MacBook Pro M5 Pro Resmi Meluncur, Layar Sentuh OLED Pertama di Sejarah Mac
Kalimantan Update – 31 Oktober 2026 | Apple akhirnya resmi memperkenalkan generasi terbaru laptop profesionalnya, dan kehadiran macbook pro m5 pro menjadi salah satu momen paling bersejarah dalam lini produk Mac. Untuk pertama kalinya, Apple menghadirkan layar sentuh pada MacBook Pro, sebuah perubahan besar yang selama bertahun-tahun dihindari perusahaan. Perangkat ini dipersenjatai chip M5 Pro dan M5 Max, serta membawa teknologi layar PROLED XDR berbasis OLED tandem yang diklaim sebagai layar laptop terbaik di dunia. Peluncuran ini menjadi perbincangan hangat di kalangan kreator konten, desainer grafis, fotografer, hingga editor video profesional.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Apple pada akhir Oktober 2026. Pemesanan dibuka mulai 28 Oktober 2026, sementara penjualan perdana dijadwalkan pada 6 November 2026. Laptop tersedia dalam dua ukuran, yakni 14,2 inci dan 16,3 inci, dengan dimensi layar yang sedikit lebih luas dibanding generasi sebelumnya tanpa menambah ukuran fisik perangkat secara keseluruhan.
Layar PROLED XDR: Terang, Tajam, dan Sentuh
Keunggulan utama macbook pro m5 pro terletak pada panel PROLED XDR yang memadukan teknologi tandem OLED dengan algoritma mesin tampilan canggih. Layar ini menawarkan kecerahan puncak hingga 2.000 nits, rasio kontras 10.000.000:1, serta refresh rate adaptif hingga 120Hz. Cakupan warnanya sangat luas, mendukung standar P3 dan kini juga Adobe RGB, dengan peningkatan terutama pada rentang warna hijau dan cyan. Apple juga menyertakan dukungan lebih dari 80 persen standar Rec. 2020 untuk penyuntingan video HDR dan color grading. Bagi pengguna yang membutuhkan perlindungan terhadap pantulan cahaya, tersedia opsi layar nano-texture.
Fitur layar sentuh membuka cara kerja yang benar-benar baru. Desainer grafis kini dapat menggunakan seluruh area layar tanpa lagi dibatasi oleh trackpad saat menggambar. Pengguna tetap bisa memanfaatkan keyboard dan trackpad seperti biasa, sehingga sentuhan menjadi pelengkap, bukan pengganti. Layar sentuh ini juga dapat dikombinasikan dengan pintasan keyboard yang sudah ada.
Desain Baru dan Kembalinya Logo Menyala
Bersamaan dengan peralihan ke layar sentuh OLED, logo Mac yang menyala di bagian belakang perangkat kembali hadir. Bingkai layar dibuat lebih tipis, dan notch digantikan Dynamic Island yang serupa dengan iPhone. Fitur ini menjadi wadah baru bagi Spotlight, Live Activities, dan AI Siri. Menariknya, Face ID tidak disertakan, sehingga hanya mengandalkan kamera. Bobot perangkat pun berkurang 200 hingga 300 gram dibanding MacBook Pro non-sentuh, berkat engsel baru dan desain yang lebih tipis serta ringan.
Chip M5 Pro dan M5 Max untuk Beban Kerja Berat
Dari sisi performa, macbook pro m5 pro dirancang untuk menangani pekerjaan berat seperti pengeditan video 8K, pemodelan 3D, dan pemrosesan AI. Perangkat ini menawarkan memori terpadu hingga 128GB serta penyimpanan hingga 16TB. Apple mengklaim daya tahan baterainya mencapai 24 jam. Fitur lain mencakup sistem audio enam speaker, Thunderbolt 5, Wi-Fi 7, dan Bluetooth 6.
Sebagai perbandingan, generasi M6 yang lebih baru membawa peningkatan pada jumlah inti, AI on-device yang lebih kuat, bandwidth memori lebih tinggi, serta konektivitas nirkabel modern. Chip M6 berproses 2nm dengan CPU 12 inti, sementara M5 berbasis 3nm dengan CPU 10 inti. Meski demikian, bagi pemilik macbook pro m5 pro, peningkatan tersebut belum tentu sepadan dengan biaya tambahan yang harus dikeluarkan.
Harga Selangit, Setara Mobil
Apple mematok harga 14,2 inci mulai 3.300 euro untuk konfigurasi 24GB/1TB, dan 3.900 euro untuk model 16,3 inci. Di pasar Indonesia, harga konfigurasi tertinggi macbook pro m5 pro dilaporkan menembus sekitar Rp254,6 juta, angka yang setara dengan harga sebuah mobil. Mahalnya perangkat ini tidak lepas dari kebutuhan pengolahan data besar, penggunaan AI, serta komponen layar dan chip kelas atas. Kapasitas RAM, ruang penyimpanan, kecepatan prosesor, dan kualitas layar menjadi faktor utama yang mendorong harga.
| Model | Ukuran Layar | Konfigurasi | Harga |
|---|---|---|---|
| MacBook Pro M5 Pro | 14,2 inci | 24GB/1TB | 3.300 euro |
| MacBook Pro M5 Pro | 16,3 inci | Konfigurasi tinggi | 3.900 euro |
| Konfigurasi tertinggi | 16,3 inci | Hingga 128GB/16TB | ±Rp254,6 juta |
Kehadiran macbook pro m5 pro menandai babak baru bagi lini MacBook Pro. Layar sentuh OLED, chip M5 Pro dan M5 Max, serta desain lebih ringan menjadikannya perangkat yang menggabungkan kemewahan dan produktivitas. Namun, harga premium membuatnya lebih tepat menyasar profesional yang mengandalkan performa tinggi untuk pekerjaan sehari-hari. Bagi konsumen umum, perangkat ini lebih menjadi simbol kemampuan teknologi Apple ketimbang kebutuhan mendesak.
