Kalimantan Update – 07 Oktober 2026 | Laga england vs czechia di Stadion Wembley berakhir dengan kemenangan meyakinkan 3-0 untuk tuan rumah Inggris dalam lanjutan UEFA Nations League A Grup 3. Harry Kane menjadi bintang utama dengan dua gol dan satu assist, sekaligus menyamai rekor 125 caps Peter Shilton untuk timnas putra Inggris. Kemenangan ini membuat Inggris semakin kokoh di puncak grup dengan tiga kemenangan beruntun dan agregat 12-0 sejak kekalahan 3-2 dari Spanyol.
Sejak awal pertandingan, Inggris tampil dominan. Meski demikian, Ceko memberikan perlawanan sengit melalui striker Rangers, Ryan Naderi, yang menjalani debut penuh. Naderi bekerja keras menekan pertahanan Inggris dan beberapa kali mencoba membangun serangan balik. Namun, pertahanan Inggris yang dikawal Pickford, Hall, dan Anderson mampu meredam setiap ancaman.
Gol pembuka Inggris lahir pada menit ke-40 melalui penyelesaian jarak dekat Harry Kane setelah menerima umpan first-time indah dari Morgan Rogers. Rogers, yang tampil sebagai starter di sisi kanan, mengakui awal pertandingannya kurang memuaskan. “Saya tidak senang dengan beberapa umpan, manajer melihat ke arah saya dan tampaknya tidak terlalu senang,” ujarnya kepada ITV Sport. Meski demikian, assistnya untuk Kane menjadi momen krusial yang mengubah jalannya pertandingan.
Pada menit ke-57, Kane kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan setelah memanfaatkan sepak pojok. Gol ini membuatnya kini mengoleksi 91 gol internasional, jauh meninggalkan Wayne Rooney di posisi kedua dengan 53 gol. Kane juga terlibat dalam gol bunuh diri Vladimir Coufal, yang menjadikan skor 3-0. Jude Bellingham hampir menambah gol, tetapi upaya sontekannya digagalkan kiper Ceko, Lukas Hornicek.
Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, meski timnya menang, tetap menunjukkan ekspektasi tinggi. Rogers mengungkapkan bahwa Tuchel tidak segan memberikan tatapan tajam ketika umpan-umpannya salah sasaran. “Itu sesuatu yang saya banggakan, jadi saya sedikit kecewa, tetapi senang satu di antaranya berbuah hasil,” tambah Rogers. Ia juga menekankan perubahan mentalitas tim yang lebih positif. “Kami ingin lebih menunjukkan diri dan terus berkembang. Ini langkah ke arah yang benar,” jelasnya.
Di kubu Ceko, penampilan Ryan Naderi menjadi sorotan. Striker kelahiran Jerman itu menunjukkan etos kerja tinggi, berlari sejauh 61,1 meter dengan bola dan memenangkan dua pelanggaran. Namun, ia kesulitan dalam duel udara, hanya memenangkan satu dari tujuh percobaan. Akurasi umpannya mencapai 79 persen, cukup impresif di tengah tekanan Inggris. Pelatih Ceko, Santi Denia, memberikan debut penuh kepada Naderi setelah ia menyatakan kesetiaannya kepada Ceko. Meski kalah, Naderi memberikan harapan bagi lini serang Ceko ke depan.
Kemenangan ini memperpanjang rekor impresif Inggris di bawah Tuchel. Sebelumnya, mereka menghancurkan Kroasia 7-0, dan kini menundukkan Ceko dengan skor identik 3-0 seperti pertemuan sebelumnya di Praha. Inggris telah memastikan tempat di perempat final Nations League dengan tiga kemenangan dari tiga pertandingan. Bagi Kane, ini adalah malam bersejarah. Ia menyamai rekor caps Shilton dan hanya butuh satu penampilan lagi untuk memecahkannya saat Inggris menghadapi Kroasia pada 12 November mendatang. Shilton, yang bermain untuk Inggris dari 1970 hingga 1990, mengirimkan pesan video sebelum pertandingan. “Karena kamu masih kuat, Harry. Kamu masih bermain baik dan mencetak gol. Aku tahu betapa besar dedikasi dan kerja kerasmu,” ujar Shilton.
Kane juga masuk dalam daftar favorit peraih Ballon d’Or 2026 yang akan diumumkan pada 26 Oktober di London. Bellingham memuji kaptennya, “Dia semakin baik saja.” Dengan performa seperti ini, england vs czechia menjadi bukti bahwa Inggris adalah kekuatan utama di Eropa. Pertandingan england vs czechia juga menunjukkan kedalaman skuad Inggris, meski beberapa pemain seperti Morgan Rogers masih perlu meningkatkan konsistensi. Sementara itu, Ceko harus segera bangkit jika ingin bersaing di kualifikasi berikutnya. Laga england vs czechia di Wembley akan dikenang sebagai malam Kane menyamai legenda.
Kesimpulannya, Inggris tampil superior dan pantas meraih kemenangan. Kane membuktikan kelasnya sebagai penyerang top dunia, sementara Ceko mendapat pelajaran berharga. Dengan momentum ini, Inggris semakin percaya diri menatap laga selanjutnya, sementara Ceko harus berbenah untuk menghadapi tantangan berikutnya.

