Rockets Hancurkan Thunder 119-98, Krisis Cedera Mulai Gerogoti Oklahoma City
Kalimantan Update – 02 November 2026 | Duel rockets vs thunder di Toyota Center, Houston, Texas, pada Sabtu malam waktu setempat (31/10/2026), berakhir dengan kemenangan meyakinkan tuan rumah. Houston Rockets menundukkan Oklahoma City Thunder dengan skor 119-98, sekaligus memperpanjang tren negatif tim tamu di awal musim NBA 2026/2027. Kekalahan ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi Thunder setelah sebelumnya memulai musim dengan empat kemenangan beruntun.
Pertandingan rockets vs thunder ini menjadi sorotan karena Oklahoma City tampil tanpa salah satu pilar utamanya. Sehari sebelum laga, Thunder mengumumkan bahwa Chet Holmgren akan absen setidaknya dua bulan akibat cedera lutut kanan. Kondisi tersebut jelas memengaruhi keseimbangan permainan tim asuhan pelatih kepala mereka, terutama di area pertahanan dalam dan rotasi pemain.
Di kubu Rockets, Jabari Smith Jr. tampil sebagai bintang dengan torehan 30 poin dan sembilan rebound. Ia menembakkan 10 dari 18 percobaan lapangan, termasuk enam dari 12 tripoin. Marcus Smart menyusul dengan 24 poin berkat akurasi tujuh dari sepuluh tembakan tiga angka. Secara keseluruhan, Houston menembak 46 persen dari lapangan dan 18 dari 41 dari garis tiga poin.
Alperen Sengun, yang kembali ke lineup setelah absen dua laga karena nyeri punggung bawah, mencatat near triple-double dengan 16 poin, sembilan rebound, dan 10 asisten. Kevin Durant menambahkan 14 poin dalam kemenangan ini. Sementara itu, Houston harus bermain tanpa Fred VanVleet yang menjalani manajemen cedera lutut kanan, serta Reed Sheppard yang absen untuk kedua kalinya karena nyeri punggung bawah.
Dari kubu Thunder, Shai Gilgeous-Alexander menjadi pencetak angka terbanyak dengan 26 poin dari 10 dari 20 tembakan. Kenrich Williams dan Bennett Stirtz masing-masing menyumbang 11 poin, sedangkan Isaiah Hartenstein dan Jared McCain menambahkan 10 poin. Oklahoma City menembak 44 persen secara keseluruhan, tetapi hanya 10 dari 32 dari jarak tiga poin, sebuah catatan yang jauh di bawah standar mereka.
Laga rockets vs thunder ini praktis ditentukan pada kuarter kedua. Memimpin 37-30 satu menit memasuki periode tersebut, Rockets melesat dengan laju 18-4 hingga unggul 55-34 lewat tip-in Amen Thompson dengan sisa 6:10 menit di babak pertama. Thunder sempat memperkecil jarak dengan mencetak 17-8 pada enam menit terakhir, sehingga skor turun menjadi 62-51 saat turun minum.
Namun, Houston kembali menjauh di awal kuarter ketiga. Rentetan 8-0 yang diakhiri tripoin Smith membuat Rockets unggul 19 poin dengan sisa 10 menit. Sepanjang sisa pertandingan, keunggulan tuan rumah tidak pernah turun di bawah 12 poin, memastikan kemenangan 119-98 atas Oklahoma City.
| Pemain | Tim | Poin | Rebound/Asisten |
|---|---|---|---|
| Jabari Smith Jr. | Rockets | 30 | 9 rebound |
| Marcus Smart | Rockets | 24 | 7/10 tripoin |
| Alperen Sengun | Rockets | 16 | 9 rebound, 10 asisten |
| Kevin Durant | Rockets | 14 | – |
| Shai Gilgeous-Alexander | Thunder | 26 | 10/20 tembakan |
| Kenrich Williams | Thunder | 11 | – |
| Bennett Stirtz | Thunder | 11 | – |
Kekalahan dalam laga rockets vs thunder ini menegaskan bahwa krisis cedera menjadi tantangan serius bagi Oklahoma City. Kehilangan Holmgren untuk periode panjang membuat Thunder harus mencari solusi rotasi, terutama menghadapi tim-tim dengan kekuatan di area dalam seperti Houston. Di sisi lain, Rockets menunjukkan kedalaman skuad yang mumpuni meski tanpa VanVleet dan Sheppard.
Bagi Thunder, jadwal berikutnya adalah bertandang ke Cleveland pada Senin malam. Pertandingan itu akan menjadi ujian berikutnya bagi Gilgeous-Alexander dan rekan-rekan untuk bangkit dari dua kekalahan beruntun. Sementara Rockets berupaya mempertahankan momentum positif di kandang sendiri.
Secara keseluruhan, duel rockets vs thunder kali ini bukan sekadar soal skor akhir. Pertandingan ini memperlihatkan bagaimana kedalaman skuad dan kondisi fisik pemain menjadi faktor penentu di awal musim yang padat. Houston memanfaatkan peluang dengan agresivitas tembakan tiga angka, sementara Oklahoma City masih berjuang menyesuaikan diri dengan absennya pemain kunci. Jika krisis cedera berlanjut, perjalanan Thunder di musim ini diprediksi akan menghadapi banyak rintangan.
Dengan kemenangan ini, Rockets membuktikan bahwa mereka mampu tampil solid tanpa beberapa pemain inti. Adapun Thunder, mereka dituntut segera menemukan ritme permainan sebelum jarak dengan tim-tim papan atas semakin melebar. Laga rockets vs thunder menjadi cermin awal bahwa konsistensi dan kesiapan fisik akan sangat menentukan arah perjalanan kedua tim sepanjang musim 2026/2027.
