Grêmio vs Atlético Paranaense: Kemenangan 2-0 Bawa Tricolor Keluar dari Zona Degradasi, Inter Terpuruk ke Z-4
Kalimantan Update – 31 Oktober 2026 | Laga grêmio vs atlético paranaense pada pekan ke-33 Campeonato Brasileiro 2026 berakhir dengan kemenangan penting bagi tuan rumah. Bermain di Arena do Grêmio, Porto Alegre, pada Kamis (29/10/2026), Grêmio sukses mengalahkan Atlético Paranaense dengan skor 2-0 berkat gol Marlon dan Fabian Balbuena. Hasil ini menjadi momen krusial dalam pertarungan grêmio vs atlético paranaense karena membawa Tricolor keluar dari zona degradasi sekaligus mendorong rival sekota, Internacional, masuk ke Z-4.
Pertandingan grêmio vs atlético paranaense berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Grêmio yang dilatih Renato Portaluppi tampil agresif memanfaatkan dukungan penuh suporter di kandang. Gol pembuka lahir pada menit ke-39 babak pertama. Marlon mengeksekusi tendangan bebas dari sisi kanan dengan sempurna, bola meluncur ke sudut gawang yang tak mampu dijangkau kiper Mycael. Skor 1-0 untuk tuan rumah bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Grêmio tak mengendurkan tekanan. Baru enam menit setelah peluit kedua berbunyi, tepatnya menit ke-52, Fabian Balbuena menggandakan keunggulan. Bek asal Paraguay itu memanfaatkan bola muntahan dari situasi tendangan sudut dan menyundul bola ke gawang Atlético Paranaense. Skor berubah 2-0 dan menjadi hasil akhir pertandingan grêmio vs atlético paranaense.
Sepanjang laga, Atlético Paranaense kesulitan menembus pertahanan rapat Grêmio. Disiplin taktik dan organisasi pertahanan yang solid membuat Furacão minim peluang. Kiper Grêmio, Weverton, tetap tampil sigap ketika dipanggil. Pada menit ke-15 babak kedua, ia melakukan dua penyelamatan beruntun, termasuk menepis tembakan João Cruz yang mengarah ke sudut atas gawang serta menyelamatkan sundulan Aguirre. Aksi tersebut menjaga keunggulan tuan rumah tetap utuh.
Di sisi lain, Grêmio sebenarnya berpeluang menambah gol. Enamorado melewatkan dua peluang emas di babak kedua, sementara Carlos Vinícius dan Noriega terus merepotkan lini belakang Atlético Paranaense. Meski begitu, skor 2-0 sudah cukup untuk mengamankan tiga poin penuh.
Kemenangan ini menjadi yang kedua beruntun bagi Grêmio setelah sebelumnya mengalahkan Coritiba pada Senin (26/10/2026). Enam poin dari dua laga membuat Tricolor kini mengoleksi 37 poin dan naik ke peringkat ke-15 klasemen, keluar dari zona merah. Sebaliknya, hasil ini membawa dampak buruk bagi Internacional yang kini terpuruk di posisi ke-17 dengan 35 poin, masuk ke zona degradasi bersama Remo (29 poin) dan Chapecoense (21 poin).
Sementara itu, kekalahan di laga grêmio vs atlético paranaense membuat Atlético Paranaense gagal memperbaiki posisinya. Furacão tetap di peringkat kelima dengan 54 poin, tertahan bersama Fluminense yang juga mengoleksi angka sama. Pelatih Atlético Paranaense mengakui timnya kesulitan mengatasi tekanan tuan rumah dan memanfaatkan peluang yang ada.
Di papan atas klasemen, Flamengo masih kokoh di puncak dengan 73 poin setelah menggulung Vasco 4-1. Palmeiras menguntit di posisi kedua dengan 70 poin, disusul Cruzeiro di peringkat ketiga dengan 57 poin. Persaingan gelar masih terbuka lebar karena kompetisi menyisakan lima pekan lagi.
Bagi Grêmio, fokus kini terbagi. Tim akan menghadapi Atlético-MG pada laga pertama semifinal Copa do Brasil di kandang lawan pada Minggu (1/11/2026). Di ajang Brasileirão, tantangan berat menanti melawan Flamengo. Namun, Carlos Vinícius dipastikan absen karena menerima kartu kuning ketiga saat menghadapi Atlético Paranaense, sehingga Renato Portaluppi harus memutar otak mencari pengganti.
Kemenangan pada laga grêmio vs atlético paranaense ini memberi harapan baru bagi Grêmio untuk keluar dari krisis. Konsistensi di sisa musim menjadi kunci agar tim tetap bertahan di Série A. Dengan moral yang sedang naik, Tricolor berpeluang melanjutkan tren positif. Sementara bagi Atlético Paranaense, hasil ini menjadi pukulan dalam upaya menjaga posisi di lima besar. Pertarungan di sisa musim dipastikan semakin sengit, baik di papan atas maupun papan bawah.
Penulis: Sukardi
Editor: Tri Widodo
Sumber Berita: AU Online, Flamengo News, Brasil 247
