Messi Tak Akan Pulang: Bintang Argentina Itu Pilih Setia pada Inter Miami hingga 2028
Kalimantan Update – 30 Oktober 2026 | Masa depan Lionel Messi kembali menjadi perbincangan hangat di jagat sepakbola dunia. Di tengah derasnya rumor yang menyebut sang kapten Timnas Argentina akan kembali ke kampung halamannya dan bergabung dengan Newell’s Old Boys, muncul kabar kuat bahwa Lionel Messi justru berkomitmen menuntaskan kontraknya bersama Inter Miami hingga tahun 2028. Kabar ini menepis spekulasi yang sempat membuat para penggemar di Rosario berharap melihat sang maestro kembali mengenakan jersey merah-hitam klub masa kecilnya.
Romano Bantah Rumor Kepindahan
Jurnalis transfer ternama asal Italia, Fabrizio Romano, menjadi sosok yang paling vokal membantah isu kepulangan tersebut. Melalui pernyataannya di platform media sosial X, Romano menegaskan bahwa tidak ada negosiasi yang sedang berjalan antara kubu Messi dan Newell’s Old Boys. Ia menyebut bahwa laporan yang menyebutkan kepulangan Messi hanyalah spekulasi tanpa dasar konkret.
“Tidak ada negosiasi yang sedang berlangsung untuk kepulangan Lionel Messi ke Newell’s Old Boys, terlepas dari laporan yang beredar,” tulis Romano dalam cuitannya. Ia menambahkan bahwa Messi dan keluarganya merasa sangat bahagia di Miami, baik dari sisi kehidupan pribadi maupun profesional.
Kenyamanan Keluarga Jadi Faktor Utama
Salah satu alasan terkuat di balik keputusan Lionel Messi untuk bertahan adalah kenyamanan keluarganya. Sejak bergabung dengan Inter Miami pada 2023, Messi bersama Antonela Roccuzzo dan anak-anaknya menemukan kombinasi yang sulit ditemukan di Eropa maupun Argentina: ketenangan hidup, iklim yang bersahabat, serta lingkungan kosmopolitan yang mendukung gaya hidup mereka.
Menurut Romano, Messi ingin menghormati kontraknya hingga 2028, bahkan tidak menutup kemungkinan memperpanjangnya lebih lama lagi. “Leo ingin memenuhi kontraknya saat ini hingga 2028, setidaknya. Bisa jadi lebih lama, akan dievaluasi nanti,” ujarnya. Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa fokus Messi saat ini sepenuhnya tertuju pada proyek bersama Inter Miami.
Proyek di Luar Lapangan
Selain urusan di atas lapangan hijau, Lionel Messi juga terlibat aktif dalam berbagai inisiatif yang menghubungkannya erat dengan klub. Salah satunya adalah Messi Cup, sebuah turnamen yang diperuntukkan bagi talenta-talenta muda dari berbagai belahan dunia. Keterlibatannya dalam proyek ini menunjukkan komitmen jangka panjangnya terhadap pengembangan sepakbola di Amerika Serikat.
Di usianya yang menginjak 39 tahun, Messi tengah membangun babak baru dalam hidupnya sebagai figur publik kelas dunia. Setelah pamit dari Timnas Argentina, ia bertransformasi menjadi ikon global, pengusaha, dan pemilik sejumlah klub. Prestasi terbarunya adalah menerima Penghargaan Putri Asturias untuk Olahraga 2026 di Oviedo, Spanyol, yang menjadikannya sebagai atlet Amerika Selatan pertama yang meraih penghargaan tersebut secara individual.
Imperium Bisnis Sang Bintang
Di luar sepakbola, Messi terus mengembangkan kerajaan bisnisnya. Ia memiliki enam hotel MiM di Eropa, lini anggur L10, minuman Más+, parfum, serta merek pakaian The Messi Store. Ia juga terlibat dalam pengembangan properti serta perusahaan teknologi dan konten audiovisual. Estimasi kekayaannya kini berada di kisaran 850 juta hingga 1 miliar dolar Amerika Serikat.
Yang menarik, ekspansi bisnis Messi juga merambah dunia kepemilikan klub. Ia mengakuisisi Cornellà dan Eldense di Spanyol, serta berpartisipasi bersama Luis Suárez di Deportivo LSM Uruguay. Di Rosario, keluarganya menggerakkan Leones FC yang dipimpin oleh saudaranya, Matías. Meski tidak memegang jabatan presiden secara langsung, pengaruhnya sebagai pemilik klub semakin besar.
Agenda Selanjutnya
Sementara itu, Messi bersiap kembali merumput bersama Inter Miami pada laga melawan New England Revolution dalam lanjutan fase reguler MLS. The Herons berupaya mengumpulkan poin untuk memastikan tempat di babak playoff. Berdasarkan informasi yang beredar, tidak ada indikasi bahwa Lionel Messi akan segera kembali ke Argentina dalam waktu dekat.
Meski demikian, masa depan jangka panjangnya tetap menarik untuk dicermati. Banyak pihak menduga bahwa setelah pensiun nanti, Messi akan kembali ke Newell’s Old Boys dalam kapasitas berbeda, entah sebagai manajer berkelas internasional atau bahkan presiden klub. Namun untuk saat ini, prioritasnya jelas: menuntaskan kontrak di Miami dan menikmati kehidupan barunya sebagai ikon global.
Dengan segala pencapaian dan rencana yang tengah dijalankan, keputusan Lionel Messi untuk bertahan di Inter Miami menjadi sinyal kuat bahwa ia ingin meninggalkan warisan abadi, bukan hanya di lapangan, tetapi juga di dunia bisnis dan kemanusiaan. Miami telah menjadi rumah barunya, dan untuk sementara waktu, kampung halaman harus menunggu.
