Xabi Alonso Puji Mentalitas Chelsea Usai Tumbangkan Manchester United, Sinyal Kebangkitan The Blues?
Kalimantan Update – 02 November 2026 | Manajer Chelsea, Xabi Alonso, memberikan pujian atas penampilan disiplin dan mentalitas timnya setelah The Blues meraih kemenangan 2-0 atas Manchester United pada pekan kesembilan Premier League 2026/2027 di Stamford Bridge, London, Sabtu (31/10/2026) malam WIB. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Xabi Alonso mulai berhasil menanamkan identitas permainan yang solid di tubuh Chelsea, yang kini menempati posisi keempat klasemen sementara, meski masih terpaut delapan poin dari Arsenal di puncak.
Jalannya Pertandingan
Manchester United memberikan perlawanan sengit pada babak pertama. Tim tamu bahkan sempat mencetak gol melalui Matheus Cunha, namun gol tersebut dianulir karena offside. Chelsea baru mampu membuka keunggulan setelah jeda melalui Morgan Rogers. Situasi semakin menguntungkan tuan rumah ketika Lisandro Martinez menerima kartu merah, yang kemudian dimanfaatkan Cole Palmer untuk mengeksekusi penalti dan memastikan kemenangan 2-0.
Dalam konferensi pers usai laga, Xabi Alonso mengakui bahwa timnya sempat mengalami kesulitan di awal pertandingan. “Kami sempat mengalami kesulitan dalam beberapa momen, tetapi rasanya menyenangkan bisa mendapatkan tiga poin dan menunjukkan penampilan yang serius. Babak pertama berlangsung cukup intens,” ujar pelatih asal Spanyol tersebut.
Ia juga menyoroti periode krusial 15 menit pertama babak kedua. Menurut Xabi Alonso, pada momen itulah Chelsea mampu mengendalikan permainan, membangun koneksi antarpemain dengan baik, dan menjaga keseimbangan antarlini. “Pada 15 menit pertama babak kedua, kami mampu mengendalikan permainan dengan baik. Kami membangun koneksi antarpemain dengan sangat bagus dan memiliki keseimbangan yang baik,” lanjutnya.
Apresiasi untuk Estevao dan Lavia
Selain membahas hasil akhir, Xabi Alonso memberikan apresiasi khusus kepada dua pemainnya, Estevao Willian dan Romeo Lavia. Estevao, winger muda asal Brasil yang didatangkan dari Palmeiras dengan harga mahal, tampil aktif dan beberapa kali memberikan ancaman bagi pertahanan Manchester United. Ia mendapat sambutan meriah dari suporter saat ditarik keluar. Sementara itu, Romeo Lavia dinilai menunjukkan kualitas tinggi di lini tengah.
Namun, di balik performa apik Estevao dalam laga tersebut, muncul spekulasi mengenai masa depannya. Laporan dari media Spanyol menyebutkan bahwa hubungan Estevao dengan Xabi Alonso mulai merenggang. Pemain berusia 19 tahun itu baru bermain total 259 menit dalam sembilan pertandingan liga musim ini. Situasi ini membuatnya mempertimbangkan untuk mencari klub baru pada bursa transfer Januari mendatang, dengan Bayern Munich dan Barcelona disebut-sebut sebagai peminat serius.
Kebangkitan Chelsea di Bawah Alonso
Sejak kedatangan Xabi Alonso di awal musim, Chelsea memang sempat tampil inkonsisten. Namun, dalam beberapa pekan terakhir, The Blues mulai menunjukkan performa yang lebih stabil dan solid. Kemenangan atas Manchester United menjadi bukti bahwa kerja keras Alonso mulai membuahkan hasil. Chelsea kini berada di jalur yang tepat untuk bersaing di zona Liga Champions.
Selain itu, Alonso juga menunjukkan dukungan penuh kepada kiper muda Mike Penders yang sempat melakukan blunder saat melawan Tottenham Hotspur. “Kami menang dan kalah bersama-sama. Itu adalah bagian dari tugas saya untuk membantu pemain bangkit dari kesalahan, termasuk diri saya sendiri. Kami mendukung Mike dan seluruh tim,” kata Alonso saat itu. Penders kemudian membayar kepercayaan tersebut dengan penampilan impresif, termasuk saat menghadapi Liverpool di ajang Carabao Cup.
Di sisi lain, Alonso juga dianggap berhasil mengembangkan potensi bek muda Josh Acheampong. Setelah sempat diragukan dan diincar Bayern Munich pada bursa transfer musim panas lalu, Acheampong kini menjadi bagian penting dari sistem permainan Alonso. Chelsea bersikeras mempertahankannya, dan kepercayaan itu terbayar dengan performa apik sang pemain dalam beberapa pertandingan terakhir.
Kesimpulan
Kemenangan atas Manchester United tidak hanya memberikan tiga poin berharga bagi Chelsea, tetapi juga menjadi sinyal bahwa Xabi Alonso mulai berhasil membangun fondasi tim yang tangguh dan disiplin. Meski masih ada pekerjaan rumah, terutama terkait menit bermain Estevao Willian, arah perkembangan The Blues di bawah asuhan Alonso terlihat semakin menjanjikan. Jika konsistensi ini terus dijaga, bukan tidak mungkin Chelsea akan kembali bersaing ketat di papan atas Premier League musim ini.
