KALIMANTAN UPDATE - Pastinya sebagian orang mengetahui sosok Ndhira Nuraini sempat menjadi sorotan publik mengenai pidato kelulusan sebagai lulusan terbaik seangkatannya di Harvard University.
Nadhira Afifa sebelum mengenyam pendidikan lanjutan S2, ia sempat meraih predikat Cum Laude di Universitas Indonesia sebagai lulusan terbaik S1 Kedokteran tahun 2011-2017 dan meraih gelar Doctor Of Medicine atau MD. Yang artinya gelar tersebut adalah gelar tertinggi bagi para dokter dan ahli bedah.
Semasa kuliah di UI, ia bisa dikatakan sebagai mahasiswa sangat aktif di organisasi seperti bagian tim bantuan medis hingga BEM UI.
Baca Juga: Alasan Vladimir Putin Sahkan Undang Undang Anti LGBT
Bahkan ia juga berhasil masuk Erasmus University Roterdam Belanda melalui beasiswa Universitas Indonesia (pilihan klinis), yaitu sebuah program non-degree pada Departemen Imunologi, yang diampu lansgung olehProf. dr. P.M. Van Hagen.
Pada tahun 2019-2022 Nadhira melanjutkan S2 dengan beasiswa LPDP, jurusan Kesehatan Masyarakat di Harvard T.H. Chan School of Public Health, dengan gelar Magister Kesehatan Masyarakat atau MPH.
Selama masa perkuliahannya, ia mengambil konsentrasi bidang Nutrisi, aktif berkontribusi dalam bentuk penulisan atau penelitian untuk Harvard’s Voices in Leadership.
Dan juga menjabat di Departemen keuangan untuk Harvard Chan Organisasi ASEAN. Hal ini semakin mendorong Nadhira Afifa menjadi mahasiswa beprestasi, yang lagi-lagi Program Magisternya ia akhiri dengan Predikat Cum Laude lagi.
Oleh karenanya, Wisuda tersebut dilaksanakan usai Nadhira Afifa menyelesaikan Strata-2 pada Departement of Global Health and Population, Harvard TH Chan School of Public Health.
Selain menjadi wanita inspiratif untuk orang lain, terutama bagi kaum perempuan. Ia juga memiliki segudang prestasi seperti berkontribusi dan berperan di kancah internasional.
Baca Juga: KTP Elektronik Akan Digantikan Dengan KTP Digital Jelang Tahun 2023
Ia terlibat langsung pada The United Nations General Assembly (UNGA), kegiatan tersebut adalah pertemuan wajib bagi para pejabat PBB untuk membuat kebijakan dan pertemuan dari berbagai perwakilan PBB.
Di forum tersebut, membahas isu-isu penting salah satunya yang Nadhira bahas adalah mengenai perubahan iklim yang terjadi di dunia.
Pernah menjadi Executive Staff di Ministry of Health of the Republic of Indonesia pada tahun 2021.
Artikel Terkait
Pandangan Deddy Corbuzier Mengenai Konten Talitha Pavita Yang Sempat Viral di Media Sosial
Tren Wajah Simetris Baju Biru Dipopulerkan Tiktoker Ini Viral dan Banyak Netizen Puji Kecantikannya
Mengenal Jeka Saragih, Petarung Indonesia Pertama Resmi Dikontrak UFC
Apa Itu ChildFree? Polemik Dari Kata Child Free Dari Banyaknya Orang
Jayapura Diguncang Gempa Berkekuatan 5 4 SR, Sebanyak 4 Korban Jiwa Diketahui dan Banyak Bangunan Rusak Parah
Kasus Pembunuhan Tragis Lisa Siti Mulyani di Pandeglang, Merasa Cemburu Punya Pacar Baru
Berawal Endorse, Selebgram Pekanbaru Ini Dituding Pelakor Sehingga Viral di Media Sosial
Nonton Anime My Hero Academia Season 6 Episode 18 Sub Indo: Pewaris Akhir OFA, Perjalanan Baru Midoriya Izuku
Nonton Tokyo Revengers Season 2 Episode 6 Sub Indo: Takemichi dan Chifu Menghentikan Konflik Shiba Family
Nonton Anime One Piece Episode 1051 Sub Indo: Semangat Belum Padam, Luffy dan Lainnya Bangkit Kembali
Nonton Anime Boruto Episode 287 Sub Indo: Tanda Cakaran, Arc Code Dibuka
Korban Jiwa Lebih Dari 20 Ribu di Turki dan Syria, Ditambah Banyak Bantuan Terhambat Karena Cuaca dan Lainnya
CEO Disney Umumkan Toy Story 5, Frozen 3 dan Zootopia 2 Sedang Dikerjakan
Review Film Waktu Maghrib (2023), Sajikan Plot Sederhana Hingga Jump Scare Cukup Berkelas
Review Film Gita Cinta Dari SMA (2023), Chemistry Pemain Yang Luar Biasa Hingga Lebih Baik Dari Originalnya