Kalimantan Update – 02 Oktober 2026 | Kontingen Indonesia terus menunjukkan tajinya di panggung Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Pada Kamis (1/10/2026), posisi Indonesia di klasemen Asian Games sementara semakin kokoh setelah cabang olahraga panahan menyumbangkan medali emas kelima. Tambahan emas ini menempatkan Merah Putih di peringkat ke-13 klasemen Asian Games dengan total koleksi 34 medali, terdiri atas lima emas, delapan perak, dan 21 perunggu.
Medali emas kelima dipersembahkan oleh Nurisa Dian Ashrifah dari nomor compound putri perorangan. Bertanding di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose Square, Okazaki, Nurisa tampil gemilang dengan mengumpulkan 139 poin, unggul atas wakil Filipina, Cojuangco Amaya Amparo, yang mengoleksi 137 poin. Kemenangan dramatis ini menjadi penutup manis bagi perjuangan tim panahan Indonesia di ajang empat tahunan tersebut.
Sebelumnya, emas keempat Indonesia disumbangkan oleh Desak Made Rita Kusumadewi dari cabang panjat tebing nomor speed putri. Atlet asal Bali itu mencatatkan waktu 6,062 detik, hanya unggul tipis 0,002 detik atas wakil Tiongkok yang menorehkan 6,064 detik. Final yang berlangsung di Portmesse Nagoya Exhibition Hall 1, Rabu (30/9/2026), itu menjadi salah satu momen paling menegangkan bagi kontingen Indonesia.
Meski demikian, harapan menambah emas dari panjat tebing nomor speed putra belum terwujud. Aditya Tri Syahria dan Veddriq Leonardo yang berlaga di babak perempatfinal harus mengakui keunggulan lawan-lawannya. Kendati demikian, posisi Indonesia di klasemen Asian Games masih berpeluang naik mengingat masih banyak nomor yang belum dipertandingkan.
Dominasi Tiongkok dan Persaingan Asia Tenggara
Di puncak klasemen Asian Games, Tiongkok masih tak terbendung dengan koleksi 283 medali, terdiri atas 152 emas, 70 perak, dan 61 perunggu. Jepang menyusul di peringkat kedua dengan 53 emas, 77 perak, dan 77 perunggu. Sementara itu, dari kawasan ASEAN, Thailand menjadi yang terbaik dengan menembus lima besar berkat raihan 12 emas, 10 perak, dan 15 perunggu.
Indonesia sendiri berada di bawah Hong Kong dan berusaha mengejar posisi 12 besar. Berikut rincian perolehan medali emas Indonesia hingga Kamis (1/10/2026) malam:
- Bulu tangkis beregu putra
- Bulu tangkis ganda putra: Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin
- Angkat besi 75 kg putra: Rahmat Erwin Abdullah
- Panjat tebing speed putri: Desak Made Rita Kusuma Dewi
- Panahan compound putri perorangan: Nurisa Dian Ashrifah
Selain emas, Indonesia juga mengoleksi delapan perak dari berbagai cabang, seperti bulu tangkis ganda campuran, esports Pokemon Unite, rowing, menembak, selancar, dan teqball. Sementara 21 perunggu diraih dari cabang bulu tangkis, canoe sprint, BMX racing, mountain bike, karate, mixed martial arts, sepak takraw, soft tennis, dan teqball.
Voli Putra Masih Berjuang di Klasifikasi 9-16
Di sisi lain, Timnas Voli Putra Indonesia masih melanjutkan perjuangan di klasifikasi peringkat 9-16. Farhan Halim dan kawan-kawan gagal melaju ke babak 8 besar setelah kalah dari Iran dan Thailand di Pool B. Filipina menjadi lawan pertama yang dihadapi Indonesia di Park Arena Komaki, Kamis (1/10/2026). Jika menang, Indonesia akan menghadapi pemenang antara Vietnam dan Uzbekistan.
Perjuangan atlet-atlet Indonesia di berbagai arena ini menjadi bukti nyata semangat pantang menyerah. Tambahan medali dari panahan dan panjat tebing menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya bergantung pada cabang-cabang tradisional, tetapi juga mampu bersaing di nomor-nomor baru.
Dengan masih tersisanya beberapa hari pertandingan, peluang Indonesia untuk naik ke posisi yang lebih tinggi di klasemen Asian Games masih terbuka lebar. Dukungan dari seluruh rakyat Indonesia diharapkan mampu memacu semangat para atlet untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Secara keseluruhan, hingga pukul 22.30 WIB, Indonesia tetap bertahan di peringkat 13 klasemen Asian Games 2026. Posisi ini menjadi modal berharga untuk terus bersaing dan mengejar target yang telah ditetapkan. Perjuangan belum usai, dan setiap medali yang diraih akan menjadi sejarah baru bagi olahraga Indonesia.
Penulis: Redaksi Olahraga
Editor: Tim Editor
Sumber Berita: Metrotv, Kompas TV, Bola.com, Liputan6

