Kalimantan Update – 08 Oktober 2026 | Harry Kane kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola Inggris. Penyerang Bayern Munich itu menyamai rekor penampilan terbanyak Timnas Inggris milik Peter Shilton setelah tampil ke-125 saat menghadapi Republik Ceko di Stadion Wembley, Rabu (7/10/2026) dini hari WIB. Malam bersejarah tersebut semakin sempurna dengan dua gol dan satu assist yang membawa Inggris menang telak 3-0.
Kane mengaku pencapaian ini melampaui imajinasinya. “Ini bahkan melampaui mimpi terliar saya. Sungguh suatu kehormatan besar,” ujar kapten berusia 33 tahun itu usai pertandingan. Ia kini sejajar dengan Shilton sebagai pemain dengan caps terbanyak, sekaligus memperpanjang rekor golnya menjadi 91 untuk Three Lions.
Dalam sepuluh tahun terakhir, Harry Kane menunjukkan dedikasi luar biasa dengan selalu siap bermain di 100 dari 101 pertandingan kompetitif Inggris. Satu-satunya absennya terjadi saat kekalahan dari Yunani di Nations League 2024. “Setiap pemain pasti pernah bermain melewati rasa sakit. Ketersediaan adalah kekuatan terbesar saya,” tegasnya.
Rekan setim, Jude Bellingham, memuji kemampuan Kane yang serba bisa. “Dia bermain di level tak tertandingi. Mencetak gol, turun ke tengah, memberi umpan terobosan, bahkan melakukan tekel. Setiap pertandingan dia semakin baik,” kata Bellingham. Pujian senada datang dari Morgan Rogers yang menyebut Kane sebagai teladan bagi pemain muda.
Pelatih Thomas Tuchel mengapresiasi kepemimpinan Kane di tengah transisi tim. “Harry adalah pilar utama. Dia tidak hanya mencetak gol, tetapi juga mengangkat performa rekan-rekannya,” ujar Tuchel. Inggris sendiri tampil impresif dengan kemenangan 7-0 atas Kroasia dan 3-0 atas Ceko, menunjukkan perkembangan pesat di bawah asuhan pelatih asal Jerman itu.
Meski telah memecahkan berbagai rekor individu, Harry Kane belum meraih trofi bersama timnas senior. Legenda seperti Bobby Charlton dan Bobby Moore memiliki keunggulan dengan gelar Piala Dunia 1966. “Saya rela menukar semua rekor dan gol demi memenangkan sesuatu untuk Inggris,” ungkapnya emosional.
Ambisi Kane kini tertuju pada target 100 gol internasional dan trofi mayor pertama sejak 1966. Dengan performa apik di Bayern (6 gol dalam 7 laga) dan status sebagai kandidat Ballon d’Or, ia membuktikan bahwa usia hanyalah angka. “Saya masih lapar. Setiap pertandingan adalah kesempatan untuk membuat sejarah,” pungkasnya.
Kemenangan atas Ceko menutup jeda internasional dengan sempurna. Inggris kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya dengan kepercayaan diri tinggi. Jika Kane terus menjaga performa, bukan tidak mungkin ia akan menjadi pemain pertama yang menembus 100 gol untuk Three Lions, sekaligus mengakhiri penantian panjang trofi mayor.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: BBC Sport, Goal.com, Sports Illustrated, Sky Sports, dan media internasional lainnya.

