Kalimantan Update – 26 Oktober 2026 | Pertandingan seru tersaji dalam lanjutan pekan ke-10 Eredivisie 2025/2026 yang mempertemukan AZ Alkmaar melawan FC Twente di AFAS Stadion, Minggu malam (25/10/2025). Laga bertajuk az vs twente ini berakhir imbang 0-0 pada babak pertama, dengan kedua tim saling bergantian menciptakan peluang berbahaya. Wasit Alex Bos memimpin jalannya pertandingan yang berlangsung sejak pukul 20.00 waktu setempat.
Sejak menit pertama, FC Twente langsung memberikan tekanan. Tendangan bebas Taha yang disambut sundulan Pröpper hampir membuka keunggulan, namun kiper AZ berhasil melakukan penyelamatan sulit. Tak lama berselang, kemelut di depan gawang AZ akibat sepak pojok Taha nyaris berbuah gol, tetapi bola ajaibnya tidak masuk ke gawang. Meski demikian, AZ kemudian menguasai bola lebih banyak, meski kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, AZ meningkatkan intensitas serangan. Pelatih Leeroy Echteld melakukan dua pergantian dengan memasukkan Jordy Clasie dan Ayoub Oufkir, menggantikan Ro-Zangelo Daal dan Wesley Hoedt. Perubahan ini langsung membuahkan peluang. Oufkir mendapatkan kesempatan emas setelah menerima umpan indah dari Weslley Patati, namun tendangannya masih mengenai kaki kiper Twente, Joël Drommel. Sebelumnya, Mexx Meerdink juga sempat menyundul bola hasil umpan Patati, tetapi Drommel sigap mengamankan gawangnya.
Di kubu Twente, pelatih John van den Brom menurunkan formasi dengan Drommel di bawah mistar, Van Rooij, Pröpper, Nijstad, Adelgaard di lini belakang, serta Zerrouki, Weidmann, Taha di tengah, dan Rots, Orjasaeter, Weghorst di depan. Sementara itu, AZ yang kehilangan pemain kunci seperti Goes harus bekerja keras menghadapi perlawanan sengit tamunya. Beberapa peluang lain juga tercipta, seperti sepakan Ro-Zangelo Daal dari jarak jauh yang berbelok arah dan melebar, serta peluang Oufkir yang masih bisa diantisipasi Drommel.
Hingga menit ke-50, skor kacamata masih bertahan. Pertandingan az vs twente ini menjadi bukti ketatnya persaingan di Eredivisie, di mana kedua tim sama-sama mengincar kemenangan untuk memperbaiki posisi di klasemen. AZ yang bermain di hadapan pendukung sendiri terus berupaya menembus pertahanan rapat Twente, sementara Twente mengandalkan serangan balik cepat melalui Taha dan Weghorst.
Laga az vs twente ini juga diwarnai beberapa pelanggaran. Ayoub Oufkir menerima kartu kuning karena menarik lawan, sedangkan Daouda Weidmann dari Twente juga mendapat kartu kuning akibat protes berlebihan. Wasit Alex Bos harus mengambil beberapa keputusan penting untuk menjaga jalannya pertandingan tetap kondusif.
Dengan hasil imbang sementara ini, kedua tim masih memiliki peluang untuk meraih kemenangan penuh pada sisa pertandingan. AZ akan terus menekan mengingat status tuan rumah, sedangkan Twente tentu tidak ingin pulang tanpa poin. Duel az vs twente ini diprediksi akan semakin panas di menit-menit akhir.
Secara keseluruhan, pertandingan az vs twente menyajikan duel taktis antara dua tim yang sama-sama memiliki kualitas. AZ unggul dalam penguasaan bola, tetapi Twente tampil disiplin dalam bertahan dan berbahaya saat melakukan transisi. Kiper Joël Drommel menjadi salah satu pemain kunci dengan penyelamatan-penyelamatan pentingnya, sementara Weslley Patati menjadi motor serangan AZ dengan umpan-umpan akuratnya.
Pertandingan ini masih menyisakan waktu bagi kedua tim untuk mencetak gol. Baik AZ maupun Twente tentu berambisi meraih tiga poin demi memperbaiki posisi di papan klasemen. Namun, berdasarkan jalannya pertandingan, hasil imbang tampaknya menjadi hasil yang paling adil hingga artikel ini diturunkan. AZ vs twente akan dikenang sebagai laga penuh peluang yang gagal dimanfaatkan dengan baik oleh kedua tim.

