Panathinaikos di Pusaran Skandal: Dari Tuntutan Reformasi hingga Badai Cedera Ounahi
Kalimantan Update – 26 Oktober 2026 | Klub raksasa Yunani, panathinaikos, kembali menjadi sorotan utama setelah Presiden Vassilis Parthenopoulos menyerukan reformasi menyeluruh dalam dunia basket Yunani. Seruan itu muncul menyusul penangkapan Presiden Federasi Bola Basket Yunani, Vangelis Liolios, bersama sejumlah individu lain dalam investigasi dugaan suap dan pengaturan skor. Dalam wawancara dengan Mozzart Sport, Parthenopoulos menegaskan bahwa tujuan utama klub bukanlah sekadar pembenaran moral, melainkan melindungi masa depan basket Yunani dan memulihkan kredibilitasnya.
“Setelah bertahun-tahun banding hukum, pernyataan publik, intervensi, serta sanksi yang kami hadapi, perkembangan terbaru ini menegaskan betapa seriusnya kekhawatiran yang berulang kali kami sampaikan. Namun, pembenaran moral tidak pernah menjadi tujuan akhir. Yang benar-benar penting adalah melindungi basket Yunani dan memulihkan kredibilitasnya,” ujar Parthenopoulos. Ia juga menegaskan bahwa panathinaikos akan berpartisipasi dalam proses hukum untuk mendukung pihak penuntut dan menunggu kesimpulan investigasi agar fakta dapat diungkap dan tanggung jawab diberikan kepada pihak yang berwenang.
Parthenopoulos menyoroti pula pentingnya penanganan cepat terhadap keluhan-keluhan yang muncul di masa lalu. Menurutnya, evaluasi yang tepat waktu dan menyeluruh terhadap kekhawatiran yang pernah disampaikan bisa saja mencegah situasi saat ini. Pernyataan itu menjadi cermin kekecewaan klub terhadap lambannya respons terhadap laporan-laporan yang telah mereka ajukan.
Di sisi lain, pemilik panathinaikos, Dimitris Giannakopoulos, melalui dua unggahan di media sosial, menuntut rival abadi Olympiakos untuk lebih aktif menanggapi krisis pengaturan skor yang tengah menyita perhatian publik basket Yunani. Dalam unggahan pertamanya, ia menulis, “Fakta 1: Para pemilik Olympiakos baru-baru ini mengingatkan kami bahwa mereka adalah tim terbesar di Eropa… Fakta 2: Saat ini wasit yang ditahan karena tuduhan pengaturan skor ditemukan mengenakan jersey dan membawa uang.” Pernyataan ini menambah panas atmosfer persaingan kedua klub, terutama setelah Panathinaikos, Olympiakos, dan AEK sama-sama mengeluarkan pernyataan resmi terkait skandal tersebut.
Kontroversi di dunia basket beririsan dengan masalah di lapangan hijau. Pelatih panathinaikos, Jakob Nestrup, mengungkapkan kekecewaannya atas cedera yang menimpa gelandang internasional Maroko, Azzedine Ounahi. Menurut Nestrup, absennya Ounahi merupakan pukulan berat bagi tim mengingat kualitas teknis dan perannya di lini tengah. Ounahi dipastikan absen saat menghadapi Kairat Almaty, begitu pula rekannya, Jagusic. “Ini bukan yang kami inginkan,” ujar Nestrup, seraya menambahkan bahwa staf medis akan terus mendukung pemulihan Ounahi.
Cedera yang dialami Ounahi terjadi saat kemenangan atas Asteras Tripolis. Pemeriksaan medis mengungkap robekan otot serius di paha kanannya. Perkiraan awal menyebutkan ia bisa absen antara dua setengah hingga tiga bulan, yang berpotensi membuatnya melewatkan sejumlah laga penting panathinaikos dan memper sempit pilihan Nestrup di lini tengah. Durasi pasti pemulihan akan bergantung pada perkembangan kondisi dan respons terhadap pengobatan.
Di tengah badai skandal dan cedera, panathinaikos juga dijadwalkan menjalani laga uji coba melawan Brighton & Hove Albion pada 17 Desember 2026 di Stadion Apostolos Nikolaidis. Pertandingan ini akan menjadi kesempatan bagi tim untuk mengalihkan fokus dari tekanan eksternal dan menguji kesiapan skuad. Meski demikian, bayang-bayang investigasi dan absennya pemain kunci tetap menjadi pekerjaan rumah besar bagi manajemen dan staf pelatih.
Secara keseluruhan, dinamika yang melibatkan panathinaikos menunjukkan bahwa klub ini tengah berada di persimpangan antara upaya membersihkan citra olahraga Yunani dan tantangan teknis di lapangan. Seruan reformasi, tuntutan terhadap rival, serta perjuangan mengatasi cedera pemain menjadi tiga isu yang saling terkait dan menentukan arah klub ke depan. Publik basket Yunani pun menanti langkah konkret dari semua pihak agar kontroversi ini tidak lagi mencoreng nama baik olahraga tanah air.
