Barracas Central Comeback Dramatis di Claudio Tapia, Kalahkan Estudiantes de Río Cuarto 2-1
Kalimantan Update – 26 Oktober 2026 | Barracas Central kembali menunjukkan mentalitas juara saat menjamu Estudiantes de Río Cuarto dalam laga pekan ke-14 Torneo Clausura 2026 di Estadio Claudio Fabián Tapia. Sempat tertinggal lebih dulu, tim berjuluk El Guapo itu bangkit dan menutup pertandingan dengan kemenangan 2-1, sebuah hasil yang membawa barracas central merangsek ke posisi enam klasemen Zona B dan memperkuat peluang lolos ke babak playoff.
Pertandingan yang digelar pada Minggu malam waktu setempat berjalan lambat di babak pertama. Kedua tim tampak berhati-hati, dan peluang emas baru muncul pada menit ke-11 ketika Yonatthan Rak menyundul bola hasil sepak pojok, namun kiper tamu Lautaro Herrera masih sigap mengamankan gawangnya. Estudiantes sempat mengancam lewat aksi akrobatik Gabriel Alanís yang memaksa Marcelo Miño melakukan penyelamatan penting.
Petaka bagi tuan rumah datang menjelang turun minum. Berawal dari penyapuan bola yang kurang sempurna dari kiper Miño, Ibrahim Hesar tanpa ampun melepaskan tembakan keras ke gawang kosong dan membawa León del Imperio unggul 1-0 pada menit ke-43. Sebelumnya, pelatih Estudiantes Rubén Forestello terpaksa melakukan dua pergantian wajib karena cedera yang dialami Matías Valenti dan Mauro Valiente, yang digantikan Agustín Quiroga dan Martín Garnerone.
Kebangkitan Kilat El Guapo
Memasuki babak kedua, Barracas Central mengambil alih kendali permainan. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-21 lewat gol spektakuler Enzo Taborda, tendangan kaki kirinya melengkung ke sudut kiri gawang Herrera dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol tersebut tercatat sebagai gol pertama Taborda di kasta tertinggi sepak bola Argentina.
Situasi makin berat bagi tim tamu. Hanya berselang satu menit setelah gol penyama, bek Gonzalo Maffini diusir wasit Andrés Merlos akibat tekel keras terhadap Gonzalo Maroni. Bermain dengan sepuluh pemain, Estudiantes kewalahan menghadapi gelombang serangan barracas central. Pada menit ke-29, Rafael Barrios menyambut sepak pojok yang sebelumnya disundul Gastón Campi dan menaklukkan Herrera untuk kedua kalinya, sekaligus mencatatkan namanya di papan skor untuk pertama kali bersama klub.
Kemenangan ini terasa istimewa bagi skuad asuhan Damián Ayude. Tambahan tiga poin membuat barracas central menggeser Sarmiento ke posisi ketujuh dan menyamai perolehan 22 poin milik Belgrano. Bagi Estudiantes de Río Cuarto, kekalahan ini memperpanjang derita mereka yang sudah dipastikan turun kasta ke Primera Nacional, dengan rekor sembilan kekalahan, tiga imbang, dan dua kemenangan di Torneo Clausura.
Kontroversi dan Catatan Statistik
Laga ini tak lepas dari sorotan. Pelatih Forestello menyayangkan sejumlah keputusan wasit, terutama pada proses terciptanya gol kedua Barracas yang ia nilai diawali pelanggaran. Ia menyebut bahwa banyak kejadian kecil di sekitar area permainan memengaruhi jalannya pertandingan, meski ia enggan menjadikannya alasan utama kekalahan.
Secara historis, hasil ini sejalan dengan dominasi barracas central atas Estudiantes de Río Cuarto. Dari tiga pertemuan yang tercatat sejak 2019 hingga 2026, El Guapo menang dua kali, seri satu kali, dan belum pernah kalah. Data pertemuan sebelum musim 2010 tidak tercatat dalam basis data resmi, sehingga tidak dihitung dalam rekap tersebut.
- Skor akhir: Barracas Central 2-1 Estudiantes de Río Cuarto
- Pencetak gol: Ibrahim Hesar (43′) untuk Estudiantes; Enzo Taborda (66′) dan Rafael Barrios (74′) untuk Barracas Central
- Kartu merah: Gonzalo Maffini (Estudiantes, 67′)
- Stadion: Claudio Fabián Tapia
- Kompetisi: Torneo Clausura 2026, pekan ke-14
Selanjutnya, Barracas Central dijadwalkan bertandang ke markas Belgrano pada Minggu, 1 November pukul 18.30 waktu setempat, sementara Estudiantes de Río Cuarto akan menjamu Gimnasia de La Plata pada Jumat, 30 Oktober. Dengan dua laga tersisa, posisi barracas central di zona playoff masih bisa berubah, dan konsistensi menjadi kunci untuk mengamankan tiket ke babak gugur.
Secara keseluruhan, pertandingan ini membuktikan bahwa semangat pantang menyerah menjadi modal utama Barracas Central dalam mengarungi kompetisi domestik yang kompetitif. Meski sempat tertinggal dan dihantui tekanan, El Guapo mampu membalikkan keadaan dalam kurun waktu kurang dari sepuluh menit, memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan cerdas, serta menunjukkan efektivitas serangan bola mati yang menjadi ciri khas permainan mereka musim ini.
Penulis: Rudi Hamdani
Editor: Sukardi
Sumber Berita: La Nación, Diario Panorama, TNT Sports
