Mourinho Kritik Penanganan Kasus Negreira di Spanyol, Bandingkan dengan Calciopoli
Kalimantan Update – 15 Oktober 2026 | Jose Mourinho kembali membuat pernyataan mengejutkan. Dalam wawancara menjelang laga Real Madrid melawan AS Roma di Liga Champions, Mourinho Kritik Penanganan Kasus Negreira di Spanyol yang melibatkan Barcelona. Ia membandingkan skandal tersebut dengan Calciopoli di Italia. Mourinho menilai ada ketidakadilan dalam proses hukum di Spanyol. Pernyataan ini disampaikan kepada Prime Video Italia.
Mourinho dikenal sebagai sosok yang vokal. Ia tidak ragu mengkritik berbagai pihak. Kali ini, ia menyoroti perbedaan penanganan skandal sepak bola di Italia dan Spanyol. Menurutnya, Italia telah memberikan contoh penegakan aturan yang tegas. Sementara di Spanyol, kasus Negreira belum menemui titik terang. Mourinho Kritik Penanganan Kasus Negreira di Spanyol sebagai bentuk kekecewaannya.
“Saya hanya ingin mengatakan satu hal: selamat kepada Italia. Tahu alasannya? Karena Italia adalah satu-satunya negara yang benar-benar menangani Calciopoli sebagaimana seharusnya,” ujar Mourinho. Pernyataan ini langsung menjadi sorotan media internasional. Mourinho Kritik Penanganan Kasus Negreira di Spanyol dianggap sebagai sindiran halus bagi federasi sepak bola Spanyol.
Kasus Negreira sendiri mencuat pada awal 2023. Barcelona dituduh melakukan pembayaran kepada José María Enríquez Negreira, mantan wakil presiden Komite Teknis Wasit. Pembayaran tersebut diduga untuk mempengaruhi keputusan wasit. Namun hingga kini, belum ada sanksi tegas yang dijatuhkan. Mourinho melihat ini sebagai perbedaan mencolok dengan Calciopoli.
Calciopoli adalah skandal pengaturan pertandingan di Serie A Italia pada 2006. Beberapa klub besar seperti Juventus, AC Milan, Lazio, dan Fiorentina terlibat. Juventus bahkan terdegradasi ke Serie B. Mourinho menganggap Italia telah bertindak adil. Ia berharap Spanyol dapat meniru langkah tersebut. Mourinho Kritik Penanganan Kasus Negreira di Spanyol menjadi pemicu diskusi tentang integritas sepak bola.
Dalam wawancara tersebut, Mourinho juga menyinggung soal rivalitasnya dengan Barcelona. Ia pernah menjadi pelatih Real Madrid dan sempat berseteru dengan Barcelona. Namun, ia menegaskan kritiknya bukan karena dendam pribadi. Melainkan demi keadilan dan masa depan sepak bola. Mourinho Kritik Penanganan Kasus Negreira di Spanyol sebagai bentuk kepeduliannya terhadap olahraga.
Pernyataan Mourinho ini memicu reaksi beragam. Sebagian pihak mendukung sikapnya yang berani. Sebagian lain menilai ia terlalu ikut campur. Namun, Mourinho tetap pada pendiriannya. Ia percaya bahwa setiap skandal harus ditangani dengan serius. Tanpa terkecuali, baik di Italia maupun Spanyol.
Hingga saat ini, Barcelona belum memberikan komentar resmi. Federasi Sepak Bola Spanyol juga belum menanggapi pernyataan Mourinho. Kasus Negreira masih dalam proses penyelidikan. Banyak pihak berharap ada kejelasan segera. Mourinho Kritik Penanganan Kasus Negreira di Spanyol menjadi pengingat bahwa sepak bola harus bersih dari praktik curang.
Sebagai kesimpulan, kritik Jose Mourinho terhadap penanganan kasus Negreira di Spanyol menyoroti pentingnya konsistensi dalam menegakkan aturan. Ia membandingkan dengan Calciopoli di Italia yang dianggapnya sebagai contoh penanganan skandal yang tegas. Mourinho berharap Spanyol dapat bertindak lebih adil dan transparan. Kasus ini menjadi ujian bagi integritas sepak bola Spanyol. Publik menantikan langkah konkret dari pihak berwenang.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A
Sumber: Suara Landak
