Evan Rottier, Jesse Bal, dan Šin yang gagal memanfaatkan situasi di depan gawang. Kiper Heerenveen, Bernt Klaverboer, juga harus bekerja keras menepis tembakan jarak jauh Juho Kilo. Namun, seperti pepatah sepak bola, gol yang gagal diciptakan akan berbalik menjadi petaka. Pada menit ke-24, Heerenveen justru membuka keunggulan melalui Jacob Trenskow yang menyambar umpan silang rendah Maxence Rivera. Skor 0-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, ADO Den Haag kehilangan Jesse Bal yang digantikan Daryl van Mieghem. Petaka kembali datang pada menit ke-52 ketika Ringo Meerveld dengan leluasa melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti setelah menerima umpan Oliver Braude. Skor berubah 0-2. Melihat situasi tersebut, Robin Peter segera memasukkan Nigel Thomas dan Milan Hokke. Keputusan itu berbuah manis. Dua menit berselang, tepatnya menit ke-57, Nigel Thomas mencetak gol pertamanya melalui tendangan voli akrobatik memanfaatkan bola muntahan tembakan Van Mieghem. Skor menjadi 1-2 dan semangat tuan rumah kembali membara.

ADO Den Haag terus menekan. Peluang demi peluang tercipta, namun ketangguhan Klaverboer dan blunder di lini belakang membuat Heerenveen kembali menjauh. Pada menit ke-66, Trenskow mencetak gol keduanya setelah menerima umpan silang Rivera, memanfaatkan kelengahan Jonas Jensen-Abbew. Skor 1-3. Namun, semangat juang ADO Den Haag patut diacungi jempol. Pada menit ke-72, umpan silang Rottier dari sayap kanan berhasil disambar Nigel Thomas di tiang jauh untuk mencetak gol keduanya. Skor berubah 2-3, dan pertandingan pun berjalan semakin dramatis.

Di sisa waktu, ADO Den Haag mengerahkan segala daya upaya untuk menyamakan kedudukan. Namun, rapatnya pertahanan Heerenveen yang dikomandoi Klaverboer membuat peluang emas tak tercipta. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-3 untuk kemenangan SC Heerenveen tetap bertahan. Kekalahan ini membuat ADO Den Haag tetap tertahan di posisi ke-16 dengan 6 poin, sementara Heerenveen naik ke posisi kedelapan dengan 12 poin.

Meski kalah, penampilan ADO Den Haag mendapat apresiasi. Nigel Thomas menjadi sorotan berkat dua golnya sebagai pemain pengganti. Sementara itu, Jacob Trenskow menjadi bintang kemenangan Heerenveen dengan dua golnya. Pelatih Robin Peter mengaku kecewa dengan hasil ini, tetapi bangga dengan perjuangan anak asuhnya. “Kami menciptakan banyak peluang, tetapi tidak memanfaatkannya dengan baik. Dua gol yang kami berikan terlalu mudah. Namun, saya bangga dengan semangat juang para pemain hingga akhir,” ujarnya.

Kekalahan ini menjadi pukulan bagi ADO Den Haag yang tengah berusaha bangkit dari keterpurukan. Sebelumnya, mereka berhasil menahan imbang Cambuur 1-1 dan Telstar 2-2 sebelum mengalahkan PSV. Konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah bagi tim asuhan Robin Peter. Sementara itu, Heerenveen menunjukkan kualitasnya sebagai tim papan atas dengan meraih kemenangan penting di kandang lawan. Akankah ADO Den Haag mampu bangkit di laga berikutnya? Kita tunggu saja.

Editor: Syaifullah

Sumber: ADO Den Haag Official, Goal.com, JawaPos.com