Santos Laguna vs Pumas UNAM: Dua Penalti dan Kartu Merah di Menit Awal Bikin Solari Murka, Keylor Navas Meledak
Kalimantan Update – 22 Oktober 2026 | Laga santos laguna vs pumas unam di Jornada 13 Liga MX Apertura 2026 berakhir dengan drama yang membara. Bermain di Estadio Corona, Torreón, Santos Laguna menang 2-0 atas Pumas UNAM, namun kemenangan itu terasa pahit bagi kubu tamu karena keputusan arbitrase yang dinilai kontroversial sejak detik-detik awal pertandingan.
Pertandingan baru berjalan satu menit ketika wasit Guillermo Pacheco Larios menunjuk titik putih setelah bek Pumas, Nathan Silva, dianggap mendorong Ezequiel Bullaude yang tengah berlari menuju gawang Keylor Navas. Bukan hanya penalti, Silva juga diganjar kartu merah langsung karena dianggap sebagai pemain terakhir yang menghalangi peluang. Eduardo Aguirre yang maju sebagai eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan dan membawa Santos unggul 1-0.
Sejak saat itu, santos laguna vs pumas unam berubah menjadi pertarungan tidak seimbang. Pumas harus bermain dengan sepuluh pemain selama lebih dari 90 menit dan terpaksa mengubah rencana permainan menjadi bertahan serta mengandalkan serangan balik. Santos, yang justru tampil percaya diri, memilih mengendalikan tempo dan menunggu celah untuk menusuk.
Penalti Kedua dan Kemarahan Keylor Navas
Pada menit ke-79, Rubén Duarte melakukan handball saat menghalau tembakan Felipe Sánchez dari situasi sepak pojok. Wasit kembali menunjuk titik putih. Franco Pardo yang mengambil tanggung jawab menaklukkan Navas untuk mengubah skor menjadi 2-0. Momen itu memicu ledakan emosi kiper asal Kosta Rika tersebut. Navas terlihat sangat frustrasi karena gagal menghentikan penalti kedua, lalu melempar bola sebagai bentuk kekecewaan yang jelas terlihat kamera.
Hasil ini membuat santos laguna vs pumas unam menjadi catatan penting bagi kedua tim dengan arah yang berlawanan. Santos kini meraih enam kemenangan beruntun setelah sempat tujuh laga tanpa kemenangan, mengoleksi 19 poin dan menempati posisi kesembilan, kian dekat ke zona Liguilla. Sementara Pumas tertahan di peringkat 11 dengan 16 poin dan terancam absen dari delapan besar.
Solari Sebut Arbitrase Escandaloso
Pelatih Pumas, Esteban Solari, tidak menyembunyikan kemarahannya usai laga. Ia menyebut apa yang terjadi sebagai sesuatu yang skandal dan mengaku belum pernah mengalaminya sepanjang 20 tahun berkarier sebagai profesional.
“Sulit berbicara soal sepak bola hari ini karena semua yang kami persiapkan sepekan jadi ternoda. Yang terjadi malam ini skandal. Saya belum pernah mengalaminya dalam 20 tahun,” ujarnya.
Solari menegaskan timnya datang dengan persiapan matang dan energi tinggi, namun keputusan di awal pertandingan merusak segalanya. Ia juga menyoroti penggunaan teknologi peninjauan yang dinilainya tidak dimanfaatkan dengan baik, serta mengisyaratkan klub akan mengajukan banding agar Nathan Silva bisa tampil di laga berikutnya.
Meski kecewa, Solari tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang bermain lebih dari 105 menit dengan sepuluh orang. Menurutnya, tim sudah memberikan segalanya meski gagal membalikkan keadaan.
Gresca di Bangku Cadangan
Ketegangan tidak berhenti di lapangan. Di akhir laga, bangku cadangan Pumas memanas. Juninho terlibat cemoohan dengan tribun penonton yang memicu keributan, dan berujung pada pengusiran asisten pelatih Solari, Damián Albil. Insiden ini menambah panjang daftar masalah bagi Pumas dalam laga santos laguna vs pumas unam kali ini.
Jalan Terjal Menuju Liguilla
Kekalahan ini membuat misi Pumas ke Liguilla semakin berat. Dengan empat pertandingan tersisa, mereka berjarak empat poin dari posisi kedelapan. Jadwal penutup pun tak kalah sulit, dengan Tigres, América, dan Rayados menanti. Manajemen disebut mulai mempersiapkan diri untuk Clausura 2027, termasuk membidik bek Chivas, Miguel Tapias, yang minim menit bermain di bawah asuhan Gabriel Milito.
Bagi Santos, kemenangan ini menjadi bukti kebangkitan luar biasa. Dari keterpurukan di awal musim, mereka kini kembali diperhitungkan sebagai kandidat kuat penghuni delapan besar.
Secara keseluruhan, duel santos laguna vs pumas unam akan dikenang bukan hanya karena skor 2-0, tetapi juga karena dua penalti, satu kartu merah di menit pertama, kemarahan seorang kiper kelas dunia, dan kritik keras seorang pelatih terhadap kualitas pengambilan keputusan. Bagi Santos, tiga poin itu adalah bahan bakar menuju mimpi Liguilla. Bagi Pumas, laga ini menjadi tamparan keras yang memaksa mereka menata ulang segalanya sebelum musim benar-benar berakhir.
Penulis: Rudi Hamdani
Editor: Tri Widodo
Sumber: Bolavip Mexico, Marca, Excélsior
