Al-Fateh vs Al-Shabab: Al-Bulaihi Cetak Sejarah, Dua Gol dan Rekor Bek Tersubur Liga Saudi
Kalimantan Update – 24 Oktober 2026 | Laga al-fateh vs al shabab pada pekan ke-11 Liga Roshn Saudi Pro League 2026/2027 di Stadion Al Ahsa, Kamis (22/10/2026), berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan Al-Shabab. Namun sorotan utama bukan sekadar tiga poin yang dibawa pulang tim tamu, melainkan penampilan gemilang bek Ali Al-Bulaihi yang mencetak dua gol sekaligus memecahkan rekor sebagai bek tersubur dalam sejarah kompetisi. Pertandingan al-fateh vs al shabab ini pun langsung menjadi perbincangan hangat di jagat sepak bola Arab Saudi.
Al-Shabab membuka keunggulan pada menit ke-17 melalui Ricardo Matias. Keunggulan itu kemudian digandakan oleh Al-Bulaihi pada menit ke-31. Berawal dari bola muntahan kiper, bek berusia 34 tahun tersebut bergerak paling cepat dan menyundul bola ke dalam gawang. Al-Fateh sempat memperkecil kedudukan melalui Lukas Haraslin pada menit ke-40, namun harapan tuan rumah sirna ketika Al-Bulaihi kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-54, kali ini dengan memanfaatkan umpan silang dan menyelesaikannya menggunakan kaki kiri.
Dengan dua gol tersebut, koleksi gol Al-Bulaihi di Liga Pro kini mencapai 22 gol. Ia melampaui pemain asal Aljazair, Farouk Chafai, yang mengoleksi 21 gol, sehingga resmi menjadi bek dengan jumlah gol terbanyak sepanjang sejarah kompetisi. Rinciannya, 17 gol ia cetak bersama Al-Hilal, empat gol bersama Al-Shabab, dan satu gol saat masih berseragam Al-Fateh. Menariknya, dua gol dalam pertandingan al-fateh vs al shabab ini merupakan gol pertamanya di musim berjalan bersama klub barunya.
Seusai pertandingan, Al-Bulaihi menyampaikan pesan yang mencuri perhatian. Ia mendedikasikan penampilan istimewanya kepada jurnalis Walid Al-Faraj. “Saya akan melakukan wawancara ini demi Walid Al-Faraj,” ujarnya. Ia juga menegaskan pentingnya kemenangan tersebut setelah timnya sempat tersandung di kandang sendiri. “Wajar saja saya mencetak gol, dan saya telah mencatatkan rekor dalam hal pencetakan gol sebagai bek di liga,” tambahnya.
Pernyataan itu mendapat respons langsung dari Al-Faraj melalui program “Rotana Sport bersama Walid” di layar Rotana Khalijia. Dalam momen yang menarik perhatian, sang jurnalis mengangkat igal, penutup kepala khas Arab, dan menegaskan bahwa bek Al-Shabab tersebut berhak mengatakan apa pun yang ia inginkan. Gestur itu dimaknai sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian bersejarah sang pemain.
Kemenangan dalam laga al-fateh vs al shabab ini menjadi modal berharga bagi Al-Shabab untuk bangkit setelah hasil kurang memuaskan di kandang sendiri. Bagi Al-Fateh, kekalahan ini menambah tekanan di tengah upaya memperbaiki posisi di klasemen. Meski sempat menunjukkan perlawanan melalui gol Haraslin, lini pertahanan tuan rumah kesulitan mengantisipasi pergerakan Al-Bulaihi, terutama dalam situasi bola mati dan umpan silang.
Pertandingan al-fateh vs al shabab juga menegaskan bahwa kontribusi gol dari lini belakang kini menjadi senjata penting di Liga Saudi. Al-Bulaihi membuktikan bahwa seorang bek dapat menjadi ancaman nyata di kotak penalti lawan, baik melalui sundulan maupun penyelesaian kaki kiri. Catatan 22 gol itu bukanlah angka yang mudah diraih oleh pemain bertahan mana pun di kompetisi seketat Liga Pro.
Dengan hasil ini, Al-Shabab berhak merayakan tiga poin penting sekaligus momen bersejarah bagi salah satu pemainnya. Sementara Al-Fateh harus segera berbenah sebelum menghadapi laga-laga berikutnya. Sorotan al-fateh vs al shabab akan terus dikenang sebagai malam ketika Ali Al-Bulaihi mengukir namanya dalam buku sejarah Liga Roshn Saudi Pro League, melampaui rekor yang sebelumnya dipegang Farouk Chafai, dan sekaligus mencuri perhatian publik melalui pesan personalnya kepada Walid Al-Faraj.
Pada akhirnya, pertandingan ini menjadi bukti bahwa sepak bola tidak hanya soal kemenangan, tetapi juga tentang momen-momen yang melampaui lapangan hijau. Dua gol, satu rekor, dan sebuah dedikasi emosional menjadikan laga al-fateh vs al shabab sebagai salah satu cerita paling menarik di pekan ke-11 Liga Saudi musim ini.
