Dari Pemain Tryout ke Rookie Terbaik AFC: Kisah Menakjubkan Kahlil Benson Bersama Chiefs

Kalimantan Update – 02 Oktober 2026 | Kisah Kahlil Benson menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan kesempatan bisa mengubah segalanya di liga NFL. Setelah tidak dipilih dalam draft 2026, offensive tackle muda ini datang ke rookie minicamp Kansas City Chiefs hanya sebagai pemain tryout. Namun, penampilannya yang impresif membuatnya mendapatkan kontrak, dan kini ia dinobatkan sebagai AFC Rookie of the Month untuk kategori offense. Prestasi ini menempatkannya sejajar dengan pemain-pemain bintang di konferensi AFC.

Benson bergabung dengan Chiefs setelah sesi tryout yang berjalan jauh lebih baik dari perkiraan. Pelatih terkesan dengan kemampuan dan etos kerjanya, sehingga manajemen tim mengubah komposisi roster offseason untuk memberi ruang bagi sang tackle. Dari sana, ia terus mencuri perhatian selama OTAs dan mandatory minicamp. Kehadirannya yang solid bahkan membuat Chiefs rela melepas Wanya Morris karena melimpahnya stok pemain di posisi tersebut.

Memasuki training camp di St. Joseph, Benson sudah tampil sebagai favorit untuk posisi right tackle, mengalahkan Jaylon Moore. Namun, takdir berbicara lain. Ketika Josh Simmons masuk daftar cedera karena masalah punggung, Chiefs memasukkan Benson ke posisi left tackle dalam latihan menjelang Week 1. Meski belum pernah memulai pertandingan di posisi left tackle selama kuliah, ia dipercaya menjadi starter di tiga pertandingan pertama musim ini.

Menurut Next Gen Stats, Benson hanya mengizinkan 7 tekanan dari 108 snap pass-blocking, total terendah ketiga di NFL setelah tiga pertandingan. Ia juga menjadi rookie Chiefs pertama yang meraih penghargaan Rookie of the Month di sisi offense sejak running back Kareem Hunt pada 2017. Pencapaian ini semakin istimewa karena ia harus bersaing di salah satu konferensi terberat, AFC, yang penuh dengan pemain bertahan elit.

Penampilan Benson memang belum sempurna. Di Week 3 melawan Miami Dolphins, ia sempat kesulitan menghadapi pass rusher lawan. Namun, secara keseluruhan, ia telah melakukan tugasnya dengan sangat baik sambil terus belajar. Serangan Chiefs yang dipimpin Patrick Mahomes saat ini menempati peringkat kedua NFL dalam total yardage, dan Kenneth Walker memimpin liga dalam rushing yards. Ini menunjukkan bahwa Benson berkontribusi besar terhadap kesuksesan lini serang tim.

Di sisi lain, AFC juga memberikan penghargaan Defensive Player of the Month kepada Greg Rousseau dari Buffalo Bills. Rousseau memimpin NFL dalam sacks dan forced fumbles dengan enam sacks, terbanyak dalam sejarah tim Bills setelah tiga pertandingan pertama. Ia menjadi pemain Bills pertama yang memimpin NFL dalam sacks setelah tiga pertandingan, dan yang pertama meraih penghargaan ini sejak Jordan Poyer pada Desember 2017. Rousseau juga menyamai legenda Bills seperti Bruce Smith dan Bryce Paup sebagai satu-satunya pemain yang mencatat tiga pertandingan berturut-turut dengan dua sacks atau lebih.

Kombinasi prestasi Benson dan Rousseau menunjukkan betapa kompetitifnya AFC musim ini. Benson, yang memulai dari nol, kini menjadi sorotan. Perjalanannya dari pemain tryout hingga rookie terbaik AFC adalah inspirasi bagi banyak pemain muda yang bermimpi menembus liga profesional. Sementara itu, Rousseau membuktikan bahwa konsistensi di lini pertahanan dapat mengubah permainan.

Ke depan, Benson akan terus menghadapi tantangan berat di AFC, terutama saat berhadapan dengan pass rusher kelas atas. Namun, dengan dukungan pelatih dan rekan setim, ia memiliki peluang besar untuk terus berkembang. Kisahnya mengingatkan kita bahwa dalam sepak bola Amerika, kesempatan bisa datang dari mana saja, bahkan dari sebuah tryout yang tidak dijadwalkan.

Editor: Redaksi Olahraga

Sumber: FanSided (Kansas City Chiefs), Spectrum News (Buffalo Bills)