Kalimantan Update – 08 Oktober 2026 | Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa dirinya tidak menerima gaji ganda meskipun saat ini mengemban tugas tambahan sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Penegasan ini disampaikan Bahlil usai menghadiri sebuah acara di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu (7/10/2026). Dalam kesempatan itu, Bahlil Lahadalia Tegaskan Tidak Terima Gaji Ganda Jabatan Menko dan memastikan seluruh pembiayaan operasional kementerian koordinator baru tersebut tidak menggunakan anggaran tambahan dari negara.
Pernyataan ini sekaligus menjawab berbagai spekulasi publik mengenai potensi rangkap jabatan dan penerimaan gaji ganda di lingkungan kabinet. Bahlil Lahadalia Tegaskan Tidak Terima Gaji Ganda Jabatan Menko sebagai bentuk transparansi dan komitmennya terhadap efisiensi anggaran negara. Ia menekankan bahwa penugasan tambahan ini murni merupakan amanah yang harus dijalankan tanpa memberatkan keuangan negara.
Efisiensi Anggaran dan Integrasi Kelembagaan
Keputusan untuk tidak mengalokasikan anggaran baru bagi kementerian koordinator tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas fiskal. Pemerintah tengah mendorong optimalisasi sumber daya yang ada, termasuk memanfaatkan struktur dan anggaran kementerian yang sudah mapan. Kementerian ESDM, yang memiliki sumber daya manusia dan infrastruktur memadai, dipercaya untuk menopang operasional kementerian koordinator baru.
Bahlil menjelaskan bahwa integrasi anggaran ini bukanlah hal yang luar biasa dalam tata kelola pemerintahan. Dengan demikian, tidak ada pemborosan dan duplikasi belanja negara. Ia juga memastikan bahwa fokus utama kementerian koordinator ini adalah mempercepat hilirisasi sumber daya alam dan transisi energi menuju energi bersih, sesuai dengan agenda pembangunan nasional.
- Tanpa anggaran tambahan: Seluruh operasional Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi dibiayai Kementerian ESDM.
- Tidak ada gaji ganda: Bahlil menegaskan hanya menerima satu gaji sebagai Menteri ESDM.
- Fokus kerja: Percepatan hilirisasi dan transisi energi tetap menjadi prioritas.
Lebih lanjut, Bahlil Lahadalia Tegaskan Tidak Terima Gaji Ganda Jabatan Menko juga menjadi sinyal positif bagi publik bahwa pemerintah serius dalam menerapkan prinsip akuntabilitas. Meski demikian, ia tidak menampik bahwa ke depannya akan ada evaluasi terkait efektivitas struktur organisasi kementerian koordinator tersebut. Evaluasi dilakukan untuk memastikan target-target pembangunan di sektor energi dan hilirisasi dapat tercapai tepat waktu.
Tanggapan Publik dan Pengamat
Pernyataan Bahlil ini mendapat beragam tanggapan dari pengamat kebijakan publik. Sebagian menilai langkah tersebut sebagai terobosan dalam penghematan anggaran, namun sebagian lagi mempertanyakan beban kerja ganda yang ditanggung oleh Menteri ESDM. Meskipun demikian, Bahlil optimistis bahwa dengan dukungan tim yang solid, tugas tambahan ini dapat dijalankan tanpa mengganggu kinerja Kementerian ESDM.
Dalam beberapa kesempatan, Bahlil juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengambil sepeser pun dana dari anggaran kementerian koordinator untuk kepentingan pribadi. Ia bahkan mengajak seluruh jajaran untuk mengedepankan integritas dan profesionalisme. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden yang menginginkan pemerintahan yang bersih dan efisien.
Pengamat energi dari Universitas Indonesia, Ahmad Rizal, menilai bahwa keputusan tidak menerima gaji ganda dapat meningkatkan kepercayaan publik. “Ini langkah yang jarang dilakukan, dan patut diapresiasi. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana realisasi program hilirisasi dan transisi energi dapat berjalan efektif,” ujarnya saat dihubungi terpisah.
Dengan demikian, Bahlil Lahadalia Tegaskan Tidak Terima Gaji Ganda Jabatan Menko menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mengelola keuangan negara secara bertanggung jawab. Publik kini menantikan hasil nyata dari percepatan hilirisasi dan transisi energi yang menjadi fokus kementerian koordinator baru tersebut.
Kesimpulan
Penegasan Bahlil Lahadalia bahwa dirinya tidak menerima gaji ganda dan seluruh anggaran Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi bersumber dari Kementerian ESDM mencerminkan upaya efisiensi dan transparansi di tubuh pemerintahan. Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi kementerian lain dalam mengoptimalkan anggaran tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik. Ke depan, keberhasilan program hilirisasi dan transisi energi akan menjadi tolok ukur utama, sekaligus membuktikan bahwa penugasan tambahan ini benar-benar membawa manfaat bagi bangsa dan negara.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Suara Landak

