Newcastle Jets Dibantai 3-0, Wellington Phoenix Cetak Rekor Awal Musim Terbaik di A-League
Kalimantan Update – 02 November 2026 | Newcastle Jets harus menelan pil pahit di hadapan pendukungnya sendiri. Bertanding di McDonald Jones Stadium, Newcastle, Australia, pada Sabtu, 31 Oktober 2026, tuan rumah Newcastle Jets kalah telak 3-0 dari Wellington Phoenix dalam laga pekan ketiga A-League Men 2026-27. Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Newcastle Jets musim ini sekaligus mengukuhkan Wellington Phoenix di puncak klasemen sementara dengan raihan sempurna sembilan poin dari tiga pertandingan.
Wellington Phoenix tampil impresif sejak menit awal. Corban Piper membuka keunggulan pada menit ke-14 setelah lolos dari jebakan offside dan menaklukkan kiper Delianov dengan sepakan lambung. Gol tersebut sempat menuai polemik karena diduga offside, namun asisten wasit video (VAR) mengesahkannya. Bagi Piper, gol itu bukan sekadar mengubah papan skor, melainkan menjadi gol ke-700 Wellington Phoenix di pentas A-League Men. Kepala Wasit Football Australia, Jon Moss, menegaskan bahwa wasit Eric Saba berhak membiarkan permainan tetap berjalan saat gol tercipta.
Newcastle Jets mencoba bangkit. Alex Grant nyaris menyamakan kedudukan melalui sundulan, tetapi bola berhasil disapu pemain bertahan Wellington di garis gawang. Pelatih Newcastle Jets, Milligan, melakukan perubahan taktik pada babak kedua dengan memasukkan Joel Bertolissio dan Xavier Bertoncello menggantikan Jesse Hill dan Alex Nunes. Bertoncello langsung mengancam, namun tembakannya masih dapat diblok. Pergantian pemain kembali dilakukan pada menit ke-58 dengan masuknya Alex Badolato, Joe Lolley, dan Max Burgess.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Newcastle Jets justru kebobolan lagi. Riley Bidois, pemain pengganti, mencetak gol pada menit ke-87 setelah menerobos pertahanan dan melepaskan tembakan keras ke gawang Delianov. Nathan Walker melengkapi penderitaan Newcastle Jets pada menit ke-94 dengan sepakan mendatar ke sudut bawah gawang. Kemenangan 3-0 ini memastikan Wellington Phoenix meraih tiga kemenangan beruntun di awal musim untuk pertama kalinya sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di A-League Men.
Bagi Corban Piper, pekan ini terasa sangat istimewa. Pemain berusia 24 tahun itu baru saja menerima panggilan pertamanya ke tim nasional Selandia Baru (All Whites) untuk laga internasional melawan India bulan depan. “Saya tidak bisa mengungkapkannya dengan kata-kata, ini sangat berarti bagi saya. Jelas sesuatu yang diimpikan setiap anak adalah mewakili negaranya,” ujar Piper kepada Sky Sport. Ia juga menyoroti kerja keras rekan-rekannya. “Kalian bisa melihatnya di babak kedua. Itu babak yang cukup defensif. Para pemain menaruh tubuh mereka di garis, bekerja sangat keras satu sama lain. Itu menunjukkan seberapa keras kami akan bekerja dan jika Anda bisa melakukan itu, Anda bisa meraih tiga poin di mana saja.”
Kemenangan atas Newcastle Jets ini memperpanjang rekor sempurna Wellington Phoenix setelah sebelumnya mengalahkan Melbourne Victory 2-1 dan Central Coast Mariners 2-0 di kandang. Pelatih Wellington Phoenix, Giancarlo Italiano, mengaku bangga dengan mentalitas timnya. “Kami tahu laga melawan Newcastle Jets akan sulit, tetapi para pemain menunjukkan disiplin dan efisiensi. Kami bertahan dengan solid dan memanfaatkan peluang dengan baik,” katanya.
Sementara itu, pelatih Newcastle Jets, Milligan, mengakui kekalahan ini sebagai pelajaran berharga. “Kami menciptakan peluang, tetapi tidak memanfaatkannya. Wellington lebih klinis. Kami harus segera bangkit karena ada laga penting melawan Shanghai pada Selasa malam,” ujarnya. Newcastle Jets akan menjamu Shanghai dalam laga kandang terakhir mereka pada 2026.
Dengan hasil ini, Wellington Phoenix dipastikan tetap di puncak klasemen A-League Men dan akan menghadapi juara bertahan Auckland FC pada pekan berikutnya. Sementara Newcastle Jets harus berbenah jika ingin kembali ke jalur kemenangan. Kekalahan dari Wellington Phoenix menjadi pukulan telak, tetapi juga menjadi cambuk untuk bangkit di pertandingan selanjutnya.
Secara keseluruhan, laga ini menunjukkan kualitas Wellington Phoenix sebagai tim yang patut diperhitungkan musim ini. Newcastle Jets, di sisi lain, masih memiliki waktu untuk memperbaiki performa. Dengan jadwal padat yang menanti, kedua tim dituntut untuk segera melakukan evaluasi dan pembenahan.
