Gebyar Gema Syair Maulid Habsyi se-Kalimantan 2026 Sukses Digelar, 43 Grup Bersaing di Kuala Kapuas
Kalimantan Update – 12 Oktober 2026 | Gebyar Gema Syair Maulid Habsyi se-Kalimantan 2026 Sukses Digelar oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Kapuas dan resmi ditutup Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno di halaman Masjid Agung Al Mukarram Kuala Kapuas, Sabtu malam. Acara tahunan berskala regional ini menjadi salah satu momentum syiar keagamaan terbesar di Kalimantan dengan melibatkan puluhan grup peserta dari berbagai daerah.
Malam penutupan berlangsung khidmat sekaligus semarak. Rangkaian acara disatukan dengan Tabligh Akbar 1448 hijriah yang menghadirkan penceramah Habib Ahmad Al Habsyi dari Jakarta. Kehadiran penceramah nasional tersebut menambah daya tarik tersendiri bagi jemaah yang memadati halaman masjid kebanggaan warga Kuala Kapuas itu.
Turut hadir dalam malam penutupan Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas Hj Siti Saniah, unsur Forkopimda, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, perwakilan perbankan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jemaah dari berbagai penjuru daerah. Suasana kebersamaan terlihat jelas ketika lantunan salawat menggema sepanjang acara berlangsung.
43 Grup dari Berbagai Kategori Ikut Ambil Bagian
Penyelenggaraan Gebyar Gema Syair Maulid Habsyi se-Kalimantan 2026 diikuti sebanyak 43 grup peserta se-Kalimantan. Para peserta dibagi ke dalam beberapa kategori perlombaan, mulai dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, ibu-ibu pengajian, hingga kategori umum putera dan puteri. Pembagian kategori ini bertujuan memberi ruang seluas mungkin bagi setiap kelompok usia untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka.
Bupati Wiyatno menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pengurus PHBI Kabupaten Kapuas beserta seluruh panitia penyelenggara. Menurutnya, kesuksesan kegiatan sejak pembukaan hingga malam penutupan merupakan buah kerja keras bersama yang patut diapresiasi.
“Selamat kepada para pemenang, terus tingkatkan kemampuan untuk ajang-ajang berikutnya. Bagi peserta yang belum berhasil, jangan berkecil hati karena kesempatan selalu ada bagi mereka yang terus berusaha dan berlatih dengan sungguh-sungguh,” tutur Bupati Wiyatno.
Ia juga berharap pelantunan salawat terus menjadi sarana pembinaan karakter dan wadah positif bagi generasi muda di Kabupaten Kapuas. Menurutnya, kegiatan semacam ini penting untuk menjauhkan anak-anak muda dari pengaruh negatif sekaligus menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sejak dini.
Daftar Juara Gebyar Gema Syair Maulid Habsyi se-Kalimantan 2026
Berdasarkan keputusan dewan hakim, sejumlah grup berhasil keluar sebagai juara di masing-masing kategori. Berikut rincian para pemenang:
| Kategori | Juara Pertama |
|---|---|
| SD/MI | Darud Dakwah SD Islam Azza |
| SMP/MTs | Al-Furqon Putera MTsN 1 Kapuas |
| SMA/MA | Al-Kautsar Putra SMAN 1 Tabunganen |
| Ibu-ibu Pengajian | Nur As’ Syifa |
| Umum Putera | Al Mahadzdzab |
| Umum Puteri | An-Najwa |
Kemenangan para grup tersebut menjadi bukti pembinaan seni religi yang berjalan konsisten di lingkungan sekolah, majelis taklim, maupun komunitas masyarakat. Penampilan mereka sepanjang perlombaan dinilai dewan hakim berdasarkan beberapa aspek, seperti kekompakan, ketepatan nada, penghayatan syair, serta penampilan secara keseluruhan.
Tausiah Habib Ahmad Al Habsyi
Dalam tausiahnya, Habib Ahmad Al Habsyi mengajak seluruh jemaah untuk senantiasa membasahi lisan dengan salawat. Ia menekankan pentingnya melestarikan tradisi memuliakan Rasulullah SAW sebagai jalan meraih keberkahan hidup.
Habib Ahmad juga mengingatkan jemaah untuk mendoakan para pimpinan daerah agar senantiasa diberi kekuatan dalam menjalankan amanah. Selain itu, ia mendorong generasi muda agar terlibat aktif dalam kegiatan syiar keagamaan yang positif, serta membiasakan diri gemar bersedekah.
Suksesnya Gebyar Gema Syair Maulid Habsyi se-Kalimantan 2026 di Kuala Kapuas diharapkan menjadi pemicu semangat bagi daerah lain di Kalimantan untuk menggelar kegiatan serupa. Ajang ini tidak sekadar perlombaan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarwarga lintas kabupaten dan provinsi. Antusiasme 43 grup peserta menunjukkan bahwa tradisi salawat dan syair maulid masih memiliki tempat istimewa di tengah masyarakat.
Ke depan, PHBI Kabupaten Kapuas diharapkan terus menjaga kualitas penyelenggaraan, mulai dari penjurian, pembinaan peserta, hingga pengelolaan acara. Dengan begitu, Gebyar Gema Syair Maulid Habsyi se-Kalimantan dapat menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan berdampak positif bagi pembinaan karakter generasi muda serta penguatan syiar Islam di wilayah Kalimantan.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Kanal Kalimantan
