Skor Real Madrid 2-1 di Camp Nou: Brace Mbappe Bungkam Barcelona, Mourinho Temukan Ketenangan

Foto: Istimewa

Skor Real Madrid 2-1 di Camp Nou: Brace Mbappe Bungkam Barcelona, Mourinho Temukan Ketenangan

Kalimantan Update – 26 Oktober 2026 | Skor Real Madrid menjadi sorotan utama dunia sepak bola setelah Los Blancos menaklukkan Barcelona 2-1 dalam laga El Clasico yang digelar di Camp Nou, Minggu malam waktu setempat. Kemenangan ini tidak hanya memutus rekor sembilan kemenangan beruntun Barcelona di La Liga, tetapi juga memangkas jarak Madrid menjadi hanya tiga poin dari sang pemimpin klasemen. Dalam laga bertajuk 26 Oktober 2026 tersebut, skor Real Madrid ditentukan oleh dua gol Kylian Mbappe yang lahir pada menit ke-41 dan ke-87, sementara Barcelona hanya mampu membalas melalui Raphinha.

Pelatih Jose Mourinho, yang kembali ke El Clasico setelah 13 tahun sejak masa pertamanya di Madrid berakhir, menyebut skor Real Madrid 2-1 itu memberinya “ketenangan pikiran”. Menurutnya, hasil tersebut sangat layak diraih anak asuhnya yang tampil penuh keberanian menghadapi tekanan agresif tuan rumah.

“Ini memberi kami ketenangan, dan hasilnya sangat pantas. Pertandingan level tinggi, saya yakin penggemar sepak bola di seluruh dunia berhenti menonton dan tidak kecewa,” ujar Mourinho usai laga. Ia memuji para pemainnya yang tetap tenang dan terorganisir meski Barcelona bereaksi keras di babak kedua.

Jalannya Pertandingan dan Skor Real Madrid

Madrid membuka keunggulan pada menit ke-41 lewat gol yang sedikit berbau keberuntungan. Umpan dari sisi kiri Yan Diomande tidak disapu bersih oleh bek Barcelona Gerard Martin, bola mengenai Mbappe dan bergulir masuk ke gawang. Sebelum turun minum, Barcelona nyaris menyamakan kedudukan ketika Lamine Yamal mendapat peluang dari jarak dekat, namun gagal memanfaatkannya.

Di babak kedua, Barcelona menguasai bola hingga 62 persen dengan 18 tembakan berbanding 10 milik Madrid. Namun skor Real Madrid tetap unggul karena efektivitas serangan balik. Pada menit ke-87, Jude Bellingham memulai transisi cepat dari tengah, bola dialirkan ke Guler dan Camavinga, sebelum Mbappe menyelesaikan umpan silang Camavinga menjadi gol kemenangan.

Mbappe dan Milestone 100 Gol

Dua gol Mbappe membuatnya mencapai tonggak 100 gol bersama Real Madrid. Meski demikian, pemain asal Prancis itu menegaskan bahwa rekor pribadi bukan hal utama dibandingkan kemenangan tim. “Saya sangat senang, semua orang tahu saya suka mencetak gol, tetapi hari ini itu hanya detail, karena yang terpenting adalah kemenangan tim,” ujarnya kepada Real Madrid TV.

Ia menambahkan bahwa bintang sesungguhnya dalam laga ini adalah kolektivitas tim. “Kami tahu harus memainkan pertandingan besar, permainan tim. Ini hanya bernilai tiga poin, dan kami masih butuh banyak poin untuk memenangi La Liga,” kata Mbappe.

Kunci Taktik: Memutus Rantai Serangan Barcelona

Kemenangan dengan skor Real Madrid 2-1 ini bukan sekadar soal penyelesaian akhir. Madrid di bawah Mourinho memilih tidak meladeni penguasaan bola Barcelona secara langsung. Alih-alih berebut bola, mereka menutup area berbahaya dan langsung menusuk ruang kosong begitu merebut bola.

Peran Aurelien Tchouameni menjadi krusial. Ia tidak terus maju merebut bola, melainkan menjaga ruang di depan bek tengah, sehingga umpan vertikal Pedri dan Raphinha ke lini kedua Barcelona terputus. Madrid juga mengelola sisi sayap Lamine Yamal dengan Cucurella sebagai penjaga utama, tanpa membiarkan tengah lapangan terbuka. Dengan begitu, rantai serangan “Yamal menarik lawan, ruang tengah terbuka, Raphinha menyelesaikan” berhasil diputus hampir sepanjang 90 menit.

Bellingham, meski tanpa gol maupun asis, menjadi titik awal gol kemenangan lewat kemampuannya membawa bola dari lini tengah dan mempercepat transisi. Sementara itu, kiper Andriy Lunin yang diturunkan karena Thibaut Courtois sakit tampil gemilang, termasuk penyelamatan penting atas tembakan Gerard Martin.

Dampak bagi Persaingan Gelar

Kemenangan ini membuat Madrid meraih lima kemenangan beruntun dan menempel ketat Barcelona di puncak klasemen. Bagi Barcelona, kekalahan ini menjadi pelajaran soal manajemen risiko ketika mendorong banyak pemain ke depan demi mengejar kemenangan, sehingga ruang untuk serangan balik Madrid justru terbuka lebar pada menit ke-87.

Dengan skor Real Madrid yang kini hanya berselisih tiga poin dari pemuncak, persaingan gelar La Liga musim ini diprediksi semakin ketat. Mourinho dan pasukannya akan berusaha mempertahankan momentum, sementara Barcelona dituntut memperbaiki transisi bertahannya bila ingin menjaga posisi di puncak.