Kalimantan Update – 08 Oktober 2026 | Menjelang seri ke-17 Kejuaraan Dunia Balap Motor 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Tony Arbolino Jual Jagung Bakar Jelang MotoGP Mandalika menjadi sorotan publik. Pembalap Italia dari tim Reds Fantic Racing itu tiba lebih awal di Lombok untuk mempersiapkan diri menghadapi balapan yang berlangsung 9–11 Oktober 2026. Namun, alih-alih hanya berlatih di sirkuit, Arbolino mengisi waktu luangnya dengan mencoba aktivitas khas pedagang jagung bakar. Aksi Tony Arbolino Jual Jagung Bakar Jelang MotoGP Mandalika pun langsung mencuri perhatian pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Dalam video yang diunggah di media sosialnya, Arbolino terlihat mengendarai sepeda motor yang digunakan untuk berjualan jagung bakar. Ia juga belajar memanggang jagung dan mengendarai motor yang dilengkapi gerobak pedagang. Momen Tony Arbolino Jual Jagung Bakar Jelang MotoGP Mandalika ini menunjukkan sisi lain dari pembalap yang biasanya tampil garang di lintasan. Kegiatan tersebut menjadi cara unik Arbolino untuk lebih dekat dengan budaya lokal Lombok sekaligus meredakan ketegangan menjelang balapan.
Arbolino mengaku senang bisa mencoba hal baru di luar dunia balap. “Ini pengalaman yang menyenangkan, saya bisa belajar banyak tentang kehidupan sehari-hari di Lombok,” ujarnya dalam video tersebut. Aksi Tony Arbolino Jual Jagung Bakar Jelang MotoGP Mandalika ini pun mendapat respons positif dari warganet, banyak yang memuji keramahan dan kepribadiannya yang rendah hati.
Persiapan menjelang MotoGP Mandalika sendiri menjadi momen krusial bagi Arbolino. Saat ini ia berada di posisi keempat klasemen sementara Moto2 dengan koleksi 156 poin. Dengan empat seri tersisa, peluangnya untuk merebut gelar juara masih terbuka lebar. Balapan di Mandalika akan menjadi ujian berat mengingat karakter sirkuit yang menantang dan cuaca tropis yang panas. Namun, Arbolino tampaknya tidak terbebani. Ia justru memanfaatkan waktu untuk bersantai dan menikmati suasana Lombok.
MotoGP Mandalika 2026 akan digelar pada 9–11 Oktober 2026. Sirkuit Mandalika memiliki panjang 4,3 km dengan 17 tikungan dan menjadi salah satu sirkuit favorit pembalap karena pemandangan indahnya. Selain Arbolino, sejumlah pembalap lain juga sudah mulai berdatangan ke Lombok untuk melakukan adaptasi. Panitia lokal telah menyiapkan berbagai acara pendukung, termasuk festival kuliner yang menampilkan jagung bakar sebagai salah satu hidangan khas. Hal ini semakin memperkuat kaitan antara Tony Arbolino Jual Jagung Bakar Jelang MotoGP Mandalika dengan promosi pariwisata daerah.
Kegiatan Arbolino ini bukan sekadar aksi spontan. Tim Reds Fantic Racing mendukung penuh inisiatif tersebut sebagai bagian dari strategi pemasaran dan pendekatan budaya. “Kami ingin menunjukkan bahwa pembalap kami tidak hanya fokus pada balapan, tetapi juga peduli dengan komunitas lokal,” kata perwakilan tim. Dengan demikian, Tony Arbolino Jual Jagung Bakar Jelang MotoGP Mandalika tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana membangun citra positif olahraga balap.
Dari sisi persiapan teknis, Arbolino akan menjalani sesi latihan bebas pada Jumat, 9 Oktober 2026, dilanjutkan kualifikasi pada Sabtu, dan balapan pada Minggu. Ia bertekad meraih hasil maksimal untuk menjaga peluang juara. “Saya merasa bugar dan siap. Dukungan dari penggemar di Indonesia sangat luar biasa,” tambahnya. Aksi Tony Arbolino Jual Jagung Bakar Jelang MotoGP Mandalika pun menjadi bukti bahwa pembalap top dunia bisa tetap membumi.
Secara keseluruhan, kisah Tony Arbolino Jual Jagung Bakar Jelang MotoGP Mandalika memberikan warna tersendiri dalam persiapan balapan. Ini menunjukkan bahwa di balik ketangguhan seorang pembalap, ada sisi humanis yang mampu menarik simpati banyak orang. MotoGP Mandalika 2026 tidak hanya menjadi ajang adu cepat, tetapi juga panggung budaya dan interaksi sosial. Kita tunggu aksi Arbolino di lintasan, sekaligus kenangan uniknya sebagai pedagang jagung bakar.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Suara Landak

