Jayson Tatum Patahkan Harapan Nets! Buzzer-Beater Dramatis Warnai Duel Celtics vs Nets
Kalimantan Update – 29 Oktober 2026 | Duel sengit bertajuk celtics vs nets tersaji di TD Garden, Boston, pada Selasa malam waktu setempat, dan berakhir dengan drama yang sulit dilupakan. Jayson Tatum menjadi pahlawan tuan rumah lewat tembakan buzzer-beater di babak overtime yang membawa Boston Celtics menang tipis 125-124 atas Brooklyn Nets. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang penderitaan Nets yang belum sekalipun meraih kemenangan di awal musim 2026-27.
Pertandingan celtics vs nets berjalan ketat sejak kuarter pertama. Tidak ada tim yang mampu unggul lebih dari delapan poin sepanjang laga. Boston yang tampil di malam kedua rangkaian back-to-back setelah menghadapi Chicago Bulls sempat berada dalam posisi rentan, terlebih Nets datang dengan motivasi besar untuk mengakhiri rentetan kekalahan. Namun, kualitas individu Tatum pada momen-momen krusial akhirnya menjadi pembeda dalam laga celtics vs nets kali ini.
Tatum tampil luar biasa dengan mencetak 40 poin, termasuk torehan tertinggi dalam kariernya berupa 18 tembakan bebas dari 22 percobaan. Penampilan itu membuatnya menjadi motor serangan Boston di sepanjang pertandingan. Rekan setimnya, Paul George, memberikan pujian tinggi. Menurutnya, bola memang harus berada di tangan sang MVP pada momen penentuan, dan Tatum membuktikan dirinya mampu membawa tim pulang dengan kemenangan.
Jalannya Pertandingan yang Penuh Kejutan
Boston sempat menguasai jalannya pertandingan di akhir kuarter keempat. Derrick White mencetak and-one dunk langka dengan sisa 34 detik, membawa Celtics unggul empat poin. Namun, bencana nyaris datang. Center Neemias Queta melakukan kontak dengan pergelangan tangan Julius Randle setelah tembakan bebas Tatum gagal, sehingga ia terkena foul keenam dan harus keluar lapangan. Pelatih kepala Joe Mazzulla kemudian memasukkan Mitchell Robinson, yang langsung di-foul oleh Nets. Robinson yang dikenal lemah dalam tembakan bebas gagal mengeksekusi keduanya.
Kesempatan itu dimanfaatkan oleh rookie pilihan pertama Nets, Mikel Brown Jr., yang melepaskan tembakan tiga angka di detik-detik akhir untuk memaksa laga berlanjut ke overtime. Di babak tambahan, Boston sempat kesulitan dengan hanya memasukkan satu dari tujuh tembakan lapangan pertamanya, sementara Brooklyn membangun keunggulan empat poin. Namun, Nets justru membeku setelah tembakan tiga angka Brown pada sisa 2:01. Sang rookie mengambil dan gagal mengeksekusi lima tembakan terakhir timnya, termasuk dua layup di enam detik terakhir.
George merebut rebound dari kegagalan terakhir Brown dan meminta timeout, membuka jalan bagi aksi heroik Tatum. Ia melewati Brown dan Keon Ellis sebelum melepaskan pull-up jumper dari sisi kiri yang masuk tepat saat waktu habis. Tembakan itu menjadi game-winner pertamanya sejak kembali dari operasi Achilles pada Maret lalu.
Pelajaran Pahit bagi Mikel Brown Jr.
Di balik kekalahan Nets, performa Brown menjadi sorotan. Ia menutup laga dengan 17 poin, lima rebound, dan lima assist, catatan tertinggi di timnya. Meski begitu, ia harus menanggung tanggung jawab atas dua kesalahan krusial di detik-detik akhir. Pelatih kepala Nets, Jordi Fernández, menegaskan bahwa sang pemain tetap menjadi alasan utama timnya mampu berada di posisi kompetitif hingga akhir laga. Baginya, hal itu tidak boleh dilupakan oleh Brown meski ia harus menelan pil pahit pada laga celtics vs nets tersebut.
Selama tiga kuarter pertama, Brown nyaris tidak menemukan ritme permainan dengan hanya mencetak satu poin dan gagal pada lima percobaan tembakan. Kondisi diperparah dengan cedera kontusio kaki kanan Egor Dëmin serta kram yang dialami Nolan Traoré, membuat lini belakang Brooklyn menipis dan Fernández terpaksa lebih banyak mengandalkan sang rookie. Meski demikian, kepercayaan pelatih tidak goyah, dan Brown membalasnya dengan tembakan-tembakan besar di akhir laga.
Statistik dan Catatan Penting
Secara statistik, Boston memang tertinggal dalam beberapa aspek. Celtics kalah dalam jumlah percobaan tembakan (93 berbanding 97) dan rebound (47 berbanding 48). Boston juga hanya menembak 45 persen dari lapangan dan 27 persen dari luar garis tiga angka, sementara Nets mencatat 46 persen dan 34 persen. Meski begitu, dorongan kuat di babak tambahan cukup untuk mengatasi defisit tersebut dan membawa Boston ke rekor 3-1 musim ini.
- Skor akhir: Boston Celtics 125 – 124 Brooklyn Nets (setelah overtime)
- Pencetak poin tertinggi Celtics: Jayson Tatum (40 poin)
- Pencetak poin tertinggi Nets: Mikel Brown Jr. (17 poin, 5 rebound, 5 assist)
- Rekor Boston: 3-1
- Rekor Brooklyn: belum meraih kemenangan (0-4)
Kekalahan ini menjadi yang keempat beruntun bagi Brooklyn dan menempatkan mereka di dasar klasemen awal musim. Bagi Boston, kemenangan dramatis ini menjadi modal berharga untuk menjaga momentum di tengah jadwal padat. Laga celtics vs nets sekali lagi membuktikan bahwa di NBA, pertandingan tidak pernah selesai hingga peluit akhir berbunyi.
Secara keseluruhan, duel celtics vs nets menyajikan pelajaran berharga bagi kedua kubu. Boston belajar bahwa keunggulan di detik akhir tetap membutuhkan eksekusi disiplin, sementara Brooklyn mendapat pengalaman pahit namun berharga dari seorang rookie yang hampir menjadi pahlawan. Dengan kualitas pertarungan seperti ini, pertemuan berikutnya antara kedua tim dipastikan akan kembali dinantikan para penggemar basket.
Penulis: Tri Widodo
Editor: Sukardi
Sumber: Celtics Wire, AOL Sports
