Leny Yoro Jadi Biang Keladi, Manchester United Hancur 0-3 di Old Trafford
Kalimantan Update – 26 Oktober 2026 | Manchester United kembali menelan hasil memalukan di hadapan pendukungnya sendiri. Dalam laga pekan kedelapan Premier League yang digelar di Old Trafford, Minggu (25/10/2026), Setan Merah dipermak Bournemouth dengan skor telak 0-3. Kekalahan ini tak lepas dari performa buruk lini belakang, terutama leny yoro yang melakukan kesalahan fatal hingga berujung gol kedua tim tamu.
Leny Yoro, bek muda asal Prancis berusia 20 tahun itu, sebenarnya tampil cukup menjanjikan di awal pertandingan. Ia sempat melakukan penyelamatan penting saat menggagalkan peluang Evanilson pada menit kedelapan. Namun, petaka datang di menit ke-43. Saat berusaha mengeluarkan bola dari area pertahanan sendiri, leny yoro kehilangan keseimbangan, terpeleset, dan membiarkan Adrien Truffert merebut bola. Truffert kemudian mengirim umpan matang yang diselesaikan Marcus Tavernier menjadi gol kedua Bournemouth.
Sebelumnya, tim tamu sudah unggul lebih dulu pada menit ke-38 melalui Rayan yang berdiri bebas di tiang jauh dan menyambar bola hasil tendangan bebas. Gol tersebut tak lepas dari kelalaian lini belakang United, termasuk Ayden Heaven yang melakukan tekel ceroboh dan memberi hadiah tendangan bebas bagi Bournemouth. Kapten Harry Maguire pun dinilai gagal mengorganisir pertahanan dengan baik.
Di babak kedua, Manchester United mencoba bangkit. Pelatih Michael Carrick memasukkan Matheus Cunha, tetapi tetap membiarkan kapten Bruno Fernandes duduk di bangku cadangan. Keputusan ini menuai kritik karena lini tengah United tampak kehilangan kreativitas. Meski menguasai bola hingga 62 persen, United hanya menciptakan peluang dengan expected goals (xG) sebesar 0,61, jauh di bawah Bournemouth yang mencapai 2,24.
Penderitaan tuan rumah berakhir pada menit ke-71. Kiper Senne Lammens salah membaca umpan panjang Lewis Cook, keluar dari sarangnya, dan Evanilson dengan cerdik melewatinya sebelum mencungkil bola ke gawang kosong. Gol itu menjadi pukulan telak bagi leny yoro dan rekan-rekannya, sekaligus menegaskan betapa rapuhnya pertahanan Manchester United musim ini.
Kekalahan ini memperpanjang rekor tanpa kemenangan Manchester United menjadi delapan pertandingan di semua kompetisi. Tekanan terhadap Carrick pun semakin memuncak. Ia dianggap gagal membangun identitas taktis, terutama setelah keputusan mencoret Bruno Fernandes dari starting XI yang berawal dari kritik sang kapten terhadap taktik tim usai kekalahan 1-4 dari Como di tengah pekan.
Bagi Bournemouth, kemenangan ini adalah yang ketiga dalam empat kunjungan mereka ke Old Trafford. Manajer Bournemouth, Andoni Iraola, tentu puas dengan performa anak asuhnya yang disiplin dan efisien. Sementara itu, leny yoro menjadi sorotan utama. Media Spanyol, Goal, bahkan memberi nilai 3/10 untuknya, sementara BBC Sport memberikan nilai 5. Ekspres menilainya 3 dengan komentar bahwa kesalahan leny yoro terjadi di waktu yang paling buruk.
Kritik juga datang dari media Slovakia, Sport.sk, yang menyebut kesalahan leny yoro sebagai “bencana” bagi Manchester United. Mereka menulis bahwa bek muda itu kehilangan stabilitas saat berada di bawah tekanan dan tak mampu menghentikan laju Bournemouth. Insiden tersebut menjadi pengingat keras bahwa leny yoro masih perlu banyak belajar untuk tampil konsisten di level tertinggi.
Dengan hasil ini, Manchester United semakin terpuruk di papan tengah dan terus menuai tekanan. Pertanyaan besar kini menghantui Old Trafford: apakah Carrick masih layak dipertahankan, dan mampukah leny yoro bangkit dari kesalahannya? Hanya waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal yang pasti, kekalahan ini akan dikenang sebagai salah satu malam terburuk dalam sejarah modern Setan Merah.
