Kalimantan Update – 06 Oktober 2026 | Pertamina SMEXPO Regional Yogyakarta 2026 Hadirkan 47 UMKM dalam gelaran yang berlangsung meriah di Pasar Ngasem, Yogyakarta, pada 2 hingga 4 Oktober 2026. Ajang tahunan yang digelar PT Pertamina (Persero) ini menjadi panggung bagi puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dari berbagai daerah untuk memperluas akses pasar sekaligus membangun kemitraan strategis dengan berbagai sektor industri.
Penyelenggaraan kali ketiga di Pasar Ngasem ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-270 Kota Yogyakarta yang mengusung tema Otentik Konkret. Suasana pasar tradisional yang kental dengan nuansa budaya Yogyakarta menjadi latar belakang yang tepat untuk menampilkan produk-produk unggulan UMKM, mulai dari fesyen, kerajinan, hingga kuliner khas daerah.
Dalam gelaran Pertamina SMEXPO Regional Yogyakarta 2026 Hadirkan 47 UMKM ini, para pelaku usaha yang terlibat tidak hanya berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Peserta juga datang dari Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Aceh. Keberagaman asal daerah peserta menunjukkan bahwa SMEXPO menjadi ajang yang inklusif dan berskala nasional, membuka peluang kolaborasi lintas wilayah yang lebih luas.
Temu Bisnis Jadi Magnet Utama
Salah satu agenda yang paling dinantikan dalam Pertamina SMEXPO Regional Yogyakarta 2026 Hadirkan 47 UMKM adalah sesi temu bisnis. Forum ini mempertemukan para pelaku UMKM dengan calon pembeli dari berbagai sektor, seperti perhotelan, katering, pariwisata, restoran, serta instansi pemerintah. Pertemuan semacam ini dinilai krusial karena mampu menjembatani kebutuhan pasar dengan kapasitas produksi yang dimiliki para pelaku usaha kecil.
Direktur Penunjang Bisnis PT Pertamina (Persero), M. Erry Sugiharto, menjelaskan bahwa SMEXPO dirancang sebagai wadah pembuka peluang bisnis jangka panjang bagi para pelaku usaha. Menurutnya, ajang ini bukan sekadar pameran produk musiman, melainkan momentum untuk membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan dan saling menguntungkan.
“SMEXPO hadir untuk memastikan UMKM tidak hanya dikenal, tetapi juga mendapatkan akses pasar yang nyata dan berkelanjutan,” ujar Erry dalam keterangannya. Ia menambahkan bahwa keterlibatan berbagai sektor pembeli menjadi bukti bahwa produk UMKM memiliki daya saing yang tinggi.
Produk Unggulan yang Dipamerkan
Selama tiga hari penyelenggaraan, pengunjung dapat menikmati beragam produk yang dibagi ke dalam beberapa kategori utama. Berikut rinciannya:
- Fesyen: batik kontemporer, tenun, dan aksesori berbahan lokal.
- Kerajinan: produk anyaman, ukiran kayu, hingga perhiasan handmade.
- Kuliner: aneka makanan olahan, minuman tradisional, dan camilan khas daerah.
Setiap kategori menampilkan karakteristik khas masing-masing daerah, sehingga pengunjung mendapatkan pengalaman berbelanja yang kaya akan nilai budaya. Tidak sedikit produk yang telah memiliki kemasan modern dan siap bersaing di pasar ritel maupun ekspor.
Dampak bagi UMKM dan Ekonomi Daerah
Kehadiran Pertamina SMEXPO Regional Yogyakarta 2026 Hadirkan 47 UMKM membawa angin segar bagi perekonomian daerah. Para pelaku usaha mengaku mendapatkan kesempatan untuk menjajaki kerja sama dengan pembeli besar yang selama ini sulit dijangkau. Selain itu, ajang ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi UMKM untuk memahami standar kualitas, kuantitas, dan ketepatan waktu yang dibutuhkan pasar modern.
Pemerintah Kota Yogyakarta menyambut baik penyelenggaraan ini karena sejalan dengan semangat peringatan HUT ke-270 kota yang mengedepankan potensi lokal. Kolaborasi antara perusahaan negara, pemerintah daerah, dan pelaku usaha dinilai sebagai model yang tepat untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
Dari sisi pengunjung, acara ini juga menjadi daya tarik wisata tersendiri. Pasar Ngasem yang telah lama dikenal sebagai sentra perdagangan dan wisata kuliner berhasil menyedot perhatian masyarakat luas. Antusiasme pengunjung terlihat dari ramainya stan-stan yang tersebar di area acara.
Komitmen Pertamina terhadap UMKM
Melalui SMEXPO, Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pendampingan tidak berhenti pada ajang pameran, tetapi berlanjut melalui pelatihan, pembinaan, hingga fasilitasi akses pembiayaan.
Dengan terselenggaranya Pertamina SMEXPO Regional Yogyakarta 2026 Hadirkan 47 UMKM, diharapkan semakin banyak pelaku usaha yang mampu naik kelas. Ajang ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara dunia usaha besar dan kecil dapat menciptakan nilai tambah bagi masyarakat luas.
Ke depan, Pertamina berencana memperluas jangkauan SMEXPO ke lebih banyak wilayah di Indonesia. Langkah ini diambil untuk memastikan pemerataan kesempatan bagi UMKM di berbagai daerah, termasuk yang berada di kawasan terpencil. Dengan demikian, semangat pemberdayaan ekonomi dapat dirasakan secara merata.
Secara keseluruhan, gelaran ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga momentum untuk memperkuat jaringan, meningkatkan kapasitas, dan membangun kepercayaan diri pelaku UMKM. Pasar Ngasem pun kembali menegaskan posisinya sebagai ruang publik yang hidup dan relevan bagi perkembangan ekonomi kreatif di Yogyakarta.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Suara Landak

