Pemkab Kukar Usulkan Anggaran Beasiswa 2027 Tetap Rp21 Miliar, Fokus Jaga Program Pendidikan
Kalimantan Update – 30 Oktober 2026 | Pemkab Kukar Usulkan Anggaran Beasiswa 2027 Tetap Rp21 Miliar menjadi langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan program bantuan pendidikan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Usulan tersebut disampaikan kepada DPRD Kukar dengan mempertimbangkan proyeksi kemampuan fiskal daerah yang diperkirakan tidak jauh berbeda dari tahun ini. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kukar, Fathul Alamin, menegaskan bahwa pemerintah daerah belum memasang target penambahan anggaran untuk tahun depan.
“Untuk 2027, sementara ini kita mengusulkan agar jumlahnya tetap sama seperti tahun ini. Berdasarkan proyeksi dari Bappeda maupun kapasitas fiskal daerah, kondisinya tidak jauh berbeda dengan tahun ini,” kata Fathul di Tenggarong, Kamis (29/10/2026).
Pada 2026, anggaran beasiswa yang telah disalurkan mencapai Rp21 miliar. Nilai tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2025, baik dari sisi anggaran maupun jumlah penerima. Realisasi penyaluran beasiswa stimulan untuk pelajar SMA, mahasiswa jenjang S1, dan santri pondok pesantren telah rampung. Beasiswa tematik tahap pertama juga telah diselesaikan, sedangkan penyaluran tahap kedua untuk tenaga kesehatan masih dipersiapkan.
Program beasiswa Kukar Idaman Terbaik terbagi dalam tiga kategori, yakni beasiswa stimulan, bantuan pendidikan, dan beasiswa tematik. Ketiganya memiliki sasaran yang berbeda sesuai kebutuhan penerima. “Jadi beasiswa stimulan diberikan berdasarkan prestasi akademik maupun nonakademik. Sementara itu, bantuan pendidikan menyasar masyarakat kurang mampu dengan menggunakan basis DTSEN sebagai salah satu acuan,” jelas Fathul.
Adapun beasiswa tematik disiapkan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di Kukar, terutama pada bidang yang masih kekurangan tenaga profesional. Salah satu contohnya adalah bidang kedokteran untuk memenuhi kebutuhan tenaga dokter. Besaran bantuan juga disesuaikan dengan jenis program. Beasiswa stimulan untuk pelajar SMA dan santri masing-masing sebesar Rp3 juta, sedangkan mahasiswa S1 menerima Rp5 juta.
Untuk beasiswa tematik, pembiayaan ditanggung penuh berdasarkan perjanjian kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. “Nominalnya berbeda-beda sesuai ketentuan masing-masing perguruan tinggi,” terangnya.
Ditegaskan Fathul, anggaran beasiswa tersebut terpisah dari alokasi belanja pendidikan sebesar 20 persen yang dikelola melalui Dinas Pendidikan. Dengan demikian, program beasiswa memiliki pos anggaran tersendiri dalam penganggaran pemerintah daerah. Hal ini memastikan bahwa alokasi untuk beasiswa tidak mengganggu pemenuhan kewajiban belanja pendidikan sesuai amanat undang-undang.
Pemkab Kukar Usulkan Anggaran Beasiswa 2027 Tetap Rp21 Miliar juga menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah konsisten mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui jalur pendidikan. Meski demikian, besaran final masih menunggu proses pembahasan dan penetapan anggaran daerah bersama DPRD. “Besaran anggaran beasiswa untuk 2027 selanjutnya masih menunggu proses pembahasan dan penetapan anggaran daerah,” pungkasnya.
Dengan usulan ini, masyarakat diharapkan dapat terus mengakses bantuan pendidikan, terutama bagi pelajar berprestasi dan keluarga kurang mampu. Program beasiswa Kukar Idaman Terbaik menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong angka partisipasi pendidikan di Kutai Kartanegara. Pemkab Kukar Usulkan Anggaran Beasiswa 2027 Tetap Rp21 Miliar menunjukkan komitmen untuk menjaga stabilitas dukungan pendidikan di tengah keterbatasan fiskal.
Sebagai kesimpulan, langkah Pemkab Kukar mempertahankan alokasi beasiswa sebesar Rp21 miliar pada 2027 merupakan upaya realistis untuk menjaga kesinambungan program pendidikan. Masyarakat kini menantikan hasil pembahasan anggaran yang akan menentukan kepastian besaran beasiswa tahun depan.
