Pesilat Muda Martapura Naupal Hebatullah Raih Perak O2SN, Bupati Banjar Beri Bonus Penghargaan
Kalimantan Update – 05 Oktober 2026 | Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga Kabupaten Banjar. Ananda M Naupal Hebatullah, pesilat muda asal Martapura, berhasil mengharumkan nama daerah dengan meraih medali perak pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang Sekolah Dasar (SD) yang digelar di Jakarta, 17 hingga 23 Agustus 2026. Atas capaian itu, Bupati Banjar H Saidi Mansyur memberikan penghargaan dan bonus sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah. Peristiwa Berprestasi di Tingkat Nasional Bupati Banjar Beri Penghargaan kepada Pesilat Asal Martapura ini menjadi sorotan publik Kalimantan Selatan.
Penyerahan penghargaan berlangsung di Ruang Kerja Bupati Banjar, Martapura, Senin (5/10/2026) pagi. Bupati Saidi Mansyur didampingi Wakil Bupati Habib Idrus Al Habsyi serta Sekretaris Daerah H Yudi Andrea menerima langsung Naupal yang masih duduk di bangku kelas 6 SDN Cindai Alus 2 Martapura. Momen Berprestasi di Tingkat Nasional Bupati Banjar Beri Penghargaan kepada Pesilat Asal Martapura tersebut berlangsung hangat dan penuh rasa bangga.
Apresiasi Pemerintah Daerah untuk Atlet Muda
Bupati Saidi Mansyur menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah sekaligus motivasi bagi Naupal agar terus meningkatkan prestasi dan mengembangkan bakatnya sebagai atlet pencak silat. Menurutnya, prestasi tingkat nasional yang diraih seorang siswa SD adalah pencapaian luar biasa yang patut diapresiasi.
“Semoga Ananda Naupal dapat melanjutkan tren positif ini saat melangkah ke jenjang pendidikan SMP serta kembali menjadi wakil andalan Kabupaten Banjar pada O2SN mendatang,” harap bupati.
Pemerintah Kabupaten Banjar juga memberikan bonus penghargaan kepada Naupal. Langkah ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi generasi muda lainnya untuk berani bermimpi dan menorehkan prestasi di kancah nasional. Isu Berprestasi di Tingkat Nasional Bupati Banjar Beri Penghargaan kepada Pesilat Asal Martapura pun menjadi inspirasi bagi banyak sekolah di daerah tersebut.
Perjalanan Panjang Sang Pesilat Muda
Naupal mengaku senang dan bersyukur atas prestasi yang diraihnya. Ia menuturkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari latihan rutin dan konsistensi yang dijalaninya sejak duduk di kelas 2 SD. Cabang olahraga pencak silat telah ditekuninya selama bertahun-tahun, dan ia mulai aktif mengikuti berbagai kompetisi tanding sejak kelas 3 hingga kini duduk di kelas 6.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada orang tua, pelatih, serta guru yang selalu mendukung. Saya akan terus berlatih untuk meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” ujar Naupal dengan penuh semangat.
Konsistensi dan kedisiplinan menjadi kunci utama keberhasilan Naupal. Latihan demi latihan ia jalani tanpa mengenal lelah, mulai dari teknik dasar hingga strategi tanding. Dukungan keluarga dan lingkungan sekolah turut membentuk mental juara pada diri pesilat muda ini.
Kebanggaan Sekolah dan Harapan ke Depan
Kepala SDN Cindai Alus 2 Martapura, Supiansyah, turut mengungkapkan rasa bangga atas capaian tersebut. Menurut dia, prestasi Naupal menjadi medali tingkat nasional pertama yang berhasil dibawa pulang ke sekolah. Sebelumnya, SDN Cindai Alus 2 Martapura telah tiga kali mengirimkan perwakilan ke tingkat nasional, yakni pada cabang olahraga karate tahun 2023 serta pencak silat pada 2025 dan 2026.
“Ini sejarah bagi sekolah kami. Naupal adalah siswa pertama yang berhasil membawa pulang medali dari tingkat nasional. Kami sangat bangga dan berharap prestasi ini memotivasi siswa lain,” kata Supiansyah.
Pada O2SN jenjang SD di Jakarta tersebut, Kabupaten Banjar mengirimkan sejumlah perwakilan pada berbagai cabang lomba. Naupal menjadi satu-satunya atlet yang berhasil meraih gelar Juara 2 Nasional sekaligus membawa pulang prestasi tersebut untuk Kabupaten Banjar. Fakta ini semakin menegaskan bahwa Berprestasi di Tingkat Nasional Bupati Banjar Beri Penghargaan kepada Pesilat Asal Martapura bukan sekadar seremoni, melainkan pengakuan atas kerja keras dan dedikasi seorang anak daerah.
Dukungan Pembinaan Olahraga Usia Dini
Prestasi Naupal tidak lepas dari pembinaan olahraga usia dini yang dilakukan secara berjenjang. Pencak silat sebagai salah satu cabang olahraga unggulan di Kalimantan Selatan terus mendapat perhatian, baik dari sekolah maupun dari pemerintah daerah. Berbagai kompetisi tingkat kabupaten hingga provinsi menjadi ajang seleksi dan pembinaan atlet muda berbakat.
Pemerintah Kabupaten Banjar berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan bakat anak-anak melalui program pembinaan yang terstruktur. Diharapkan, semakin banyak atlet muda yang muncul dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Inspirasi bagi Generasi Muda
Prestasi Naupal diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya di Kabupaten Banjar untuk terus mengembangkan bakat dan mengukir prestasi hingga tingkat nasional. Kisah seorang anak yang tekun berlatih sejak kelas 2 SD dan akhirnya meraih medali perak O2SN membuktikan bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil.
Dengan adanya penghargaan dari Bupati Banjar, semangat Naupal dan atlet muda lainnya diharapkan semakin berkobar. Dukungan dari berbagai pihak, mulai dari keluarga, sekolah, hingga pemerintah daerah, menjadi ekosistem yang positif bagi tumbuh kembang atlet usia dini. Momen Berprestasi di Tingkat Nasional Bupati Banjar Beri Penghargaan kepada Pesilat Asal Martapura menjadi bukti nyata bahwa pembinaan olahraga di daerah berjalan dengan baik.
Penghargaan sebagai Pemacu Semangat
Pemberian bonus dan penghargaan dari pemerintah daerah bukan hanya soal materi, tetapi juga bentuk pengakuan dan penghormatan atas jerih payah seorang atlet. Hal ini diharapkan dapat memacu semangat Naupal dan pesilat muda lainnya untuk terus berlatih dan berkompetisi di level yang lebih tinggi.
Ke depan, Naupal bertekad untuk terus berlatih dan meraih prestasi yang lebih gemilang. Ia bercita-cita menjadi atlet pencak silat profesional yang dapat membanggakan Indonesia di kancah internasional. Dukungan dari semua pihak akan sangat berarti bagi perjalanan kariernya.
Kisah Naupal menjadi pengingat bahwa prestasi tidak datang secara instan. Dibutuhkan kerja keras, disiplin, dan ketekunan untuk mencapai hasil terbaik. Semoga semakin banyak anak-anak Kabupaten Banjar yang termotivasi untuk mengukir prestasi, sehingga nama daerah semakin harum di tingkat nasional.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Kanal Kalimantan
