Gabriel Jesus Cetak Sejarah Baru di El Clásico, Arsenal Malah Dihantui Isu Transfer
Kalimantan Update – 26 Oktober 2026 | Penyerang Timnas Brasil, gabriel jesus, menjadi salah satu nama paling disorot jelang duel panas antara Barcelona dan Real Madrid dalam laga El Clásico yang digelar Minggu (25/10/2026) di Santiago Bernabéu. Laga bertajuk El Clásico edisi ke-10 La Liga Spanyol musim 2026/27 ini menjadi momen bersejarah bagi gabriel jesus, yang untuk pertama kalinya merasakan atmosfer salah satu rivalitas terbesar di dunia sepak bola tersebut. Striker berusia 29 tahun itu disebut siap tampil dan akan mencatatkan debutnya apabila dipercaya masuk lapangan oleh pelatih Barcelona.
Kehadiran gabriel jesus di El Clásico bukan sekadar pelengkap. Sang pemain direkrut Barcelona untuk musim 2026/27 dan langsung menunjukkan performa menjanjikan dengan torehan empat gol serta satu assist dalam tujuh pertandingan pertamanya bersama tim Catalan. Catatan itu membuatnya dipercaya mengisi posisi nomor sembilan, posisi yang selama bertahun-tahun menjadi incaran utama raksasa Spanyol tersebut.
Jejak Panjang dari Palmeiras hingga Catalunya
Perjalanan gabriel jesus menuju panggung El Clásico bukan jalan singkat. Ia meninggalkan Palmeiras pada 2016 untuk bergabung dengan Manchester City dengan nilai transfer sekitar 32,7 juta euro. Sebelum hengkang, ia turut mengantar klub asal Sao Paulo itu menjuarai Copa do Brasil 2015 dan Campeonato Brasileiro 2016. Bersama Manchester City, ia meraih empat gelar Premier League sebelum melanjutkan karier ke Arsenal dan menambah satu trofi liga Inggris lagi.
Di kompetisi antarklub Eropa, gabriel jesus telah mengoleksi 27 gol di Liga Champions, menempatkannya sejajar dengan Rivaldo sebagai salah satu penyerang Brasil tersubur dalam sejarah turnamen tersebut. Rekam jejak itu menjadi alasan mengapa Barcelona rela menebusnya pada bursa transfer musim panas lalu.
Menariknya, El Clásico kali ini mempertemukan dua produk akademi Palmeiras di kubu berseberangan. Di sisi Real Madrid, ada Endrick, penyerang muda yang menyusul jejak gabriel jesus delapan tahun kemudian. Endrick direkrut Los Blancos pada 2024 dengan mahar 35 juta euro plus bonus hingga 25 juta euro. Selama membela tim senior Palmeiras, Endrick tampil dalam 82 laga dengan torehan 21 gol dan tiga assist, serta mempersembahkan dua gelar Brasileirao, satu Supercopa do Brasil, dan dua trofi Campeonato Paulista.
Panggung bagi Para Bintang Brasil
Duel Barcelona kontra Real Madrid kali ini memang kental nuansa samba. Selain gabriel jesus, ada Raphinha di kubu Barcelona, serta Vinícius Júnior, Rodrygo Goes, dan Éder Militão di kubu Real Madrid. Vinícius tercatat sebagai pencetak gol terbanyak Brasil dalam sejarah El Clásico dengan delapan gol, disusul Raphinha dengan tujuh gol. Ronaldo Fenômeno dan Evaristo de Macedo masing-masing mengoleksi enam gol, sementara Ronaldinho Gaúcho dan Rivaldo mencetak lima gol.
Bagi Barcelona, laga ini menjadi kesempatan memperpanjang dominasi atas rival abadinya. Tim asuhan pelatih anyar itu tengah mengejar kemenangan ketujuh dalam delapan pertemuan terakhir melawan Real Madrid. Sementara itu, absennya Vinícius Júnior karena sanksi membuka peluang bagi Endrick untuk tampil, meski keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih José Mourinho.
Arsenal Dihantui Isu Transfer dan Komplain Internal
Di sisi lain, nama gabriel jesus justru menjadi pengingat pahit bagi Arsenal. Klub London utara itu kini diterpa kabar kurang sedap terkait lini depan mereka. Penyerang Viktor Gyokeres, yang didatangkan dari Sporting CP pada 2025 dengan harga 63,5 juta poundsterling, disebut bakal dilepas. Seorang pengamat menilai Gyokeres, yang baru mencetak 21 gol dalam 65 laga bersama Arsenal, tak lagi menjadi bagian inti rencana Mikel Arteta.
Musim ini, Gyokeres hanya sekali menjadi starter di Premier League dan dua kali di Liga Champions. Arsenal bahkan sempat mencoba mendatangkan Julian Alvarez pada bursa transfer musim panas, namun upaya itu gagal. Situasi ini memunculkan spekulasi bahwa The Gunners akan berburu striker baru pada Januari mendatang, dengan Atletico Madrid serta sejumlah klub dari Inggris, Italia, dan Jerman disebut memantau perkembangan Gyokeres.
Di luar urusan lapangan, Arsenal juga dihadapkan pada persoalan internal. Mantan CEO Aston Villa, Keith Wyness, menilai ada keluhan dari dalam klub terkait pemangkasan hingga 60 tenaga kerja yang diumumkan sepekan setelah perpanjangan kontrak Arteta hingga Juni 2030. Menurutnya, pengumuman dua hal yang berseberangan itu menciptakan citra buruk bagi manajemen.
Kesimpulan
El Clásico edisi kali ini menjadi panggung pembuktian bagi gabriel jesus yang tengah mencari tempat di hati publik Barcelona. Di usianya yang menginjak 29 tahun, kesempatan tampil di laga sebesar El Clásico adalah momen yang tidak datang dua kali. Di sisi lain, Arsenal yang pernah dibela gabriel jesus kini harus berbenah, baik di lini depan maupun di ruang ganti, jika ingin tetap bersaing di level tertinggi. Bagi sepak bola Brasil, duel ini sekaligus menjadi bukti bahwa akademi Palmeiras terus melahirkan talenta yang mampu bersinar di panggung dunia.
