KAA Gent Pesta Gol, Anderlecht Kembali Terpuruk di Puncak Klasemen
Kalimantan Update – 26 Oktober 2026 | KAA Gent tampil perkasa saat menjamu Anderlecht dalam laga pekan kesembilan Jupiler Pro League yang digelar di Ghelamco Arena. Kemenangan telak 4-0 atas tamunya membuat KAA Gent semakin kokoh di posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 22 poin dari delapan pertandingan. Hasil ini sekaligus mempertegas status KAA Gent sebagai salah satu kandidat kuat peraih gelar musim ini, sementara Anderlecht harus menerima kenyataan pahit bahwa krisis mereka belum sepenuhnya berakhir.
Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Sorotan tajam muncul pada menit ke-20 ketika bek Anderlecht, Léo Pétrot, melakukan tekel keras terhadap Tibe De Vlieger. Komentator Tom Boudeweel menyebut insiden tersebut sebagai tekel yang sangat berbahaya. “Pétrot masuk dengan sangat keras. Anda bahkan bisa memberikan kartu merah, karena kakinya benar-benar mengenai jakun De Vlieger,” ujarnya. Wasit Erik Lambrechts awalnya hanya memberikan kartu kuning, dan setelah peninjauan melalui layar besar di stadion, keputusan tersebut tetap dipertahankan. KAA Gent tak terbendung meski sempat diwarnai kontroversi tersebut.
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Anderlecht yang baru saja menemukan kembali kepercayaan diri setelah menang 0-3 atas Jagiellonia Bialystok di ajang Europa League. Sebelumnya, Tom Boudeweel telah menegaskan bahwa laga melawan KAA Gent akan menjadi ujian sesungguhnya bagi tim asuhan pelatih tersebut. “Anderlecht sudah mengambil langkah maju di Polandia, tetapi semuanya akan ditentukan pada hari Minggu dengan penampilan di markas Gent,” kata Boudeweel. Sayangnya, Anderlecht gagal menjawab tantangan itu dan justru tumbang tanpa perlawanan berarti.
Kemenangan ini membawa KAA Gent semakin dekat dengan pemuncak klasemen, Club Brugge, yang mengoleksi 24 poin. Berikut gambaran singkat papan atas klasemen sementara Jupiler Pro League:
| Posisi | Klub | Poin | Main |
|---|---|---|---|
| 1 | Club Brugge | 24 | 9 |
| 2 | KAA Gent | 22 | 8 |
| 3 | Charleroi | 21 | 9 |
| 4 | Union | 20 | 8 |
| 5 | Anderlecht | 16 | 8 |
Menariknya, performa apik KAA Gent juga sempat memancing perhatian di bursa transfer. Gelandang KRC Genk, Daan Heymans, mengaku sempat dihubungi secara informal terkait ketertarikan KAA Gent. “Ketika saya beberapa minggu duduk di bangku cadangan, mungkin ada pihak yang secara informal menanyakan situasi saya,” ujar pemain berusia 27 tahun itu kepada Het Laatste Nieuws. Namun, Heymans menegaskan bahwa Genk langsung menutup peluang tersebut. “Genk dengan cepat memperjelas bahwa transfer tidak dibahas. Selesai sudah. Dan saya sangat bahagia di sini,” tegasnya. Kini Heymans kembali mendapat tempat di starting eleven dan tampil lebih baik.
Di sisi lain, tim muda Gent juga mencatat hasil berbeda di Challenger Pro League. Jong Gent harus mengakui keunggulan Lokeren dengan skor 0-2. Lokeren membuka keunggulan lewat Mabanza setelah umpan panjang Duku, dan memastikan kemenangan di menit-menit akhir melalui aksi Anisse Brrou yang diselesaikan Lloci. Kemenangan ini membawa Lokeren naik ke posisi keempat klasemen, sementara Jong Gent harus segera bangkit pada laga berikutnya.
Dengan hasil ini, KAA Gent membuktikan bahwa mereka bukan sekadar penantang biasa di Jupiler Pro League. Konsistensi di lini pertahanan yang hanya kebobolan empat gol dalam delapan laga menjadi modal berharga untuk terus menekan Club Brugge di puncak. Sebaliknya, Anderlecht dituntut segera berbenah jika tak ingin musim mereka berakhir tanpa gelar. Laga kontra KAA Gent menjadi cermin bahwa perjalanan Anderlecht masih panjang dan penuh tantangan.
