Pertamina Perkuat Ekonomi Lokal Lewat MotoGP Mandalika 2026, Simon Mantiri Apresiasi Semua Pihak
Kalimantan Update – 13 Oktober 2026 | Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang berlangsung pada 9–11 Oktober di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, menjadi momentum strategis bagi upaya Pertamina Perkuat Ekonomi Lokal Lewat MotoGP Mandalika 2026. Ajang balap kelas dunia ini tidak hanya menyajikan spectacle olahraga, tetapi juga menjadi katalis penguatan pariwisata dan perekonomian daerah melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, pelaku usaha, serta industri olahraga nasional.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan perhelatan internasional tersebut. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan MotoGP Mandalika merupakan buah dari kerja sama yang solid antara berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, hingga Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.
Dalam keterangannya, Simon secara khusus berterima kasih kepada MotoGP Sports Entertainment Group, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) yang telah bekerja keras memastikan kelancaran acara. Apresiasi juga disampaikan kepada para pembalap, tim, serta unsur TNI dan Polri yang menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian balapan berlangsung.
Lebih lanjut, Simon menekankan bahwa keberhasilan Pertamina Perkuat Ekonomi Lokal Lewat MotoGP Mandalika 2026 turut ditopang oleh sosok-sosok yang sering kali luput dari sorotan. Ia menyebut marshal, tenaga medis, petugas keamanan dan kebersihan, relawan, pekerja lapangan, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai pilar penting yang memastikan setiap detail acara berjalan dengan baik.
Sambutan hangat masyarakat Lombok terhadap para pengunjung, baik dari dalam maupun luar negeri, juga menjadi faktor kunci yang membuat atmosfer MotoGP Mandalika 2026 terasa istimewa. Keramahan warga lokal dinilai memberikan nilai tambah tersendiri di mata wisatawan dan tamu internasional yang hadir.
Dampak ekonomi dari penyelenggaraan MotoGP Mandalika memang sangat terasa bagi masyarakat sekitar. Berbagai sektor usaha, mulai dari akomodasi, kuliner, transportasi, hingga cendera mata, mengalami peningkatan permintaan selama periode balapan. Hal ini sejalan dengan misi Pertamina Perkuat Ekonomi Lokal Lewat MotoGP Mandalika 2026 yang menempatkan pemberdayaan masyarakat sebagai salah satu prioritas utama.
Kolaborasi yang terjalin antara Pertamina sebagai sponsor utama, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM menjadi contoh nyata bagaimana sebuah event olahraga berskala internasional dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian lokal. Para pelaku UMKM di Lombok Tengah dan sekitarnya mendapatkan kesempatan emas untuk mempromosikan produk mereka kepada audiens global.
Selain dampak ekonomi, penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 juga memperkuat posisi Indonesia di kancah olahraga internasional. Keberhasilan menjadi tuan rumah acara sebesar ini menunjukkan kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia Indonesia dalam menyelenggarakan event kelas dunia.
Pertamina sendiri terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal melalui berbagai program yang terintegrasi dengan ajang MotoGP. Komitmen ini bukan sekadar slogan, melainkan diwujudkan melalui keterlibatan aktif dalam pemberdayaan UMKM, pelatihan sumber daya manusia, serta promosi potensi daerah.
Dengan semangat kolaborasi yang terus dijaga, upaya Pertamina Perkuat Ekonomi Lokal Lewat MotoGP Mandalika 2026 diharapkan dapat menjadi model bagi penyelenggaraan event-event besar lainnya di masa depan. Sinergi antara pemerintah, badan usaha, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan yang dapat direplikasi di berbagai daerah.
Ke depan, keberlanjutan dampak positif MotoGP Mandalika perlu terus dijaga. Tidak hanya selama periode balapan, tetapi juga melalui program-program lanjutan yang memastikan manfaat ekonomi dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat Lombok dan Nusa Tenggara Barat pada umumnya.
Secara keseluruhan, penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 membuktikan bahwa olahraga dapat menjadi instrumen pembangunan yang efektif. Melalui kolaborasi yang erat dan komitmen semua pihak, MotoGP Mandalika tidak hanya menjadi ajang balapan bergengsi, tetapi juga motor penggerak ekonomi lokal yang nyata dan terukur.
