Kalimantan Update – 20 Oktober 2026 | Pertandingan bertajuk ajax vs Groningen di Stadion Euroborg akhirnya menjadi momen pembalasan yang manis bagi Ajax Amsterdam. Setelah sempat terpuruk dan dipermalukan Hajduk Split dengan skor 1-2 di ajang Liga Konferensi Eropa, tim asuhan Míchel Sánchez tampil menggila dan menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 5-2 pada lanjutan Eredivisie, Minggu malam. Hasil ini sekaligus mengakhiri rentetan hasil buruk yang belakangan membelit klub ibu kota Belanda tersebut.
Duel ajax vs Groningen sejatinya diprediksi berjalan ketat. Kedua tim hanya terpaut satu poin di klasemen sementara, dengan Groningen di peringkat keenam mengoleksi 14 poin dan Ajax satu strip di atasnya dengan 15 poin. Tuan rumah datang dengan modal dua kemenangan beruntun, sementara Ajax justru tengah mencari jati diri. Namun, di atas lapangan, anak-anak Amsterdam membuktikan bahwa kualitas skuad mereka masih terlalu tangguh untuk dilawan.
Jalannya Pertandingan
Ajax mengawali laga dengan agresif. Leonardo langsung mendapat peluang emas, tetapi terlalu lama mengambil keputusan sehingga tembakannya bisa dihalau kiper Etienne Vaessen. Tak lama berselang, pemain asal Brasil itu kembali merepotkan pertahanan Groningen dan dijatuhkan di kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih, namun eksekusi kapten Davy Klaassen berhasil digagalkan Vaessen lewat penyelamatan gemilang.
Keputusan kontroversial sempat mewarnai laga ketika Klaassen menjatuhkan Brynjólfur Willumsson di kotak penaltinya sendiri. Wasit Dennis Higler sempat membiarkan permainan berlanjut, tetapi setelah meninjau VAR, ia mempertahankan keputusan awalnya. Keputusan itu menjadi berkah bagi Ajax yang tak lama kemudian membuka skor lewat Julian Brandt, memanfaatkan bola rebutan Owen Wijndal dari Jorg Schreuders. Aaron Bouwman lalu menggandakan keunggulan lewat sundulan dari tendangan sudut.
Namun, babak kedua dimulai dengan kejutan. Willumsson memperkecil ketertinggalan memanfaatkan kesalahan Leonardo yang kehilangan bola di area pertahanannya sendiri. Gol Klaassen sempat dianulir karena Oscar Gloukh berada dalam posisi offside. Beruntung bagi Ajax, Brandt kembali mencetak gol keduanya setelah aksi apik Wijndal, mematahkan perlawanan Groningen.
Pesta Gol dan Debut Bissouma
Setelah gol ketiga, Ajax benar-benar menguasai pertandingan. Jorthy Mokio menyambar bola dari tendangan sudut untuk membuat skor menjadi 1-4, lalu mencetak gol kelima lewat tembakan terarah. Keunggulan itu memberi kesempatan bagi Míchel Sánchez untuk memberikan debut kepada Yves Bissouma, rekrutan anyar yang langsung mendapat menit bermain.
Groningen sempat memperkecil kedudukan melalui Thom van Bergen setelah Marc ter Stegen tampil ragu-ragu. Pada waktu tambahan, Van Bergen bahkan berpeluang mencetak gol ketiga lewat penalti, tetapi Ter Stegen menebus kesalahannya dengan penyelamatan penting. Skor akhir 2-5 untuk kemenangan Ajax.
Bagi Ajax, kemenangan ini menjadi ketiga kalinya mereka mencetak lima gol dalam satu pertandingan Eredivisie musim ini. Catatan tersebut menunjukkan bahwa meski sempat inkonsisten di kompetisi Eropa, lini serang mereka tetap mematikan di pentas domestik. Duel ajax vs Groningen ini pun menjadi bukti bahwa tim asuhan Míchel Sánchez masih punya nyali untuk bersaing di papan atas.
Dampak bagi Kedua Tim
Kekalahan ini menjadi pukulan menyakitkan bagi Groningen yang sebelumnya percaya diri berkat tren positif. Pelatih Dick Lukkien harus segera membenahi lini belakang yang tampak rapuh menghadapi tekanan tinggi Ajax. Sementara itu, kemenangan besar ini menjadi modal berharga bagi Ajax untuk kembali menapaki jalur kemenangan, baik di Eredivisie maupun di kompetisi Eropa.
Dengan hasil ini, persaingan di papan atas klasemen Eredivisie dipastikan semakin memanas. Ajax membuktikan bahwa mereka belum habis dan siap bangkit dari keterpurukan. Laga ajax vs Groningen akan dikenang sebagai titik balik kebangkitan tim ibu kota, sekaligus pengingat bahwa dalam sepak bola, kualitas dan mental juara selalu bisa muncul di saat paling dibutuhkan.

