KALIMANTAN UPDATE - Menanggapi kasus belakangan ini menjadi sorotan ibu hamil meninggal usai ditolak melahirkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Subang, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) buka suara.
Kemenkes nantinya akan mengevaluasi dan mengaudit persoalan kasus yang terjadi di RSUD Ciereng, Subang, Jawa Barat.
Sebagaimana dietrangkan oleh Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono setelah acara peluncuran Permenko Nomor 7 Tahun 2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Zoonosis dan Penyakit Infeksius Baru di Kemenko PMK, Rabu (8/3/2023).
Baca Juga: Kenali Gejala Mengalami Hamil Kebo, Beserta Resikonya Yang Perlu Untuk Diketahui
"Maka kita sedang melakukan evaluasi dan audit medis, serta audit administrasi kenapa sampai pasiennya ditolak," kata Dante.
Dante juga mengungkapkan, pemberian sanksi kepada RSUD Ciereng, Subang, pun tengah dievaluasi lebih lanjut.
Pasalnya, pasien dengan risiko tinggi tidak boleh ditolak oleh rumah sakit. Apalagi, saat ini sudah ada standar kualitas layanan yang harus dipatuhi oleh Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehemsif (PONEK) di RS.
Baca Juga: Siswi Kelas 4 SD Dibully Temannya, Pernah Dicekik hingga Dilempari Botol
Standar itu disusun untuk mencegah keterlambatan penanganan kasus kegawatdaruratan obstetrik dan neonatal di RS.
"Pemberian sanksi (untuk RS) nanti sedang evaluasi lebih lanjut. Seharusnya pasien tidak boleh ditolak. Apalagi dengan risiko tinggi, harus bisa ditolong di instalasi dan tempat pelayanan kesehatan yang ada pada saat itu," tambahnya.
Lebih lanjut, Dante mengatakan, kejadian ibu hamil yang meninggal di Subang itu menjadi pelajaran yang berharga untuk memperbaiki dan menyederhanakan sistem kesehatan.
Baca Juga: Syarifah Khaerunnisa Siap Dipenjara, Bukti Sudah Lengkap dan Empat Pengacara Bantu Ali Asib
Ia pun menekankan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di fasyankes, termasuk peserta bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan.
Sebelumnya, Kurnaesih (39) merupakan seorang ibu hamil asal Desa Buniara, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, meninggal usai ditolak melahirkan di RSUD Ciereng Subang pada 16 Februari 2023.
Pihak keluarga bersama bidan desa kala itu sudah mencoba membawa Kurnaesih ke rumah sakit tersebut.
Artikel Terkait
Ernawati Ibu Bhayangkari Jadi Tersangka Usai Meminta Keadilan Kakaknya Dibunuh Oknum Polisi
Sempat Dihujat Netizen Norak dan Sebut Merek Charles Keith Mewah, Zoe Gabriel Jadi Duta Komunitas Brand Ini
Gegara Sering Kentut, Pria di Pasangkayu Habisi Nyawa Teman Sendiri
Profil dan Biodata Shafira Ika Putri, Atlet Sepak Bola Wanita Hingga Selebgram Cantik
Potret Keromantisan Ayah dan Anak, Ariel Noah dan Alleia Anata Ramai Sorotan di Pertandingan Pingpong
Baca Manga One Punch Man Chapter 181 Sub Indo: H City Dalam Bahaya, Para Pahlawan Bereaksi
Review Suzume no Tojimari Tayang di Bioskop 8 Maret 2023, Anime Yang Menceritakan Bencana Alam dan Emosional
Review Film My Puppy Tayang di Bioskop 8 Maret 2023, Kisah Anjing Bersama Tuannya Yang Lucu dan Haru
Jadwal Perempatan Final UEFA Women Champion League (UWCL) 2023: Daftar Tim Lolos Hingga Top Skor
Jadwal Perempatan Final UEFA Champion League (UCL) 2023: Daftar Tim Lolos Hingga Top Skor
Penjelasan Harta Kekayaan Eko Darmanto, Usai Resmi Dicopot Jabatannya Sebagai Kepala Bea Cukai Yogyakarta
Dituding Isu Kristenisasi dan Bongkar Mafia Human Trafficking, Romo Pascal Dipolisikan
Cerita Fanny Tjandra Jadi Konten Kreator Berpenghasilan Usai Resign Dari Pegawai
Video 3 Siswi Nyemplung ke Got Setelah Ban Motor Tak Sengaja Tersenggol, Netizen: Cowok Selalu Salah
Ikuti Langkah Cara Mudah Jadi Reseller Shopee Tanpa Modal Bagi Pemula