Messi Tegas Tolak Pulang ke Argentina, Kunci Masa Depan di Inter Miami hingga 2028
Kalimantan Update – 30 Oktober 2026 | Bintang Argentina Lionel Messi menegaskan komitmennya untuk tetap berseragam Inter Miami setidaknya hingga 2028. Keputusan ini sekaligus mementahkan rumor kembalinya sang pemain ke klub masa kecilnya, Newell’s Old Boys, yang sempat santer diberitakan media Argentina. Jurnalis transfer Fabrizio Romano, melalui unggahan di platform X pada 30 Oktober, menyatakan tidak ada negosiasi antara kubu Messi dan Newell’s. “Messi sangat bahagia di Inter Miami, begitu pula keluarganya. Leo ingin memenuhi kontraknya saat ini hingga 2028, setidaknya, bisa lebih lama lagi, untuk dievaluasi kemudian,” tulis Romano.
Messi bergabung dengan Inter Miami pada musim panas 2023 setelah meninggalkan Paris Saint-Germain. Sejak saat itu, ia menjadi tokoh sentral proyek olahraga klub asal Florida tersebut. Kontrak barunya resmi diumumkan klub dan akan menjaga pemain berusia 39 tahun itu di Amerika Serikat hingga akhir musim MLS 2028, ketika ia akan berusia 41 tahun. Keputusan ini menepis spekulasi yang menyebutkan potensi kepindahan ke Newell’s pada Januari 2027.
Selama membela Inter Miami, Messi telah mencatatkan 71 gol dan 44 assist dalam 82 penampilan resmi. Statistik tersebut menjadikannya pencetak gol terbanyak sekaligus pemberi assist terbanyak sepanjang sejarah klub. Prestasi kolektif pun diraih, termasuk gelar Leagues Cup 2023 dan MLS Supporters’ Shield 2024. Di level internasional, ia membantu tim melaju ke babak 16 besar Piala Dunia Klub 2025 dan semifinal CONCACAF Champions Cup pada tahun yang sama.
Salah satu ambisi utama Messi adalah merumput di Miami Freedom Park, stadion baru Inter Miami yang akan menjadi markas tim. David Beckham, salah satu pemilik klub, menyambut baik perpanjangan kontrak ini dan menekankan pentingnya mempertahankan pemain sekaliber Messi. “Kontinuitas Messi adalah fondasi proyek kami,” ujar Beckham dalam pernyataan resmi klub.
Sementara itu, di lapangan, Inter Miami tengah bersiap menghadapi New England Revolution pada pekan ke-33 MLS di Gillette Stadium, Foxborough, Massachusetts. Laga ini menjadi kunjungan terakhir The Herons di musim reguler sebelum playoff. Kedua tim bersaing memperebutkan posisi kedua di Konferensi Timur. Dalam lima pertemuan terakhir, Inter Miami mendominasi dengan empat kemenangan dan satu hasil imbang. Terakhir kali kedua tim bertemu pada 25 April 2026, laga berakhir 1-1.
Pelatih Inter Miami menegaskan fokus tim adalah meraih kemenangan untuk mengamankan posisi playoff yang lebih baik. “Kami datang ke sini untuk menang. Setiap poin sangat berharga,” ujarnya dalam konferensi pers jelang laga. New England sendiri sedang dalam tren buruk setelah kalah 0-3 dari Seattle Sounders pada laga sebelumnya.
Di sisi lain, Inter Miami telah merilis jadwal untuk Sprint Season 2027. Musim reguler yang diperpendek akan berlangsung dari Februari hingga Mei 2027, sebelum beralih ke kalender musim panas-musim semi pada Juli 2027. Inter Miami akan membuka musim di kandang melawan FC Cincinnati pada 19 Februari 2027 di DRV PNK Stadium dan menutup musim reguler dengan bertandang ke Toronto FC pada 8 Mei 2027. Total 14 pertandingan akan dimainkan, tujuh di kandang dan tujuh tandang, semuanya melawan tim Konferensi Timur. Format baru ini menuntut konsistensi sejak awal karena hanya delapan tim teratas dari setiap konferensi yang lolos ke playoff dengan sistem gugur tunggal, dan final MLS Cup akan digelar pada akhir pekan Memorial Day.
Dengan komitmen jangka panjang Messi dan persiapan matang menuju musim-musim mendatang, Inter Miami semakin memantapkan posisinya sebagai kekuatan utama di MLS. Keputusan Messi untuk bertahan tidak hanya memberikan stabilitas sportif, tetapi juga memperkuat daya tarik klub di pasar global. Para penggemar di Florida pun berharap era keemasan The Herons masih akan berlanjut hingga beberapa tahun ke depan.
