Kalimantan Update – 02 Oktober 2026 | Laga portugal vs denmark di Stadion Parken, Kopenhagen, menjadi salah satu pertandingan paling dramatis dalam lanjutan UEFA Nations League Grup A4. Portugal sukses membekuk tuan rumah Denmark dengan skor 4-2, meski harus tampil tanpa megabintang Cristiano Ronaldo. Kemenangan ini mempertegas dominasi Selecao yang belum terkalahkan di fase grup, sekaligus menjawab keraguan publik atas situasi internal tim.
Drama menjelang portugal vs denmark sebenarnya sudah mencuat sejak beberapa hari sebelumnya. Ronaldo, yang kini berusia 41 tahun, meninggalkan kamp latihan Portugal setelah berselisih dengan pelatih Jorge Jesus. Sang kapten hengkang ke Madrid dengan jet pribadi setelah absen dalam sesi latihan ketiga berturut-turut. Pemicunya adalah pernyataan Jesus dalam konferensi pers yang menyebut Ronaldo tidak akan menjadi starter melawan Denmark, beberapa hari setelah ia hanya duduk di bangku cadangan saat Portugal menang 2-1 atas Norwegia.
Namun, absennya Ronaldo nyatanya tidak mengganggu performa Portugal. Sejak menit awal, pasukan Jorge Jesus tampil menekan. Joao Cancelo membuka keunggulan pada menit ke-13 setelah memanfaatkan kombinasi apik dengan Goncalo Ramos. Sebelumnya, Ramos sempat membentur tiang gawang, menandakan betapa agresifnya serangan Portugal. Denmark sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-23 melalui aksi spektakuler Mikkel Damsgaard yang melepaskan tembakan melengkung ke sudut jauh gawang.
Keunggulan Portugal kembali diraih hanya tiga menit berselang. Bruno Fernandes, yang mengenakan ban kapten menggantikan Ronaldo, mengirim umpan terobosan indah kepada Goncalo Ramos. Penyerang AC Milan itu dengan tenang menaklukkan kiper Mads Hermansen. Itu menjadi gol internasional kedua Ramos dalam kurun empat hari, membuktikan kepercayaan Jorge Jesus kepadanya berbuah manis.
Babak kedua berjalan lebih sengit. Denmark menyamakan kedudukan lagi pada menit ke-53. Damsgaard kembali menjadi arsitek, melepaskan umpan brilian kepada Rasmus Hojlund, yang dengan cungkilannya melewati Diogo Costa. Menariknya, Hojlund merayakan gol tersebut dengan gaya khas Ronaldo, seolah memberi sindiran halus terhadap situasi yang tengah memanas.
Namun, Portugal tak butuh waktu lama untuk merespons. Pada menit ke-67, Vitinha menyambut umpan Fernandes dengan sundulan tajam ke sudut bawah gawang. Gol itu membangkitkan semangat tim tamu. Joao Felix kemudian memastikan kemenangan pada menit ke-87 melalui tembakan yang membentur pemain lawan. Bagi Felix, itu adalah gol ketiga beruntun bagi negaranya, menegaskan ketajamannya bersama Al-Nassr.
Kemenangan pada laga portugal vs denmark ini membuat Portugal kokoh di puncak Grup A4 dengan keunggulan enam poin. Jorge Jesus menegaskan bahwa timnya tetap solid meski ada gejolak di luar lapangan. “Saya tidak memegang kelompok. Saya memiliki kelompok yang percaya pada ide-ide pelatih,” ujarnya usai pertandingan. Ia juga menyatakan memiliki hati nurani yang bersih dan menegaskan bahwa para pemain berjalan seiring dengan visinya.
Bagi Bruno Fernandes, laga ini menjadi panggung pembuktian. Bermain di posisi nomor 10, peran favoritnya, ia tampil dominan dengan dua asis krusial. Kombinasi apik antara Fernandes, Ramos, dan Cancelo membuat lini pertahanan Denmark kewalahan sepanjang pertandingan.
| Menit | Pencetak Gol | Skor |
|---|---|---|
| 13′ | Joao Cancelo (Portugal) | 0-1 |
| 23′ | Mikkel Damsgaard (Denmark) | 1-1 |
| 26′ | Goncalo Ramos (Portugal) | 1-2 |
| 53′ | Rasmus Hojlund (Denmark) | 2-2 |
| 67′ | Vitinha (Portugal) | 2-3 |
| 87′ | Joao Felix (Portugal) | 2-4 |
Dengan hasil ini, Portugal mencatatkan hanya satu kekalahan dalam 13 pertandingan terakhir (menang 9, seri 3). Sementara itu, Denmark harus mengakui keunggulan lawan meski sempat dua kali menyamakan kedudukan. Pelatih Denmark, Brian Riemer, akan mengevaluasi pertahanan timnya yang terlalu mudah ditembus oleh serangan balik cepat Portugal.
Pertandingan portugal vs denmark menjadi bukti bahwa Selecao memiliki kedalaman skuad yang mumpuni. Tanpa Ronaldo, mereka tetap mampu tampil tajam dan mendominasi. Namun, saga antara Ronaldo dan Jorge Jesus masih menyisakan tanda tanya besar tentang masa depan sang kapten di tim nasional. Apakah ini akhir dari era Ronaldo bersama Portugal, ataukah hanya badai sementara yang akan segera berlalu? Yang jelas, di atas lapangan, Portugal membuktikan bahwa mereka tetap tim yang menakutkan di Eropa.
Kemenangan ini juga memberikan tekanan positif bagi Jorge Jesus yang baru menukangi Portugal setelah Piala Dunia 2026, menggantikan Roberto Martinez. Dengan performa seperti ini, Portugal semakin dijagokan sebagai salah satu kandidat juara Nations League musim ini. Denmark, di sisi lain, harus segera bangkit jika ingin menjaga peluang lolos dari fase grup yang semakin ketat.

