Marc Marquez Akui Podium Sulit di MotoGP Mandalika 2026 Usai Practice Mengecewakan

Foto: Istimewa

Marc Marquez Akui Podium Sulit di MotoGP Mandalika 2026 Usai Practice Mengecewakan

Kalimantan Update – 10 Oktober 2026 | Pebalap Ducati, Marc Marquez, secara terbuka mengakui bahwa peluang untuk naik ke podium pada MotoGP Mandalika 2026 sangatlah sulit. Pernyataan ini disampaikan Marquez pada 10 Oktober 2026 setelah ia menuntaskan sesi Practice di posisi kelima di Sirkuit Mandalika, dengan fokus utama mengejar poin terbaik demi menjaga peluang juara. Hasil tersebut menjadi pukulan tersendiri bagi pebalap Spanyol itu, mengingat ia datang ke Mandalika dengan harapan besar dapat bersaing di barisan depan. Alih-alih tampil dominan, Marquez harus puas berada di luar tiga besar dan mengakui bahwa persaingan di trek sepanjang 4,3 kilometer tersebut jauh lebih ketat dari perkiraannya.

Dalam sesi Practice yang berlangsung sengit, Marc Marquez mencatatkan waktu terbaik 1 menit 29,426 detik. Catatan waktu itu terpaut 0,701 detik dari Raul Fernandez, pebalap Trackhouse yang berhasil memimpin sesi. Selisih tersebut terbilang cukup besar di kelas MotoGP, di mana perbedaan sepersekian detik sangat menentukan posisi start dan strategi balapan. Kondisi ini memperkuat pernyataan Marc Marquez bahwa podium di MotoGP Mandalika 2026 memang sulit diraih, terutama jika ia tidak mampu memperbaiki performa pada sesi kualifikasi dan balapan utama.

Yang menarik, sesi Practice di Sirkuit Mandalika kali ini dikuasai oleh para pebalap Aprilia. Pabrikan asal Italia itu berhasil menempatkan tiga pebalapnya di posisi teratas. Raul Fernandez berada di depan, diikuti oleh Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, dengan selisih waktu sekitar 0,2 detik di antara mereka. Dominasi Aprilia ini menunjukkan bahwa motor RS-GP memiliki keseimbangan dan kecepatan yang sangat baik di karakteristik sirkuit Mandalika, yang memiliki kombinasi tikungan cepat, pengereman keras, dan trek lurus panjang.

Bagi Marc Marquez, hasil Practice ini menjadi alarm bahwa ia harus bekerja keras bersama tim Ducati untuk menemukan setelan motor yang lebih kompetitif. Meski demikian, pebalap berjuluk Baby Alien itu tetap menunjukkan sikap profesional dengan menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah mengumpulkan poin sebanyak mungkin, bukan sekadar mengejar podium. Strategi tersebut dinilai realistis mengingat posisi kelima di sesi Practice belum menentukan hasil akhir, tetapi tetap menjadi indikator penting akan ketatnya persaingan di MotoGP Mandalika 2026.

Pengamat MotoGP menilai bahwa pernyataan Marc Marquez yang mengakui podium sulit di MotoGP Mandalika 2026 merupakan bentuk kejujuran sekaligus sinyal bahwa ia tidak ingin terbebani ekspektasi berlebihan. Dengan kondisi fisik dan motor yang belum sepenuhnya ideal, Marquez memilih untuk tampil pragmatis. Ia menyadari bahwa balapan di Mandalika sering kali menyajikan kejutan, mulai dari perubahan cuaca tropis hingga suhu aspal yang tinggi, sehingga konsistensi dan manajemen ban menjadi faktor penentu.

Di sisi lain, dominasi Aprilia di sesi Practice menjadi ancaman nyata bagi Ducati. Raul Fernandez, Marco Bezzecchi, dan Jorge Martin tampil percaya diri dan mampu memaksimalkan potensi motor mereka. Jika tren ini berlanjut hingga sesi kualifikasi dan balapan, bukan tidak mungkin podium MotoGP Mandalika 2026 akan dikuasai oleh para pebalap Aprilia. Hal ini tentu menjadi tantangan besar bagi Marquez dan tim Ducati untuk membalikkan keadaan.

Meski peluang podium disebut sulit, Marc Marquez Akui Podium Sulit di MotoGP Mandalika 2026 bukan berarti ia menyerah. Sebaliknya, pernyataan tersebut menjadi motivasi tambahan untuk tampil maksimal di sisa sesi. Ia masih memiliki kesempatan memperbaiki posisi start melalui kualifikasi, dan balapan panjang 27 lap sering kali memberikan peluang bagi pebalap berpengalaman untuk comeback. Dengan pengalaman dan insting balapnya, Marquez tetap menjadi salah satu nama yang patut diperhitungkan.

Berikut data hasil Practice MotoGP Mandalika 2026 yang menempatkan Marquez di posisi kelima:

Posisi Pebalap Tim Waktu
1 Raul Fernandez Trackhouse 1:28,725
2 Marco Bezzecchi Aprilia +0,1 detik
3 Jorge Martin Aprilia +0,2 detik
5 Marc Marquez Ducati 1:29,426

Dari tabel di atas terlihat bahwa Marquez tertinggal cukup jauh dari trio Aprilia. Selisih 0,701 detik dari Raul Fernandez menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim Ducati. Namun, sejarah mencatat bahwa Marquez kerap tampil berbeda saat balapan berlangsung. Kemampuannya menghemat ban dan membaca situasi balapan bisa menjadi senjata rahasia untuk setidaknya finis di posisi terdepan.

Kesimpulannya, Marc Marquez Akui Podium Sulit di MotoGP Mandalika 2026 menjadi cerminan realistisnya persaingan di kelas premier saat ini. Dominasi Aprilia di sesi Practice menunjukkan bahwa persaingan tidak hanya milik Ducati. Meski demikian, Marquez tetap memiliki peluang selama balapan belum usai. Fokus pada poin terbaik menjadi strategi cerdas di tengah keterbatasan performa. Penggemar MotoGP di Indonesia tentu berharap balapan di Mandalika berlangsung seru dan penuh kejutan, dengan Marquez memberikan perlawanan sengit meski podium disebut sulit.

Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Suara Landak