Drama Enam Gol di Naples: Napoli Gagal Menang Meski Unggul Dua Kali, Roma Curi Satu Poin Heroik
Kalimantan Update – 25 Oktober 2026 | Duel sengit antara SSC Napoli dan AS Roma pada pekan kedelapan Liga Italia berakhir dengan skor dramatis 3-3 di Stadion Diego Armando Maradona, Naples. Hasil ini menjadi sorotan utama dalam perbincangan ssc napoli vs as roma standings, karena kedua tim menunjukkan karakter berbeda: Napoli kembali membuang keunggulan, sementara Roma tampil heroik dengan selalu bangkit dari ketertinggalan. Pertandingan yang digelar pada Sabtu malam waktu setempat itu menyajikan enam gol, dua di antaranya lahir dari kaki Scott McTominay dan dua lainnya dari Leonardo Balerdi.
Napoli memecah kebuntuan pada menit ke-28. Berawal dari tendangan bebas Matteo Politano yang dihalau pertahanan Roma, bola liar jatuh di dekat kotak penalti. Andre Frank Zambo Anguissa dengan cerdik melepaskan tendangan salto membelakangi gawang yang meluncur ke sudut gawang Pierluigi Gollini. Keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum, meski Napoli sempat nyaris menggandakan skor pada menit ke-35 ketika lob Kevin De Bruyne digagalkan Gollini.
Memasuki babak kedua, Napoli menambah keunggulan pada menit ke-48. Umpan lambung Politano dari sisi kanan disambut sundulan McTominay yang melewati garis gawang Roma. Namun, tertinggal dua gol tak membuat Roma menyerah. Pada menit ke-69, kerja sama satu-dua Matias Soule dan Donyell Malen diselesaikan Soule dengan tembakan jarak jauh yang bersarang di sudut gawang Alex Meret. Lima menit berselang, tepatnya menit ke-74, Santiago Castro meneruskan umpan sundulan Evan Ndicka kepada Balerdi yang bebas di kotak penalti dan menuntaskan peluang dengan tembakan first time.
Napoli kembali memimpin pada menit ke-83. Berawal dari tembakan jarak jauh Leonardo Spinazzola yang ditepis Gollini, bola liar kembali dikuasai Napoli dan McTominay melepaskan tembakan jarak jauh yang membobol gawang Roma untuk kedua kalinya. Akan tetapi, Balerdi kembali menjadi penyelamat Roma pada menit ke-89 melalui sundulan yang menyambut crossing Wesley Franca, memastikan skor akhir 3-3.
Dalam konteks ssc napoli vs as roma standings, hasil ini membuat Napoli tertahan di urutan kesembilan dengan 11 poin, sementara Roma tetap kokoh di posisi ketiga dengan 18 poin. Sejumlah sumber menyebut posisi Napoli bisa bergeser ke urutan kesepuluh bergantung hasil laga lain, namun yang pasti jarak keduanya di klasemen semakin melebar. Bagi Roma, tambahan satu poin ini menjaga mereka tetap dekat dengan papan atas, hanya terpaut satu angka dari Inter dan Lazio yang belum memainkan laga pekan kedelapan.
Laga ini juga diwarnai insiden pengusiran pelatih Napoli, Massimiliano Allegri, pada menit-menit akhir pertandingan, menambah tensi duel yang memang berlangsung panas. Dari kacamata taktik, Napoli tampil dominan di babak pertama melalui penguasaan bola dan serangan sayap, tetapi rapuh saat menghadapi tekanan balik Roma di babak kedua. Sebaliknya, Roma menunjukkan mentalitas pantang menyerah yang menjadi ciri khas mereka musim ini.
Bagi Napoli, catatan ssc napoli vs as roma standings menjadi peringatan serius. Membuang keunggulan dua kali dalam satu pertandingan menunjukkan masalah konsentrasi di lini belakang yang harus segera dibenahi jika ingin kembali bersaing di papan atas. Sementara itu, Roma membuktikan bahwa posisi ketiga mereka bukan kebetulan, meski masih menyisakan pekerjaan rumah dalam hal menjaga stabilitas pertahanan.
Selanjutnya, Roma dijadwalkan menjamu Cagliari pada Selasa, 27 Oktober, sedangkan Napoli akan bertandang ke markas Monza sehari berselang. Kedua laga menjadi kesempatan penting untuk memperbaiki posisi di klasemen. Menarik untuk ditunggu apakah Napoli mampu bangkit dari kekecewaan ini, dan apakah Roma dapat mempertahankan tren positif mereka.
Secara keseluruhan, duel Napoli kontra Roma menyajikan hiburan sepak bola kelas atas yang layak dikenang. Enam gol, dua comeback, dan drama di pinggir lapangan menjadi bukti bahwa Serie A musim ini tetap kompetitif. Namun, bagi Napoli, hasil ini menjadi pengingat pahit bahwa dalam sepak bola, keunggulan dua gol belum tentu menjamin kemenangan. Sementara Roma pulang dengan kepala tegak, membawa satu poin berharga dari markas lawan yang sulit ditaklukkan.
Penulis: Rudi Hamdani
Editor: Tri Widodo
Sumber Berita: ANTARA, detikSport, legaseriea, The Football Faithful
