Christian Pulisic Masuk, Milan Tetap Tak Berdaya: Bologna Permalukan Rossoneri 4-2 di San Siro
Kalimantan Update – 29 Oktober 2026 | AC Milan harus menelan pil pahit di hadapan pendukungnya sendiri. Dalam lanjutan pekan kesembilan Liga Italia 2026/27 di Stadion San Siro, Kamis WIB (29/10/2026), Rossoneri tumbang 2-4 dari Bologna. Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Milan di Serie A musim ini, dan ironisnya terjadi justru setelah pelatih memasukkan Christian Pulisic pada menit ke-58 untuk mencoba menyelamatkan situasi. Penyerang andalan asal Amerika Serikat itu memang sempat memberikan ancaman, namun kontribusi Christian Pulisic tak cukup untuk membalikkan keadaan yang sudah terlanjur memburuk.
Pertandingan sebenarnya berjalan sesuai harapan tuan rumah pada babak pertama. Milan sempat tertinggal lebih dulu, tetapi pemain muda Alphadjo Cisse tampil gemilang dengan memborong dua gol sehingga Rossoneri menutup paruh pertama dengan keunggulan 2-1. Namun, keunggulan itu ternyata rapuh. Pada babak kedua, Bologna melakukan perubahan taktis yang mengubah jalannya pertandingan secara dramatis.
Miranda Mengubah Segalanya
Pelatih Bologna memasukkan Juan Miranda pada menit ke-59, dan dampaknya langsung terasa. Satu menit berselang, umpan silang keras Miranda dari situasi tendangan bebas gagal dihalau dengan baik oleh Davide Bartesaghi, yang justru mencetak gol bunuh diri dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Hanya dua menit kemudian, Miranda kembali menjadi kreator melalui umpan tarik akurat yang disambut Samuel Mbangula di dekat titik penalti. Mbangula mengontrol bola dengan cermat sebelum melepaskan tendangan keras yang tak mampu dihentikan kiper Mike Maignan. Bologna berbalik unggul 3-2 pada menit ke-62.
Milan berusaha merespons. Pelatih memasukkan Christian Pulisic menggantikan Omari Hutchinson, berharap kreativitas dan ketajaman sang bintang bisa menjadi pembeda. Sayangnya, Rossoneri justru kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Bologna semakin leluasa memanfaatkan celah di lini pertahanan tuan rumah yang tampak kehilangan organisasi.
Hattrick Mbangula dan Peluang Terbuang Pulisic
Mbangula melengkapi hattrick pada menit ke-86 setelah Francesco Camarda kehilangan bola dan Strahinja Pavlovic gagal menerapkan jebakan offside dengan sempurna. Jan Odgaard lolos dari penjagaan sebelum mengirim umpan silang mendatar ke tengah kotak penalti, dan Mbangula yang berdiri bebas menuntaskan peluang tersebut untuk mengubah skor menjadi 4-2.
Di tengah keterpurukan itu, Christian Pulisic sempat memperoleh peluang emas melalui sundulannya. Namun, kiper Lukas Skorupski tampil gemilang dengan penyelamatan luar biasa. Peluang tersebut menjadi satu-satunya tembakan tepat sasaran Milan pada babak kedua, sebuah statistik yang menggambarkan betapa tumpulnya serangan Rossoneri meski Christian Pulisic sudah berada di lapangan.
Dampak pada Klasemen
Kekalahan ini membuat Milan tertahan di peringkat lima dengan 18 poin, terpaut dua angka dari Como di urutan empat. Sementara itu, Bologna meraih kemenangan berharga yang mengangkat posisi mereka di klasemen. Bagi Milan, hasil ini menjadi pukulan telak di tengah upaya membangun konsistensi musim ini.
Menariknya, kekalahan ini terjadi hanya berselang beberapa hari setelah manajemen klub merampungkan kesepakatan kontrak baru dengan Christian Pulisic hingga musim panas 2031. Langkah tersebut menjadi sinyal jelas bahwa Milan ingin memagari bintang asal Amerika Serikat itu sebagai fondasi proyek jangka panjang. Setelah urusan Christian Pulisic beres, manajemen Rossoneri dikabarkan langsung mengalihkan fokus untuk memperpanjang kontrak gelandang asal Prancis Adrien Rabiot, yang saat ini terikat hingga musim panas 2028.
Susunan Pemain
| AC Milan (4-2-3-1) | Bologna (3-4-3) |
|---|---|
| Mike Maignan; Fikayo Tomori (Luka Modric 46′), Koni De Winter, Strahinja Pavlovic, Pervis Estupinan (Diawara 58′); Yunus Musah, Ardon Jashari, Omari Hutchinson (Christian Pulisic 58′), Alphadjo Cisse, Davide Bartesaghi (Francesco Camarda 63′); Goncalo Ramos | Lukas Skorupski; Matteo Damian (Vitik 59′), Nicolo Casale, Arthur Theate (Heggem 70′); Nadir Zortea, Tommaso Pobega, Lewis Ferguson, Rahim Alhassane (Juan Miranda 59′); Federico Bernardeschi (Cambiaghi 59′), Jens Odgaard, Samuel Mbangula |
Secara keseluruhan, laga ini menjadi pelajaran pahit bagi Milan. Masuknya Christian Pulisic memang menambah daya gedor, tetapi tanpa dukungan kolektif yang solid, satu pemain saja tidak cukup untuk menyelamatkan tim dari kekalahan. Bologna membuktikan bahwa efisiensi dan ketepatan pergantian pemain bisa menjadi kunci kemenangan di kandang lawan. Kini, tugas berat menanti Milan dan Christian Pulisic untuk bangkit pada laga-laga berikutnya agar ambisi finis di zona Liga Champions tetap terjaga.
