Asnawi Mangkualam Curi Perhatian di Tengah Perayaan Juara Timnas Indonesia: Ledek Thailand hingga Pujian untuk Egy Maulana Vikri

Foto: Istimewa

Asnawi Mangkualam Curi Perhatian di Tengah Perayaan Juara Timnas Indonesia: Ledek Thailand hingga Pujian untuk Egy Maulana Vikri

Kalimantan Update – 07 Oktober 2026 | Nama Asnawi Mangkualam kembali menjadi sorotan publik setelah Timnas Indonesia sukses menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Meski tidak dipanggil ke dalam skuad, pemain yang kini memperkuat Port FC di Liga Thailand itu tetap menunjukkan rasa cintanya kepada tim Merah Putih melalui unggahan-unggahan di media sosial yang mengundang perhatian. Asnawi Mangkualam tidak hanya sekadar memberi ucapan selamat, tetapi juga melontarkan ledekan pedas kepada Thailand dan memberikan pujian tulus kepada sahabatnya, Egy Maulana Vikri.

Kemenangan dramatis Indonesia atas Thailand pada Senin malam, 5 Oktober 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, menjadi momen bersejarah. Setelah bermain imbang 2-2 selama 120 menit, Garuda akhirnya menang 4-2 melalui adu penalti. Ini adalah trofi pertama Indonesia di ajang resmi sepanjang sejarah, sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 35 tahun. Asnawi Mangkualam yang saat itu berada di Thailand bersama klubnya, Port FC, mengaku sangat tegang menyaksikan pertandingan tersebut.

Melalui akun Threads-nya @asnawi_bhr, Asnawi menuliskan kekhawatirannya. “Ayo Indonesia. Jangan sampai gw di cengin disini,” tulisnya. Ia bahkan mengaku tidak sanggup menonton adu penalti. “Izin pamit untuk tidak adu pinalti, sesak pak. Kabarin aja kalau indo udah juara,” lanjutnya. Ketegangan itu berubah menjadi kegembiraan setelah Indonesia keluar sebagai juara.

Yang paling menarik perhatian adalah cuitan ledekan Asnawi terhadap Thailand. Dengan gaya khasnya, ia menyinggung nama pemain Thailand, Iklas, dan membandingkannya dengan pemain Indonesia, Rizky Ridho. “Di Thailand punya Iklas, di Indonesia punya Ridho. Percuma Iklas tapi ga di rihoin,” tulisnya. Unggahan ini langsung viral dan menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan penggemar sepak bola tanah air.

Namun, di balik ledekannya, Asnawi Mangkualam juga menunjukkan sisi hangatnya. Ia memberikan apresiasi khusus kepada Egy Maulana Vikri, yang dianggapnya sebagai pahlawan kemenangan Indonesia. “Salut besar untukmu, Bro! Kamu pantas mendapatkan ini, Egy Maulana Vikri,” tulis Asnawi di Instagram. Ia juga bercerita bahwa Egy adalah teman sekamarnya selama delapan tahun setiap kali dipanggil ke Timnas Indonesia, baik level junior maupun senior.

“Bangga sekali. Semua orang harus mengapresiasi pemain ini, teman sekamar saya selama delapan tahun setiap kali mendapat panggilan ke Timnas,” kata Asnawi. “Susah senang kita lewatin bareng-bareng, tapi mungkin dia menghadapi banyak hal yang lebih berat. Alhamdulillah, Tuhan adil bro akhirnya lu bisa comeback dengan performa terbaik dan membawa Indonesia juara.”

Egy Maulana Vikri memang tampil impresif meski masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-101. Ia menjadi pembeda dalam pertandingan dan berperan penting dalam terciptanya gol penyeimbang Elkan Baggott. Umpan kunci Egy kepada Rizky Ridho berujung pada bola muntah yang disambar Baggott. Selain itu, Egy juga mencatatkan pre-assist saat Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh di babak sebelumnya.

Kemenangan ini juga tidak lepas dari kontribusi pemain naturalisasi yang mendominasi starting XI asuhan John Herdman. Meski menuai pro dan kontra, survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan 71,5 persen responden setuju dengan kebijakan naturalisasi. Namun, banyak pihak berharap agar pembinaan pemain lokal tetap menjadi prioritas, mengingat potensi besar yang dimiliki pemain seperti Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, dan Witan Sulaiman.

Perayaan juara ini menjadi bukti bahwa sepak bola Indonesia memiliki tempat khusus di hati para pemainnya, bahkan bagi mereka yang tidak berada di lapangan. Asnawi Mangkualam telah menunjukkan bahwa dukungan dan kecintaan terhadap timnas tidak memudar meski ia sedang berkarier di negeri orang. Kisah persahabatannya dengan Egy Maulana Vikri pun menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Dengan gelar juara ini, Timnas Indonesia diharapkan terus berkembang dan mampu bersaing di kancah internasional. Sementara itu, sosok Asnawi Mangkualam akan selalu dikenang sebagai pemain yang tidak hanya pandai di lapangan, tetapi juga cerdas dalam menjaga hubungan baik dengan rekan-rekannya. Selamat untuk Timnas Indonesia, dan terima kasih Asnawi atas hiburan dan dukungannya.

Tags: