Menkeu Suahasil Nazara Bantah Isu Gaji ASN Lewat Koperasi: Uang Tetap Masuk Rekening Sendiri, Guru Juga!
Kalimantan Update – 24 Oktober 2026 | JAKARTA — Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan bahwa pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri tetap ditransfer langsung ke rekening masing-masing penerima. Penegasan ini sekaligus menjawab kegaduhan publik menyusul usulan Menteri Koperasi Ferry Juliantono agar gaji ASN disalurkan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dengan tegas, Menkeu tegaskan gaji ASN ditransfer langsung ke rekening pegawai, termasuk guru [titlebase], tanpa ada perubahan skema sedikit pun.
“Dalam praktik, kita melihat bahwa idealnya pembayaran gaji dilakukan langsung dari rekening kas umum negara ke rekening masing-masing pegawai negeri sipil, TNI, dan Polri. Mereka masing-masing memiliki rekening,” ujar Suahasil di Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Pernyataan itu disampaikan Suahasil usai acara pelantikan pejabat eselon I di kantor Kementerian Keuangan. Ia menekankan bahwa mekanisme transfer langsung dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke rekening bank milik aparatur merupakan praktik ideal yang telah lama berjalan dan terbukti meningkatkan efisiensi pengelolaan perbendaharaan negara.
Respons atas Usulan Kementerian Koperasi
Wacana penyaluran gaji ASN melalui koperasi mencuat setelah Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikannya dalam diskusi publik Pra Kongres Nasional Syarikat Islam di Jakarta pada 5 Oktober 2026. Ferry bahkan menyebut skema tersebut berpeluang direalisasikan dalam waktu dekat karena telah diajukan kepada Kementerian Keuangan.
Namun, saat dikonfirmasi di Kompleks Istana Kepresidenan, Suahasil menegaskan pemerintah tidak mengubah mekanisme pembayaran gaji ASN. “Akan tetap seperti sekarang, saya tetap mentransfer seperti sekarang,” katanya, Selasa (20/10/2026).
Penegasan ini sekaligus menutup celah kekhawatiran publik bahwa gaji pegawai negara akan dialihkan melalui badan usaha koperasi yang dinilai belum memiliki infrastruktur memadai. Anggota Komisi II DPR, Fauzan Khalid, sebelumnya meminta pemerintah mengkaji ulang wacana tersebut karena berisiko menimbulkan hambatan pencairan, persoalan administrasi, hingga celah penyelewengan dana.
G2P Payment, Sistem yang Sudah Berjalan
Kementerian Keuangan melalui penerapan sistem Government-to-Persons (G2P) Payment telah mendorong tata kelola operasi perbendaharaan negara menjadi lebih modern. Sistem ini tidak hanya digunakan untuk gaji ASN, tetapi juga bantuan perlindungan sosial (bansos) dan Tunjangan Profesi Guru daerah.
“Tentu di satu dan dua titik masih ada yang belum tertransfer secara langsung, ini kita upayakan supaya bisa kita transfer secara langsung menggunakan rekening perbankan,” jelas Suahasil.
Ia menjelaskan kelancaran mekanisme ini ditopang oleh beberapa faktor kunci:
- Kepemilikan daftar nama seluruh PNS, TNI, dan Polri yang valid.
- Kejelasan identitas setiap personel penerima.
- Kepastian nomor rekening bank dan bank tempat rekening berada.
Dengan data yang terverifikasi, pembayaran dapat disalurkan secara tepat sasaran dan tepat waktu, termasuk untuk pembayaran tunjangan profesi guru yang rutin dilaporkan dalam konferensi pers APBN.
Mendorong Inklusi Keuangan Nasional
Lebih dari sekadar efisiensi, mekanisme transfer langsung ini sejalan dengan komitmen pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) untuk memperluas inklusi keuangan. Suahasil bahkan berharap bukan hanya PNS, TNI, dan Polri yang memiliki rekening, tetapi seluruh masyarakat Indonesia.
“Tujuan pembangunan adalah menciptakan inklusi keuangan supaya layanan keuangan itu bisa berkelanjutan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Upaya tersebut juga bersinggungan dengan rencana program Satu Orang Satu Rekening yang akan dijalankan pemerintah. Melalui program itu, warga berusia di atas 17 tahun yang termasuk kelompok desil 1–4 direncanakan dibukakan rekening dengan saldo awal Rp50.000.
Gaji Guru dan Tenaga Pendidik Tetap Aman
Bagi kalangan pendidik, penegasan ini menjadi kabar melegakan. Pasalnya, tunjangan profesi guru selama ini menjadi salah satu komponen yang paling dinantikan dan rawan keterlambatan jika skema penyaluran berubah. Dengan sistem G2P Payment yang tetap dipertahankan, Menkeu tegaskan gaji ASN ditransfer langsung ke rekening pegawai, termasuk guru [titlebase], sehingga hak finansial tenaga pendidik tidak terganggu oleh wacana kebijakan baru.
Kementerian Keuangan memastikan bahwa pembayaran langsung dari kas negara ke rekening penerima merupakan bagian dari agenda modernisasi perbendaharaan yang berkelanjutan. Tidak ada rencana pemerintah untuk mengalihkan fungsi tersebut kepada koperasi mana pun, termasuk KDKMP.
Kesimpulan
Di tengah ramainya usulan penyaluran gaji melalui koperasi, pemerintah melalui Kementerian Keuangan menegaskan sikapnya secara tegas: gaji ASN, TNI, Polri, serta tunjangan profesi guru tetap dibayarkan langsung ke rekening masing-masing penerima. Mekanisme G2P Payment yang telah berjalan dinilai lebih efisien, transparan, dan mendukung perluasan inklusi keuangan masyarakat. Dengan demikian, Menkeu tegaskan gaji ASN ditransfer langsung ke rekening pegawai, termasuk guru [titlebase] sebagai jaminan kepastian bagi seluruh aparatur negara bahwa kesejahteraan mereka tidak akan terganggu oleh wacana kebijakan yang belum matang.
Penulis: Rudi Hamdani
Editor: Syaifullah
Sumber Berita: JPNN.com, Fortune IDN, Metro TV, iNews.id
Gambar: Ilustrasi transfer gaji ASN (1200×675 px, rasio 16:9)
