Kalimantan Update – 04 Oktober 2026 | PSIS Semarang kembali menorehkan hasil positif dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (3/10/2026) malam, Laskar Mahesa Jenar sukses menundukkan Adhyaksa FC Bekasi dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal kemenangan PSIS dicetak oleh Miftahul Hamdi pada menit ke-44 melalui sundulan yang memanfaatkan umpan matang dari Deri Corfe.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi PSIS untuk terus bersaing di papan atas klasemen. Tambahan tiga poin membuat tim asuhan Widodo C Putro itu kini mengoleksi 6 poin dari tiga pertandingan dan menempati peringkat keenam klasemen sementara. Sementara itu, Adhyaksa FC Bekasi harus puas tertahan di posisi kedelapan dengan koleksi 1 poin.
Jalannya Pertandingan
Sejak peluit kick-off dibunyikan, PSIS langsung mengambil inisiatif menyerang. Dukungan penuh dari suporter yang memadati Stadion Jatidiri membuat tuan rumah tampil agresif. Peluang pertama hadir pada menit keempat melalui tendangan keras Deri Corfe, namun kiper Adhyaksa, Dimas Fani, masih mampu mengamankan bola.
PSIS terus menekan pertahanan lawan. Pada menit ke-17, Syahrian Abimanyu mendapat peluang dari bola rebound, tetapi sepakannya masih tepat mengarah ke pelukan Dimas Fani. Adhyaksa FC tidak tinggal diam. Mengandalkan serangan balik, tim berjuluk Sang Jaksa itu sempat mengancam melalui sundulan Rocky Mandosir pada menit ke-30. Beruntung bagi PSIS, kiper Rizky Darmawan tampil sigap dan menggagalkan peluang tersebut.
Gol yang dinanti akhirnya datang menjelang turun minum. Deri Corfe mengirimkan umpan lambung yang disambut sundulan Miftahul Hamdi. Bola meluncur deras ke gawang Adhyaksa dan membuat PSIS unggul 1-0. Hamdi hampir menggandakan keunggulan beberapa menit kemudian, namun tembakannya dari jarak dekat masih mampu dibendung Dimas Fani.
Reaksi Pelatih
Pelatih PSIS, Widodo C Putro, mengapresiasi kerja keras anak asuhnya yang berhasil mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir. “Alhamdulillah, kita bisa memenangkan pertandingan. Terima kasih kepada pemain yang sudah bekerja keras, kemudian manajemen dan semuanya. Terima kasih juga kepada suporter yang dari awal sampai akhir terus menyemangati kami sehingga kami bisa mempertahankan kemenangan,” ungkapnya usai pertandingan.
Meski meraih kemenangan, mantan striker Timnas Indonesia itu menilai masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi. Salah satunya adalah penyelesaian akhir, terutama saat tim berada di area kotak penalti lawan. “Kami masih kurang efektif dalam memanfaatkan peluang. Ke depan, ini akan menjadi fokus latihan kami,” tambahnya.
Hasil Lain di EPA ONE
Sementara itu, di ajang Elite Pro Academy (EPA) ONE, tim PSIS U20 harus menelan pil pahit. Bermain di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu (3/10/2026), PSIS U20 dihancurkan Persib U20 dengan skor telak 7-0. Dua gol Ariel Syahputra serta masing-masing satu gol dari Azka Fawwaz As Sayyid, Eriko Sulastiano, Malvino Yartana, Kaindra Nabil Purnama Ali, dan M. Fathur Rahmat Putra memastikan kemenangan besar Maung Ngora.
Hasil ini menempatkan Persib U20 di puncak klasemen sementara Grup B dengan nilai 3, disusul Persis Solo yang juga meraih tiga poin setelah menang 4-0 atas Persijap Jepara. Pelatih Persib U20, Dodik Wahyudi, menyebut kemenangan tersebut tidak lepas dari kemampuan pemain menerapkan rencana latihan ke pertandingan.
Kesimpulan
Kemenangan atas Adhyaksa FC menjadi bukti konsistensi PSIS Semarang di kompetisi musim ini. Meski masih ada kekurangan dalam penyelesaian akhir, tren positif ini menjadi modal penting untuk menghadapi laga-laga selanjutnya. Di sisi lain, kekalahan telak PSIS U20 menjadi catatan tersendiri bagi pembinaan usia muda. Yang jelas, sepak bola Semarang masih menyimpan harapan besar.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber: iNewsSemarang.id, IDN Times, Headline.co.id, Halo Semarang

