Cruz Azul Bungkam León 2-1: Penalti Kontroversial Jadi Titik Balik di Estadio Azteca
Kalimantan Update – 03 November 2026 | Laga cruz azul vs león yang digelar di Estadio Azteca pada Minggu malam waktu setempat menjadi salah satu pertandingan paling dramatis pada jornada ke-15 Apertura 2026 Liga MX. Cruz Azul keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1 atas León, namun kemenangan tersebut tidak lepas dari sorotan, terutama terkait keputusan penalti yang dianggap menjadi titik balik pertandingan.
Pertandingan cruz azul vs león sendiri berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. León yang dilatih Javier Gandolfi tampil disiplin dan berhasil menahan gempuran tuan rumah selama babak pertama. Kiper Óscar García beberapa kali melakukan penyelamatan penting, termasuk saat menepis sundulan Gabriel Fernández pada menit ke-12 dan tembakan Gonzalo Piovi delapan menit berselang.
Penalti Kontroversial dan Kartu Merah
Namun, situasi berubah drastis pada menit ke-53 ketika Rodrigo Echeverría dianggap melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti terhadap Carlos Rodríguez. Wasit Luis Enrique Santander sempat meninjau monitor VAR sebelum akhirnya menunjuk titik putih. Andrés Montaño yang ditunjuk sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan dan membawa Cruz Azul unggul 1-0 pada menit ke-56.
Keputusan penalti tersebut menuai polemik. Analis olahraga David Faitelson melalui akun media sosialnya mempertanyakan keputusan wasit yang menguntungkan Cruz Azul, meskipun ia justru dikritik balik oleh warganet karena dianggap bungkam saat penalti kontroversial diterima América dalam laga melawan Toluca.
Gandolfi dalam konferensi pers pascapertandingan menyatakan bahwa penalti tersebut mengubah jalannya pertandingan secara total. “Pertandingan sepenuhnya terkendali hingga penalti. Perencanaan yang kami siapkan berjalan sempurna, tetapi setelah itu pertandingan berubah,” ujarnya. Ia juga menyoroti penurunan efektivitas lini serang León yang kesulitan memanfaatkan peluang.
Paradela Perlebar Keunggulan
Keunggulan Cruz Azul bertambah pada menit ke-72 melalui gol José Paradela. Gelandang asal Argentina itu melepaskan tembakan voli dari luar kotak penalti yang berbelok arah setelah mengenai bek León, sehingga bola tak mampu dijangkau Óscar García. Skor menjadi 2-0 untuk tuan rumah.
León baru memperkecil ketertinggalan pada menit ke-90+10 melalui penalti yang dieksekusi José Alvarado. Gol tersebut menjadi hiburan semata bagi tim tamu yang harus pulang dengan tangan kosong. Kemenangan ini membuat Cruz Azul mengoleksi 29 poin dari 15 laga, hasil dari sembilan kemenangan, dua imbang, dan empat kekalahan, dengan selisih gol +10.
Klasemen dan Peluang Liguilla
Dengan hasil ini, Cruz Azul menempati posisi ketiga klasemen sementara, terpaut selisih gol dari América (+15) dan Chivas (+11) yang juga mengoleksi 29 poin. Pelatih Joel Huiqui menegaskan timnya masih berambisi merebut posisi puncak. “Tiga tim yang bersaing di puncak telah menjalani kampanye yang hebat. Selisihnya tipis, tetapi kami mengincar posisi teratas, itu salah satu target kami,” tegasnya.
Sementara itu, León tertahan di posisi ketujuh dengan 22 poin, sama dengan Tijuana di posisi keenam dan Santos di posisi kedelapan. Dengan dua pertandingan tersisa, persaingan menuju Liguilla masih sangat terbuka. Gandolfi menyerukan kepada anak asuhnya untuk tetap fokus dan meraih kemenangan saat menjamu Chivas pada laga berikutnya agar nasib mereka sepenuhnya bergantung pada hasil sendiri.
Kemenangan dalam laga cruz azul vs león ini pun mempertegas status Cruz Azul sebagai salah satu kandidat kuat juara Apertura 2026. Namun, sorotan terhadap kualitas wasit dan konsistensi keputusan penalti di Liga MX kembali mencuat, terutama setelah laga cruz azul vs león yang penuh kontroversi ini. Bagi León, kekalahan dalam pertandingan cruz azul vs león menjadi pukulan telak yang mempersempit ruang gerak mereka di sisa musim.
Secara keseluruhan, duel cruz azul vs león menyajikan drama lengkap: taktik defensif yang solid, eksekusi penalti yang menentukan, serta perdebatan arbitrase yang tak terhindarkan. Kedua tim kini harus memusatkan perhatian pada dua laga terakhir yang akan menentukan langkah mereka menuju fase gugur.
