Derby Kelam: Palmeiras Pesta Gol, Corinthians Terpuruk di Ambang Degradasi
Kalimantan Update – 18 Oktober 2026 | Laga palmeiras vs corinthians pada pekan ke-30 Campeonato Brasileiro berakhir dengan cerita yang sangat kontras bagi kedua tim. Bermain di Nubank Parque pada Minggu (11/10), Palmeiras menghancurkan Corinthians dengan skor telak 4-1. Kemenangan ini tidak hanya mempertegas dominasi Verdão dalam Derby, tetapi juga memperparah krisis yang tengah melanda rival abadinya tersebut.
Pertandingan palmeiras vs corinthians ini sejatinya sudah menunjukkan arah sejak menit awal. Didukung atmosfer meriah dari suporter yang menggelar koreografi di pintu masuk pemain, Palmeiras langsung mengambil inisiatif serangan. Hugo Souza, kiper Corinthians, sempat tampil heroik dengan dua penyelamatan penting, namun ia tak mampu membendung gempuran tuan rumah. Alexander Barboza membuka keunggulan lewat sundulan tajam yang bersarang di sudut kanan gawang, memanfaatkan umpan matang dari situasi bola mati.
Palmeiras terus menekan hingga akhir babak pertama. Hasilnya, bek sayap Giay mencetak gol kedua tepat di masa injury time, memanfaatkan kelengahan lini belakang Corinthians. Skor 2-0 untuk keunggulan Alviverde menutup paruh pertama, meski angka tersebut belum sepenuhnya menggambarkan besarnya dominasi tim asuhan Abel Ferreira itu.
Babak kedua menjadi mimpi buruk bagi Corinthians. Dalam rentang enam menit, Palmeiras mengubah keunggulan menjadi pesta gol. Giay kembali mencatatkan namanya di papan skor, sebelum petaka datang dari Matheus Bidu. Bek sayap Corinthians itu mencetak gol bunuh diri yang terbilang bizarre, mengirim bola ke gawang sendiri tanpa tekanan berarti dari pemain lawan. Gol keempat membuat Nubank Parque bergemuruh dengan nyanyian olé hingga peluit akhir.
Corinthians sempat mendapat peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan melalui titik putih. Paulinho, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, maju sebagai eksekutor, tetapi sepakannya berhasil dimentahkan Hugo Souza, salah satu dari sedikit pemain Corinthians yang tampil layak diapresiasi dalam laga palmeiras vs corinthians kali ini. Gol hiburan baru lahir di penghujung laga lewat sundulan bebas Gustavo Henrique.
Selepas pertandingan, Palmeiras memanfaatkan kemenangan besar tersebut untuk melancarkan sindiran di media sosial. Akun resmi klub mengunggah pesan bernada ironis yang menyebut “selalu menyenangkan bisa mengandalkan sahabat terbaikmu”, lengkap dengan ilustrasi karakter Cebolinha dan Bidu dari komik Turma da Mônica. Unggahan itu merujuk langsung pada gol bunuh diri Matheus Bidu dan langsung menuai reaksi luas dari warganet.
Hasil ini membawa Palmeiras mengoleksi 63 poin, tetap menempel ketat Flamengo yang memimpin dengan 64 poin usai mengalahkan Fluminense. Persaingan gelar juara pun masih terbuka lebar di sisa musim. Di kubu seberang, Corinthians justru mencatatkan delapan kekalahan beruntun di Brasileirão dan tertahan di peringkat ke-16 dengan 32 poin. Mereka hanya selamat dari zona degradasi berkat hasil imbang antara Grêmio dan Internacional.
Krisis di Corinthians kian rumit dengan pergantian pelatih. Clarence Seedorf baru saja ditunjuk menggantikan Fernando Diniz yang dipecat, dan ia langsung dihadapkan pada situasi genting. Memphis Depay dipastikan absen pada debut Seedorf melawan Vitória setelah menerima kartu kuning ketiga musim ini akibat menyerang Vitor Roque saat bola jauh dari jangkauan. Rodrigo Garro dan Kaio Cesar dijadwalkan kembali dari skorsing untuk laga wajib menang tersebut.
Masalah tak berhenti di situ. Gelandang Raniele dipastikan mengalami cedera meniskus lateral pada lutut kanannya setelah derbi palmeiras vs corinthians, dan harus menjalani operasi. Ia diperkirakan baru kembali bermain pada 2027, menjadi pukulan berat bagi lini tengah Timão di tengah perubahan komando teknik.
Di sisi lain, masa depan bek Félix Torres juga menjadi sorotan. Dipinjamkan ke Internacional sejak Januari 2026, pemain Ekuador itu kembali tampil buruk dan menuai cemoohan suporter Colorado usai blunder yang berujung gol Santos. Corinthians yang dulu mengeluarkan sekitar US$ 6,5 juta untuk merekrutnya kini menghadapi kenyataan pahit bahwa peluang sang pemain bertahan di Porto Alegre hampir nol, sementara opsi pembelian dalam perjanjian pinjaman tidak bersifat wajib.
Dengan delapan laga tersisa, Seedorf dituntut meraih persentase kemenangan terbaik sepanjang karier kepelatihannya untuk menggapai 45 poin yang biasanya menjadi ambang aman dari degradasi. Catatan terbaiknya adalah 53 persen bersama AC Milan. Setelah laga kontra Vitória di Neo Química Arena, Corinthians akan menghadapi Vasco da Gama dan Mirassol, dua tim yang juga berjuang di papan bawah.
Derbi palmeiras vs corinthians edisi kali ini menjadi potret nyata dua kutub yang berseberangan: Palmeiras yang masih berambisi mengejar gelar, dan Corinthians yang berjuang mati-matian mempertahankan statusnya di kasta tertinggi. Bagi Verdão, kemenangan ini adalah modal berharga menuju sisa musim. Bagi Timão, kekalahan telak ini menjadi alarm keras bahwa perbaikan menyeluruh, baik di lapangan maupun di ruang perawatan, mutlak diperlukan jika ingin terhindar dari skenario terburuk dalam sejarah klub.
