Ivan Mamut Jadi Penentu di Injury Time, Persija Comeback Dramatis Tekuk Persik di JIS
Kalimantan Update – 27 Oktober 2026 | Nama Ivan Mamut kembali menjadi sorotan dalam laga pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 antara Persija Jakarta dan Persik Kediri di Jakarta International Stadium, Senin (26/10/2026). Penyerang yang baru masuk pada menit ke-90 itu nyaris menambah penderitaan tim tamu lewat skema serangan cepat di masa injury time. Meski golnya tidak disahkan, kehadiran Ivan Mamut di pengujung laga menegaskan peran pentingnya sebagai senjata pamungkas Macan Kemayoran.
Pertandingan berlangsung di hadapan ribuan pendukung The Jakmania yang memadati JIS. Dukungan penuh tersebut nyatanya tidak langsung membuat tuan rumah nyaman. Persik Kediri justru tampil agresif sejak peluit pertama dibunyikan dan berhasil mencuri keunggulan lebih dulu.
Kejutan Macan Putih di Awal Laga
Gol pembuka Persik lahir pada menit ke-10. Imanol Garcia berhasil menuntaskan umpan sepak pojok Ernesto Gomez melalui tandukan yang gagal diantisipasi barisan pertahanan Persija. Skor 0-1 untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga turun minum, sementara Persija terus berupaya membongkar pertahanan disiplin Persik yang dikawal Marcelo Djalo dan rekan-rekannya.
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, tampak melakukan evaluasi besar saat jeda. Pada babak kedua, Macan Kemayoran keluar dengan tekanan lebih tinggi. Hasilnya, pada menit ke-60 sempat tercipta gol melalui Alexander Jeremejeff, namun dianulir karena pemain asal Swedia itu lebih dulu melakukan handball.
Kebangkitan lewat Set-Piece
Persija akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-64. Denis Kolinger, bek jangkung yang menjadi andalan di jantung pertahanan, menyundul masuk bola kiriman Rayhan Hannan dari situasi set-piece di sisi kiri. Kiper Persik, Husna Al Malik, tak mampu membendung laju bola tersebut.
Hanya dua menit berselang, kebangkitan tuan rumah berlanjut. Kolinger kembali menjadi kreator dengan mengirim umpan yang disambar Rizky Ridho yang berdiri bebas. Asisten wasit sempat mengangkat bendera tanda offside, tetapi setelah peninjauan VAR, gol disahkan karena Ridho dinilai berada dalam posisi onside saat menerima bola. Rizky Ridho sendiri masuk sebagai pemain pengganti, begitu pula Pratama Arhan yang tercantum di bangku cadangan.
Momen Ivan Mamut di Injury Time
Memasuki masa injury time, Shin Tae-yong memasukkan Ivan Mamut untuk menambah daya gedor. Pergantian itu hampir berbuah manis. Pada menit 90+6, umpan panjang Nadeo Argawinata dikejar Kwon Chang-hoon dan diteruskan kepada Ivan Mamut yang sempat menggetarkan gawang Persik. Sayangnya, gol tersebut tidak disahkan wasit. Meski begitu, aksi Ivan Mamut menunjukkan insting gol yang masih tajam dan menjadi ancaman nyata bagi pertahanan lawan.
Kemenangan 2-1 ini membuat Persija Jakarta kukuh di puncak klasemen dengan 18 poin dari tujuh pertandingan, unggul empat angka atas Dewa United di posisi kedua. Catatan ini sekaligus mempertegas dominasi Macan Kemayoran di awal musim.
Tekanan bagi Para Pelatih Lawan
Kemenangan atas Persik menambah deretan hasil buruk yang dialami tim-tim yang berhadapan dengan Persija. Sebelumnya, PSIM Yogyakarta memecat Jean-Paul van Gastel pada 17 Oktober 2026, sekitar sepekan setelah dibantai Persija 0-4 di Stadion Sultan Agung, Bantul. Nasib serupa dialami Marcos Santos yang resmi diberhentikan Arema FC pada 23 Oktober 2026, dua hari setelah Singo Edan dihancurkan Persija 1-5 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.
Shin Tae-yong mengaku sedih atas pemecatan dua rekan seprofesinya itu. Menurutnya, hubungan antarpelatih di dunia sepak bola bukan sekadar urusan pekerjaan, melainkan sudah seperti keluarga sendiri. Ia berharap ke depan tidak ada lagi pelatih yang kehilangan pekerjaan hanya karena satu hasil pertandingan.
Kesimpulan
Comeback Persija Jakarta atas Persik Kediri menjadi bukti kualitas dan kedalaman skuad Macan Kemayoran. Kemampuan bangkit setelah tertinggal, ditambah opsi pemain pengganti seperti Rizky Ridho, Kwon Chang-hoon, hingga Ivan Mamut, membuat Persija semakin sulit dikalahkan. Posisi puncak klasemen dengan 18 poin menjadi modal berharga untuk menghadapi rangkaian laga berikutnya. Bagi Ivan Mamut sendiri, penampilan singkat namun berdampak di laga ini menjadi sinyal bahwa ia siap menjadi pembeda kapan pun pelatih membutuhkannya.
Penulis: Rudi Hamdani
Editor: Sukardi
Sumber: Liputan6, Bola.com, MINA, VIVA, Suara.com
