Kalimantan Update – 08 Oktober 2026 | Lionel Messi resmi mengumumkan pensiun dari tim nasional Argentina setelah membawa La Albiceleste menang 3-0 atas Benin dalam laga perpisahan yang digelar di Estadio Monumental, Buenos Aires, Rabu (7/10/2026) pagi WIB. Pertandingan tersebut menjadi penutup manis bagi karier internasionalnya selama 21 tahun bersama tim Tango.
Dalam laga emosional itu, Lionel Messi tampil sebagai starter dan menyumbang dua assist serta satu gol melalui titik penalti pada menit ke-70. Gol lainnya dicetak oleh bek senior Nicolas Otamendi dan gelandang muda Nico Paz. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi perpisahan bagi Otamendi yang juga gantung sepatu dari level internasional.
Sepanjang karier internasionalnya, Lionel Messi mencatatkan 208 penampilan dan 126 gol untuk Argentina. Ia juga membukukan 70 assist serta 11 hat-trick. Debutnya terjadi pada 17 Agustus 2005 dalam laga uji coba melawan Hungaria, dan sejak itu ia menjelma menjadi ikon sepak bola dunia.
Perjalanan Messi bersama timnas Argentina tidak selalu mulus. Pada 2016, ia sempat mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional setelah kalah dari Chile di final Copa America. Namun, keputusan itu dibatalkan, dan pilihan tersebut terbukti tepat. Setelahnya, ia mempersembahkan empat trofi utama: Copa America 2021, Finalissima 2022, Piala Dunia 2022, dan Copa America 2024.
Keputusan pensiun ini juga dipicu oleh kepergian sang ayah, Jorge Messi, yang meninggal dunia. Setelah Piala Dunia 2026, Messi merasa waktunya telah tiba untuk mengakhiri petualangan bersama La Albiceleste dan fokus pada karier klubnya bersama Inter Miami di MLS.
Ucapan perpisahan mengalir deras dari berbagai tokoh sepak bola dunia. Sahabat sekaligus rekan setimnya di Inter Miami, Luis Suarez, menyampaikan pesan haru melalui media sosial. “Gordo, hari ini kamu meninggalkan warisan yang penuh dengan rekor, momen-momen hebat, dan kenangan abadi sebagai pemain tim nasionalmu. Kamu telah menorehkan sejarah dalam sepak bola Amerika Selatan dan sepak bola dunia,” ujar Suarez.
Suarez juga menambahkan, “Selamat atas setiap pencapaian yang diraih, karena kamu tidak pernah menyerah, karena kepada banyak orang kamu telah mengajarkan bahwa jika seseorang ingin mewujudkan impian, impian itu bisa terwujud. Terima kasih, terima kasih, terima kasih! Selamanya berterima kasih karena bisa hidup di era yang sama.”
Gelandang veteran Kroasia, Luka Modric, juga memberikan penghormatan. “Messi adalah pemain yang sangat unik. Apa lagi yang bisa saya katakan tentang dirinya? Sangat disayangkan ia harus pensiun, tetapi itu adalah keputusannya dan kita semua harus menghormatinya,” kata Modric.
Barcelona, klub yang membesarkan namanya, turut mengirimkan pesan menyentuh. Presiden AFA juga sempat dihujani kritik karena momen perpisahan yang dianggap ternoda oleh insiden memalukan, namun hal itu tidak mengurangi apresiasi terhadap dedikasi Messi.
Para suporter Argentina yang memadati Estadio Monumental tak mampu menahan air mata menyaksikan laga terakhir sang legenda. Mereka memberikan standing ovation dan chant khusus saat Messi meninggalkan lapangan.
Dengan pensiunnya Messi, Argentina resmi memasuki era baru. Nico Paz digadang-gadang sebagai penerus potensial di skuad Albiceleste. Warisan Messi akan selalu dikenang sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah sepak bola.
Lionel Messi mengakhiri karier internasionalnya dengan cara yang sempurna: kemenangan, gol, assist, dan cinta dari seluruh dunia. Terima kasih, La Pulga.

