Germany Cup: Bayern Munich Pesta Gol 6-1 Tanpa Kane, Leipzig Selamat dari Kejutan, Elversberg dan Mainz Tersingkir
Kalimantan Update – 29 Oktober 2026 | Babak kedua Germany Cup atau Piala Jerman 2026 menyajikan drama dan kejutan yang tak terduga. Di Allianz Arena, Munich, Bayern Munich membuktikan kedalaman skuadnya dengan menghancurkan FC Magdeburg 6-1 pada Rabu malam (28/10/2026), meski harus merelakan bintang utamanya, Harry Kane, duduk di bangku cadangan. Kemenangan ini menjadi pernyataan tegas bahwa ambisi Bayern untuk meraih gelar Germany Cup musim ini tidak bergantung pada satu pemain saja.
Olise Jadi Bintang, Kane Diberi Istirahat
Harry Kane, yang baru saja dinobatkan sebagai peraih Ballon d’Or pada Senin lalu, menjadi pemain Inggris pertama yang memenangkan penghargaan bergengsi tersebut sejak Michael Owen pada 2001. Namun, pelatih memilih mengistirahatkan kapten timnas Inggris itu untuk menjaga kebugarannya menjelang jadwal padat domestik dan Eropa. Keputusan tersebut terbukti tepat karena Michael Olise tampil gemilang dengan memborong dua gol.
Bayern membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui kerja sama apik Lennart Karl, Ismael Saibari, dan Olise yang tinggal menceploskan bola ke gawang kosong. Namun, keunggulan itu hanya bertahan lima menit setelah Mateusz Zukowski mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti untuk menyamakan kedudukan bagi Magdeburg. Olise kemudian membalas budi dengan umpan terobosan sempurna kepada Saibari yang menaklukkan kiper Dominik Reimann pada menit ke-21.
Memasuki babak kedua, Olise mencetak gol keduanya dari titik penalti setelah Alphonso Davies dilanggar di kotak terlarang. Bek asal Kanada itu kemudian ikut mencatatkan namanya di papan skor, disusul Nathaniel Brown dan remaja David Santos-Daiber yang menutup pesta gol di masa injury time. Kemenangan ini membawa Bayern melaju ke babak berikutnya, meski mereka sempat menghadapi tekanan Magdeburg yang hampir menyamakan kedudukan menjelang turun minum.
Leipzig Hampir Terperosok, Elversberg dan Mainz Tersingkir
Di laga lain, RB Leipzig nyaris mengalami nasib nahas saat bertandang ke markas tim divisi tiga Rot-Weiss Essen. Leipzig harus bekerja keras untuk menghindari kejutan sebelum akhirnya lolos dengan kemenangan tipis. Sementara itu, dua tim Bundesliga, Elversberg dan Mainz, harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari Germany Cup setelah dikalahkan oleh tim divisi dua. Hasil ini menambah daftar kejutan di ajang yang terkenal dengan atmosfer kompetisinya yang sengit.
Pelatih Bayern, Vincent Kompany, masih belum bisa mendampingi tim di pinggir lapangan setelah pingsan saat sesi latihan pekan lalu. Asisten pelatih Aaron Danks kembali memimpin tim untuk pertandingan kedua berturut-turut. Meski demikian, Bayern tetap menunjukkan dominasi dan kualitas permainan yang solid sepanjang laga.
Jadwal Berat Menanti
Usai laga Germany Cup ini, Bayern akan menghadapi ujian berat. Mereka akan menjamu rival utama Borussia Dortmund dalam laga Klassiker pada Sabtu mendatang, sebelum bertandang ke Spanyol untuk menantang Atletico Madrid di Liga Champions pekan depan. Rotasi pemain seperti yang dilakukan terhadap Kane dinilai krusial untuk menjaga performa tim di berbagai kompetisi.
Kemenangan 6-1 ini juga menjadi sinyal bahwa Bayern memiliki kedalaman skuad yang mumpuni. Olise, Saibari, dan Davies membuktikan bahwa mereka mampu menjadi tumpuan ketika pemain utama diistirahatkan. Bagi Magdeburg, kekalahan telak ini menjadi pelajaran berharga dalam menghadapi tim papan atas, meski sempat memberikan perlawanan di babak pertama.
Dengan hasil ini, persaingan di Germany Cup semakin memanas. Tim-tim besar dituntut untuk selalu waspada, karena kejutan bisa datang dari tim divisi bawah yang bermain tanpa beban. Bayern Munich, dengan segala kualitas dan kedalaman skuadnya, tetap menjadi salah satu favorit juara, tetapi jalan menuju gelar masih panjang dan penuh rintangan.
Secara keseluruhan, babak kedua Germany Cup musim ini menyajikan hiburan sepak bola yang lengkap: gol-gol indah, drama rotasi pemain, hingga kejutan dari tim underdog. Para penggemar sepak bola Jerman tentu menantikan babak berikutnya yang dijanjikan akan semakin seru dan kompetitif.
